Pentingnya Literasi Finansial dan Perlindungan bagi Perempuan

Pentingnya Literasi Finansial dan Perlindungan bagi Perempuan

Jakarta: Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2023, sebanyak 49,4% dari total 275,7 juta penduduk Indonesia adalah perempuan. Di mana 64,5% di antaranya adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Di sisi lain, data yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2022 menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan perempuan mengalami peningkatan, dari 36,13% pada 2019 menjadi 50,33% pada tahun 2022. Walaupun begitu, hampir 50% perempuan Indonesia masih belum memiliki pemahaman akan manajemen keuangan untuk dirinya sendiri dan keluarga.

Data yang sama juga menunjukkan bahwa 1 dari 3 orang di Indonesia, atau sekitar 31,72%, setuju bahwa punya asuransi penting untuk melindungi diri dan keluarga dari berbagai risiko. Meski demikian, hanya 1 dari 100 orang atau 1,4% dari populasi yang baru memiliki asuransi. Angka ini bahkan lebih rendah dari negara-negara ASEAN lainnya seperti Singapura (12,5%), Thailand (4,6%), dan Malaysia (3,8%).

Melihat adanya tantangan tersebut, Prudential Indonesia telah lebih awal mengambil langkah konkret dengan melakukan serangkaian kegiatan literasi keuangan bagi perempuan. Tujuannya, untuk menjangkau lebih banyak perempuan dan memberdayakan mereka dalam hal mengelola keuangan rumah tangga untuk ketahanan keuangan berkelanjutan.

Baca juga: Lestari Moerdijat Beberkan 3 Kunci agar Perempuan Dobrak Fenomena Glass Ceiling

Hal ini dilakukan melalui serangkaian edukasi yang telah dilakukan untuk membantu perempuan Indonesia semakin berdaya secara finansial, serta mewujudkan keluarga yang lebih sehat dan sejahtera, salah satunya pada acara Kartini Pasar Modal yang diadakan dalam rangka Hari Kartini di Bursa Efek Indonesia beberapa waktu lalu.

TRENDING  Asuransi Penyakit Kritis Bisa Melindungi Finansial Keluarga

“Prudential Indonesia percaya bahwa perempuan memegang peranan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ibu sebagai pengelola keuangan keluarga berperan sangat penting untuk memastikan keuangan keluarganya tetap terkelola dan terencana dengan bijak sehingga keluarga dapat hidup sehat, kebutuhan tercukupi, dan mewujudkan masa depan yang lebih cerah,” ucap Karin Zulkarnaen, Chief Customer & Marketing Prudential Indonesia.

Melalui program literasi keuangan ini Prudential Indonesia perlu terus digaungkan bagi perempuan Indonesia, termasuk para perempuan bahwa memiliki perlindungan bagi diri mereka sendiri dan keluarga sejak dini sangat penting agar terhindar dari berbagai risiko kesehatan dan finansial yang mungkin muncul ke depannya.

Selain aktif mengedukasi perempuan di ibu kota, pada tahun 2023, Prudential Indonesia menyelenggarakan kegiatan edukasi finansial melalui sejumlah program di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) seperti Nusa Tenggara Barat, Halmahera Barat, dan Maluku Utara. Program literasi keuangan bagi perempuan ini telah menjangkau sebanyak 16 juta perempuan.

Karin menyampaikan bahwa program ini dirancang untuk membantu para perempuan dalam melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan pribadi serta keluarga, sehingga mereka dapat tangguh dalam menghadapi berbagai risiko keuangan, termasuk risiko apapun yang dihadapi.

Nantinya kegiatan literasi finansial ini akan terus diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga dapat menyebarkan dampak positif lebih besar untuk para perempuan Indonesia. Prudential Indonesia ingin perempuan semakin berdaya sehingga dapat menjalankan peran pentingnya di dalam keluarga, tentunya dengan adanya perlindungan dan masa depan terbaik untuk diri dan keluarganya.

“Kami bangga dapat berkontribusi secara konkrit dan berkelanjutan dalam pemberdayaan dan kemajuan perempuan Indonesia,” ungkap Karin.

TRENDING  Van Gaal: Skandal Finansial Man City Membuatku Dipecat MU

Ke depannya, Prudential Indonesia juga akan terus berinovasi dan memperluas jangkauan program-program literasi finansial untuk memastikan semakin banyak perempuan Indonesia yang akan mendapatkan edukasi finansial yang optimal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(FIR)

  • Perempuan
  • asuransi
  • Literasi Keuangan

Literasi finansial adalah kemampuan untuk mengelola keuangan​ dengan ⁣bijak, termasuk menyusun⁣ anggaran, berinvestasi, ⁤dan ⁣melindungi aset. ⁢Pentingnya literasi finansial bagi perempuan sangatlah besar, karena perempuan seringkali memiliki tanggung jawab dalam mengelola keuangan keluarga. Dengan literasi finansial‌ yang baik, perempuan dapat mengambil keputusan ‍finansial yang cerdas dan memastikan keberlanjutan keuangan ‍keluarga. Perlindungan finansial juga⁣ penting ‌bagi perempuan, ‌terutama dalam ‍hal asuransi kesehatan, asuransi jiwa, ​dan perlindungan‌ harta benda. Dengan kedua hal ini, perempuan dapat lebih⁤ mandiri dan memiliki ‌kontrol⁢ atas keuangan mereka sendiri.

