Tantiem Komisaris Bank BUMN Dipangkas, Ini Efeknya ke Kinerja Bank Himbara

Tantiem Komisaris Bank BUMN Dipangkas, Ini Efeknya ke Kinerja Bank Himbara

Keputusan pemotongan tantiem komisaris Bank BUMN telah menimbulkan dampak yang signifikan terhadap kinerja Bank Himbara. Para analis keuangan menilai bahwa langkah ini dapat mempengaruhi stabilitas dan pertumbuhan bank-bank tersebut di masa depan. Hal ini juga menjadi perhatian serius bagi para investor dan pemegang saham, karena potensi penurunan pendapatan dan profitabilitas bank-bank tersebut akibat kebijakan ini. Selain itu, keputusan ini juga menciptakan ketidakpastian di kalangan pegawai dan manajemen bank, yang harus berjuang untuk menjaga kinerja perusahaan dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti saat ini

Baca Selanjutnya »

Angka Kredit Macet Fintech Lending Melonjak, Tembus 4,33% per November 2025

Pesan OJK, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Meminjam di Fintech Lending

Angka kredit macet pada industri fintech lending terus melonjak hingga mencapai 4,33% per November 2025. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam jumlah pinjaman yang tidak dapat dilunasi oleh para peminjam. Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi pelaku industri fintech lending untuk meningkatkan pengawasan dan manajemen risiko guna mengurangi angka kredit macet di masa mendatang

Baca Selanjutnya »

Kelas Finansial Inklusif Dorong Literasi Keuangan bagi Komunitas Difabel

Kelas Finansial Inklusif Dorong Literasi Keuangan bagi Komunitas Difabel

Kelas Finansial Inklusif merupakan inisiatif yang sangat penting dalam meningkatkan literasi keuangan bagi komunitas difabel. Dengan adanya program ini, diharapkan para anggota komunitas difabel dapat lebih mandiri dalam mengelola keuangan mereka. Selain itu, dengan adanya kesempatan untuk belajar tentang manajemen keuangan, diharapkan juga dapat membantu mereka untuk merencanakan masa depan yang lebih baik. Semoga dengan adanya Kelas Finansial Inklusif ini, komunitas difabel dapat semakin berkembang dan mandiri secara finansial

Baca Selanjutnya »

Bank Mulai Kurangi SRBI: Profitabilitas Kredit Lebih Menarik

Bank Mulai Kurangi SRBI: Profitabilitas Kredit Lebih Menarik

Bank mulai mengurangi Suku Bunga Dasar Kredit (SRBI) untuk menarik minat nasabah dalam mengambil kredit. Langkah ini diambil karena profitabilitas dari pemberian kredit dinilai lebih menarik daripada hanya bergantung pada pendapatan dari bunga deposito. Dengan adanya penurunan SRBI, diharapkan dapat meningkatkan volume kredit yang diberikan oleh bank dan pada akhirnya akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis bank tersebut

Baca Selanjutnya »

Krom Bank Siap Buka Peluang Konsolidasi, Sambut Arah Perampingan Bank dari OJK

Krom Bank Siap Buka Peluang Konsolidasi, Sambut Arah Perampingan Bank dari OJK

Krom Bank siap membuka peluang konsolidasi dan menyambut arah perampingan bank yang diinstruksikan oleh OJK. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat posisi Krom Bank di pasar keuangan dan meningkatkan daya saingnya. Dengan adanya konsolidasi, diharapkan Krom Bank dapat lebih efisien dalam menjalankan operasionalnya serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Selain itu, dengan mengikuti arah perampingan yang ditetapkan oleh OJK, Krom Bank juga akan lebih siap menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat dalam industri perbankan

Baca Selanjutnya »

Laba Fintech Lending Naik Signifikan 90,4% per November 2025, Ini Kata AFPI

OJK Perketat Regulasi Fintech P2P Lending, AFPI Pastikan Kepatuhan Industri

Menurut Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), pertumbuhan Laba Fintech Lending telah naik signifikan sebesar 90,4% per November 2025. Hal ini menunjukkan bahwa industri fintech lending terus berkembang pesat di tanah air. AFPI menyatakan bahwa hal ini merupakan bukti dari tingginya minat masyarakat dalam menggunakan layanan pinjaman online yang praktis dan cepat. Dengan adanya pertumbuhan yang begitu besar, AFPI optimis bahwa industri fintech lending akan terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia di masa mendatang

Baca Selanjutnya »

Laba Fintech Lending Naik 90,4% per November 2025, Ini Kata Pengamat

Rencana OJK Batasi Lender Individu Non Profesional di Fintech Tuai Pro dan Kontra

Menurut pengamat, kenaikan Laba Fintech Lending sebesar 90,4% per November 2025 merupakan pencapaian yang luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa industri fintech lending terus berkembang pesat dan semakin diminati oleh masyarakat. Kenaikan laba yang signifikan ini juga menunjukkan bahwa perusahaan telah berhasil mengelola risiko dengan baik dan mampu memberikan layanan yang memuaskan bagi para pelanggannya. Dengan pertumbuhan yang begitu tinggi, tidak heran jika Laba Fintech Lending menjadi sorotan utama dalam dunia bisnis saat ini

Baca Selanjutnya »

Roadmap Fintech di 2026 untuk Memperluas Pendanaan UMKM

Roadmap Fintech di 2026 untuk Memperluas Pendanaan UMKM

Menurut Roadmap Fintech di 2026, langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperluas pendanaan UMKM adalah dengan meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan keuangan digital, seperti peer-to-peer lending dan crowdfunding. Selain itu, kolaborasi antara lembaga keuangan tradisional dan startup fintech juga menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan adanya inovasi-inovasi baru dalam dunia fintech, diharapkan UMKM dapat lebih mudah mengakses sumber pendanaan yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka

Baca Selanjutnya »

9 Fintech Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar

OJK Yakin Target Pembiayaan Fintech Lending untuk Sektor Produktif dan UMKM Tercapai

Menurut laporan terbaru, 9 perusahaan fintech lending di Indonesia belum memenuhi ketentuan ekuitas minimal sebesar Rp 12,5 miliar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan regulator terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan tersebut. Meskipun demikian, industri fintech lending tetap menjadi salah satu sektor yang paling diminati oleh para investor dan pelaku bisnis di Tanah Air. Diharapkan dengan adanya regulasi yang lebih ketat, para pelaku usaha dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan operasional mereka demi menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan fintech lending

Baca Selanjutnya »
%site% | NEWS