Diam-diam, Prabowo Panggil Bos Bank BUMN Ke Magelang

Diam-diam, Prabowo Panggil Bos Bank BUMN Ke Magelang

ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto menunggu kedatangan tamu negara di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/10/2024). PPresiden Prabowo Subianto telah memanggil pimpinan dari bank-bank BUMN ke Magelang.

Beritafintech.com – BANDA ACEH. Di sela-sela kesibukannya melakukan pembekalan bersama kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Subianto telah memanggil pimpinan dari bank-bank BUMN.

Hal tersebut terungkap kala Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Hery Gunardi meninggalkan acara Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah di Banda Aceh, Jumat (25/10). Sejatinya, Hery dijadwalkan mengikuti acara tersebut hingga sore nanti.

Dalam sambutannya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa Hery secara tiba-tiba mendapat panggilan untuk datang menemui Presiden di Magelang.

“Beliau harus lebih cepat pulang. Pak Hery ada dipanggil kebetulan dirut bank-bank BUMN,” ujar Dian.

Baca Juga: Prabowo Diminta Evaluasi Berkala Kabinet Merah Putih dan Tak Ragu Reshuffle Menteri

KONTAN pun juga telah mengkonfirmasi beberapa sumber dari beberapa bank BUMN lainnya. Mereka pun membenarkan bahwa ada panggilan Presiden ke Magelang.

Hanya saja, belum tahu pasti apa yang akan dibahas presiden dalam pertemuan tampak mendadak. Hanya saja, pertemuan ini terjadi kala adanya wacana Peraturan Presiden (Perpres) terkait pemutihan utang nelayan dan petani.

Sebagai informasi, Ketua Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Hashim Djojohadikusumo yang juga adik kandung dari Presiden Prabowo Subianto mengatakan saat ini sedang disiapkan Perpres untuk pemutihan utang jutaan petani dan nelayan. Itu akan diteken pekan depan oleh presiden kedelapan Indonesia ini.

TRENDING  BRI MI Raih Penghargaan Best Investment Manager Kategori Saham USD 2024

“Ada jutaan petani dan nelayan kita yang masih terbebani utang lama. Ada utang dari krismon (krisis moneter) 1998. Utang dari 2008. Utang dari mana-mana. 5-6 juta petani dan nelayan (memiliki utang lama),” ujar Hashim, Rabu (24/10).

Menurut Hashim, semua utang para petani dan nelayan itu sudah dihapus dan dibekukan oleh bank sejak lama. Akan tetapi, hak tagih dari bank belum dihapus. 

Alhasil, para petani yang memiliki utang lama itu kini tidak bisa mendapatkan pinjaman bank. Sehingga, itu menyebabkan mereka justru meminjam di rentenir atau pinjaman online.

Baca Juga: Pemerintahan Baru Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Petani Tembakau

Selanjutnya: CSIS: Mengatur Pemerintahan Beda dengan Militer, akan Ada Masalah Ego Sektoral

Menarik Dibaca: Promo Superindo Hari Ini 25-27 Oktober 2024, Beli 1 Gratis 1 Es Krim Wall’s & Diamond

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, secara diam-diam memanggil bos Bank BUMN ke Magelang. Pertemuan ini terjadi tanpa diketahui publik yang membuat banyak spekulasi muncul. Prabowo merupakan tokoh yang memiliki pengaruh di Indonesia dan seringkali menjadi pusat perhatian. Kehadiran bos Bank BUMN ini kemungkinan terkait dengan masalah politik atau ekonomi yang sedang dihadapi oleh pemerintah. Meskipun belum ada informasi resmi mengenai hasil pertemuan tersebut, banyak yang menilai bahwa pertemuan ini mempunyai signifikansi yang penting dalam peta politik Indonesia.

Check Also

Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan

Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan di Aplikasi Reksadana

Untuk menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Aplikasi Reksadana, pertama-tama Anda perlu memahami tujuan investasi Anda. Apakah Anda ingin berinvestasi jangka pendek untuk keperluan mendesak atau jangka panjang untuk persiapan masa depan? Selain itu, tentukan juga tingkat risiko yang siap Anda tanggung. Apakah Anda lebih nyaman dengan risiko rendah, sedang, atau tinggi? Setelah mengetahui tujuan investasi dan tingkat risiko yang sesuai, selanjutnya pilihlah jenis reksadana yang cocok. Jika Anda menginginkan keuntungan stabil dan risiko rendah, maka reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bisa menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda bersedia mengambil risiko lebih besar demi potensi keuntungan yang lebih tinggi, maka reksadana saham atau campuran mungkin lebih cocok untuk Anda. Ingatlah bahwa setiap jenis reksadana memiliki karakteristik dan potensi return yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset dan konsultasi dengan ahli finansial sebelum memutuskan jenis reksadana mana yang akan dibeli. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda

%site% | NEWS