97 Pinjol Berizin OJK Per November 2024 Pasca Izin Usaha Investree Dicabut

97 Pinjol Berizin OJK Per November 2024 Pasca Izin Usaha Investree Dicabut

ILUSTRASI. Sampai dengan 21 Oktober 2024, total jumlah pinjol yang berizin di OJK adalah sebanyak 97 perusahaan.

Beritafintech.com – Pinjaman online alias pinjol semakin menjamur di Indonesia. Karenanya, masyarakat diimbau untuk jeli dalam memilih pinjol. 

Jika ingin mengajukan pinjaman, sebaiknya mengajukan ke pinjol resmi alias legal. 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merilis daftar pinjaman online (pinjol) resmi secara berkala. 

Melansir ojk.go.id, sampai dengan 21 Oktober 2024, total jumlah penyelenggara fintech peer-t​o-peer lending atau fintech lending yang berizin di Otoritas Jasa Keuangan adalah sebanyak 97 perusahaan. 

Daftar pinjol legal berkurang satu perusahaan pasca OJK mencabut izin usaha PT Investree Radika Jaya alias Investree. 

Pencabutan Izin Usaha Investree terutama karena melanggar ekuitas minimum dan ketentuan lainnya sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 10/POJK.05/2022 tentang Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI), serta kine​rja yang memburuk yang mengganggu operasional dan pelayanan kepada masyarakat.

Pencabutan izin usaha tersebut juga merupakan bagian dari paya OJK untuk mewujudkan industri jasa keuangan yang sehat, khususnya penyelenggara LPBBTI yang berintegritas, memiliki tata kelola yang baik dan menerapkan manajemen risiko yang memadai dalam rangka perlindungan nasabah/masyarakat.

OJK mengimbau masyarakat untuk selalu ​menggunakan jasa pe​nyelenggara fintech lending yang sudah berizin dari OJK.

Hubungi Kontak OJK 157 melalui nomor telepon 157 atau layanan WhatsApp 081 157 157 157 untuk mengecek status penawaran produk jasa keuangan yang anda terima.

Daftar Pinjol Legal OJK Nvember 2024

1. Danamas – https://p2p.danamas.co.id
2. ETHIS – https://ethis.co.id
3. amartha – https://amartha.com
4. DOMPET Kilat – https://www.dompetkilat.co.id
5. Boost- https://myboost.co.id
6. TOKO MODAL – https://www.tokomodal.co.id
7. Findaya – http://findaya.co.id
8. modalku – https://modalku.co.id
9. KTA KILAT – http://www.pendanaan.com
10. Kredit Pintar – http://kreditpintar.co.id
11. Maucash – http://maucash.id
12. Finmas – https://www.finmas.co.id
13. KlikA2C – https://klika2c.co.id
14. Akseleran – https://www.akseleran.co.id
15. Ammana.id – https://ammana.id
16. PinjamanGO – https://www.pinjamango.co.id
17. KoinP2P – https://koinp2p.com
18. pohondana – http://pohondana.id

TRENDING  OJK Bakal Rilis Aturan Innovative Credit Scoring, Ini Kata Sejumlah Fintech Lending

Baca Juga: Juni-Juli 2024, Satgas PASTI Blokir 850 Pinjaman Online Ilegal

Beritasemalam.com‌ – Menurut laporan​ terbaru, sebanyak 97 perusahaan pinjaman‌ online (Pinjol) memiliki izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per November 2024. ⁢Hal ini terjadi setelah izin usaha dari platform pinjaman online Investree dicabut oleh OJK. Kabar ini menjadi sorotan karena menunjukkan pentingnya legalitas dan izin resmi dalam ‌dunia pinjaman online. Dengan adanya izin dari OJK, diharapkan para pelanggan dapat lebih tenang dan terlindungi‌ dari⁤ praktik pinjaman ilegal yang merugikan. Ini juga menjadi peringatan bagi perusahaan Pinjol lainnya untuk memastikan legalitas dan​ kepatuhan mereka dengan aturan yang berlaku.