Similar Posts

  • Indodana Fintech Soroti Peran Credit Scoring Mendorong Pembiayaan Berkualitas

    Indodana Fintech telah berhasil menciptakan terobosan baru dalam dunia pembiayaan dengan memperkenalkan sistem credit scoring yang inovatif. Dengan adanya sistem ini, Indodana mampu mendorong pembiayaan berkualitas kepada para pelaku usaha yang membutuhkan dana tambahan untuk mengembangkan bisnis mereka.

    Dengan menggunakan data dan analisis yang akurat, Indodana dapat menilai risiko kredit secara lebih objektif dan transparan. Hal ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi pihak Indodana, tetapi juga bagi para peminjam yang mendapatkan akses lebih mudah ke pembiayaan dengan tingkat bunga yang kompetitif.

    Dengan demikian, peranan credit scoring dalam industri fintech semakin terlihat pentingnya dalam meningkatkan kualitas pembiayaan dan memberikan kesempatan kepada lebih banyak pelaku usaha untuk berkembang. Indodana Fintech terus berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku usaha di Indonesia melalui layanan pembiayaan yang inovatif dan berkualitas

  • BI dan Bank of Korea Sepakat Pakai Mata Uang Lokal Antarnegara, Efektif 30 September

    Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea telah sepakat untuk menggunakan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara, yang akan mulai berlaku efektif pada tanggal 30 September. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua negara dan meningkatkan efisiensi dalam perdagangan bilateral. Diharapkan bahwa penggunaan mata uang lokal akan memudahkan proses transaksi dan mengurangi biaya konversi valuta asing. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi kedua negara

  • Penyaluran Pembiayaan Fintech P2P Lending ke Luar Jawa Makin Masif

    Penyaluran pembiayaan melalui platform fintech peer-to-peer (P2P) lending ke luar Jawa semakin meningkat secara signifikan. Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan jumlah pinjaman yang terus mengalami peningkatan setiap bulannya. Para pelaku usaha di luar Jawa pun semakin memanfaatkan layanan ini untuk mendapatkan akses pembiayaan yang lebih mudah dan cepat.

    Dengan adanya kemudahan akses melalui platform digital, para pengusaha di daerah-daerah terpencil juga dapat merasakan manfaat dari perkembangan teknologi finansial ini. Mereka tidak perlu lagi bergantung pada lembaga keuangan konvensional yang seringkali sulit dijangkau dan memerlukan persyaratan yang rumit.

    Selain itu, penyaluran pembiayaan fintech P2P lending ke luar Jawa juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah tersebut. Dengan adanya tambahan modal usaha, para pelaku usaha lokal dapat mengembangkan bisnis mereka sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

    Dengan potensi pertumbuhan yang masih besar, penyaluran pembiayaan fintech P2P lending ke luar Jawa diprediksi akan terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan utama bagi para pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan modalnya. Selaras dengan hal tersebut, regulasi dan pengawasan dari pihak berwenang perlu diperketat guna menjaga stabilitas pasar dan melindungi kepentingan semua pihak yang terlibat dalam ekosistem fintech P2P lending ini

  • Mudah Kok! Ini Tips Jadi Pahlawan Finansial Keluarga

    Jakarta: Peran pahlawan finansial bagi keluarga bisa saja dicapai tanpa perlu mengenakan jubah superhero seperti dalam film atau drama kolosal.    “Pahlawan bukan hanya tentang memerangi penjahat atau memberantas kejahatan. Pahlawan finansial bertugas melindungi masa depan keluarga dengan mengamankan harta, aset, dan tabungan yang ada dan yang sedang Anda kumpulkan bagi orang-orang yang Anda cintai,”

  • Astra Financial dan Maucash Perluas Kesadaran Produk Finansial

    ILUSTRASI. Astra Financial mengadakan acara Media Workshop dengan tema #BarengASFIN di Green Forest Horison, Bandung. Acara ini akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 21 hingga 22 Juni 2024. KONTAN.CO.ID – Astra Financial mengadakan acara Media Workshop dengan tema #BarengASFIN di Green Forest Horison, Bandung. Acara ini akan berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 21

  • Uang Nasabah Di Kudus Hilang, Bank Mandiri Dihukum Bersalah & Harus Ganti Rugi

    Kejadian yang menimpa nasabah di Kudus ini memang sangat menghebohkan. Uang yang seharusnya aman disimpan di Bank Mandiri justru hilang begitu saja. Nasabah merasa kecewa dan marah dengan pelayanan yang diberikan oleh bank tersebut. Namun, setelah melalui proses hukum, akhirnya Bank Mandiri dihukum bersalah dan harus mengganti rugi uang nasabah yang hilang. Keputusan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menyimpan uang di bank