Similar Posts

  • Krom Bank Bersiap Menghadapi Wacana Penghapusan KBMI I

    Krom Bank bersiap menghadapi wacana penghapusan KBMI yang sedang hangat diperbincangkan. Sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia, Krom Bank siap untuk menghadapi perubahan ini dengan strategi yang matang dan inovatif. Para pemimpin bank telah melakukan pertemuan mendalam untuk membahas langkah-langkah yang akan diambil dalam menghadapi perubahan ini. Dengan komitmen dan keberanian, Krom Bank yakin dapat tetap eksis dan memberikan pelayanan terbaik bagi nasabahnya. Semua mata tertuju pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Krom Bank dalam menghadapi wacana penghapusan KBMI ini

  • Direstui OJK, Fintech Lending Easycash Punya Pimpinan Baru

    ILUSTRASI. OJK telah memberikan persetujuan atas pengangkatan pimpinan baru di fintech P2P lending PT Indonesia Fintopia Technology Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan persetujuan atas pengangkatan pimpinan baru di fintech peer-to-peer (P2P) lending PT Indonesia Fintopia Technology, yang dikenal dengan nama Easycash. Dengan keputusan ini, Jimmy Muhamad Rifai Gani resmi menjabat sebagai…

  • Financial Planner: Lender Perlu Paham Risiko Saat Taruh Dana di Fintech Lending

    Sebagai seorang financial planner, sangat penting bagi saya untuk memberikan pemahaman yang jelas kepada para klien mengenai risiko saat menaruh dana di fintech lending. Meskipun terlihat menjanjikan dengan tingkat keuntungan yang tinggi, namun kita juga harus mempertimbangkan risiko-risiko yang mungkin terjadi.

    Salah satu risiko utama adalah default dari peminjam. Meskipun platform fintech lending telah melakukan analisis kredit secara cermat, namun tidak ada jaminan bahwa semua peminjam akan dapat membayar kembali pinjamannya tepat waktu. Selain itu, fluktuasi pasar dan kondisi ekonomi juga dapat berdampak pada performa investasi di fintech lending.

    Oleh karena itu, sebagai seorang lender perlu memiliki pemahaman yang mendalam mengenai risiko-risiko ini sebelum memutuskan untuk menaruh dana di platform fintech lending. Sebagai financial planner, saya siap membantu para klien dalam membuat keputusan investasi yang cerdas dan sesuai dengan profil risiko mereka. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan saya agar dapat merencanakan strategi investasi yang tepat dan aman

  • Huawei Cloud Siap Memacu Transformasi Industri Fintech Indonesia

    Huawei Cloud siap memacu transformasi industri fintech di Indonesia dengan menyediakan solusi teknologi terkini yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi para pelanggan. Dengan dukungan infrastruktur cloud yang handal dan aman, Huawei Cloud membantu perusahaan fintech untuk mengoptimalkan layanan mereka, meningkatkan kecepatan transaksi, serta menghadirkan inovasi produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar secara lebih efektif. Dengan adopsi teknologi cloud dari Huawei, industri fintech di Indonesia dapat terus berkembang dan bersaing secara global

  • Fintech Gandeng Lazada Bidik Penyaluran Pinjaman Rp300 Miliar

    Fintech terkemuka di Indonesia telah mengumumkan kemitraan strategis dengan platform e-commerce terbesar, Lazada. Kedua perusahaan tersebut berencana untuk menyalurkan pinjaman senilai Rp300 miliar kepada para pelaku usaha kecil dan menengah yang berjualan di Lazada. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan akses modal bagi para pelaku usaha sehingga mereka dapat mengembangkan bisnis mereka lebih lanjut. Dengan adanya kemitraan ini, diharapkan akan semakin banyak pelaku usaha yang bisa merasakan manfaat dari perkembangan teknologi finansial di Indonesia

  • Otak-Atik Kursi Direksi Bank Pelat Merah di Pemerintahan Baru

    Dalam pemerintahan baru ini, kursi direksi Bank Pelat Merah menjadi sorotan utama. Banyak yang menantikan siapa saja yang akan duduk di kursi-kursi penting tersebut. Spekulasi dan rumor pun mulai beredar di kalangan pebisnis dan pengamat ekonomi. Siapakah sosok-sosok terpilih yang akan membawa Bank Pelat Merah ke arah yang lebih baik? Semua mata tertuju pada keputusan pemerintah dalam menentukan susunan direksi bank tersebut. Tidak heran jika banyak orang tidak sabar untuk melihat bagaimana perjalanan Bank Pelat Merah di bawah kepemimpinan baru ini