UMKM Juga Harus Sadar Finansial

UMKM Juga Harus Sadar Finansial

Jakarta: Cermati Fintech Group (CFG) melalui dua entitasnya, PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) dan PT Artha Investa Teknologi (Cermati Invest), terus meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.
 
Industri fintech ini berkolaborasi memberikan pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya pengelolaan keuangan yang cerdas, investasi yang bijak, dan pemanfaatan teknologi keuangan secara bertanggung jawab.
 
Sebagai bagian dari komitmen ini, ketiganya menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk ‘Cerdas Finansial Sejak Dini: Kiat Mencapai Financial Freedom’ yang dihadiri oleh peserta dari pelaku UMKM dan komunitas di wilayah Jakarta.
Indodana Finance dan Cermati Invest mengajak para pegiat Usaha Menengah Kecil Mikro (UMKM) untuk memahami bagaimana mengatur keuangan pribadi dan usaha dengan bijak dengan menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Ahmad Muhadjir (Compliance Associate Indodana Finance), Juliantika Handayani (Investment Senior Research Specialist Cermati Invest) dan Philip Tjong (Investment Senior Analyst Cermati Invest).
 
Selain itu, acara ini juga membahas peran dan pemanfaatan teknologi finansial dalam mendukung pengelolaan keuangan yang lebih sehat dan efisien. Dalam sesi diskusi pertama, Indodana Finance dengan layanan Indodana PayLater yang berlisensi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengupas peran layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) dalam mendukung pelaku UMKM.
 
Sebagai salah satu solusi pembiayaan yang fleksibel, nyaman dan aman, BNPL dapat menjadi pilihan utama bagi pelaku UMKM untuk memenuhi kebutuhan operasional dalam rangka meningkatkan usahanya. Namun, ditekankan pentingnya edukasi untuk memahami ketentuan dan kondisi layanan agar penggunaan BNPL dapat dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab untuk mendukung kesehatan finansial yang berkelanjutan.
 
“Melalui acara ini, diharapkan bisa memberikan edukasi yang komprehensif, sehingga para pelaku UMKM dapat menjadi pengguna layanan PayLater yang cerdas dan bertanggung jawab, serta mampu memanfaatkan fasilitas ini untuk mendukung kesuksesan usaha mereka secara berkelanjutan. Dengan pemahaman dan penggunaan yang baik, BNPL dapat memberikan kemudahan dalam menjalankan dan meningkatkan usahanya, namun tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam keuangan,” ujar Direktur PT Indodana Multi Finance, Iwan Dewanto, dalam keterangan tertulis, Selasa, 17 Desember 2024.
 
Sementara itu, Cermati Invest, sebagai marketplace investasi terintegrasi yang menawarkan reksa dana dan obligasi, memberikan panduan investasi yang relevan bagi pelaku UMKM. Demikian pula, pembahasan mengenai diversifikasi portofolio dan pemilihan instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko merupakan langkah penting dalam meminimalkan risiko investasi.
 
“Meminimalisir risiko investasi sangat penting bagi UMKM karena dapat melindungi keberlanjutan dan stabilitas finansial mereka. Dengan mengurangi risiko, UMKM dapat memastikan mereka memiliki dana yang cukup untuk operasional sehari-hari, menangani masalah tak terduga, dan tetap fokus pada pengembangan dan ekspansi bisnis secara bertahap dan berkelanjutan,” tambah Direktur Cermati Invest, Darwin Soesanto.
 
Indodana Finance dan Cermati Invest juga menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan UMKM Indonesia melalui layanan yang transparan, edukatif, aman dan mudah diakses.
 
Dengan kehadiran layanan BNPL dari Indodana Finance dan platform investasi dari Cermati Invest, berharap dapat membantu pelaku UMKM merencanakan keuangan dan investasi mereka dengan lebih baik, serta mendukung tercapainya kebebasan finansial.

TRENDING  Lampaui Capaian 2024, Laba Fintech Lending Tembus Rp 2,09 Triliun per Oktober 2025

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Beritafintech.com

(AHL)

Similar Posts

  • Kolaborasi dengan Fintech, Bisnis Pengiriman Uang Perbankan Tumbuh Pesat

    Kolaborasi antara perusahaan perbankan dengan fintech telah membawa dampak yang signifikan pada pertumbuhan bisnis pengiriman uang. Dengan adanya kerjasama ini, layanan pengiriman uang semakin mudah, cepat, dan efisien bagi para konsumen. Hal ini turut memberikan dorongan positif bagi perkembangan industri perbankan yang kini tumbuh pesat. Dengan adanya inovasi-inovasi baru dalam teknologi finansial, pelanggan pun semakin dimanjakan dengan berbagai pilihan layanan yang lebih modern dan praktis. Kolaborasi antara kedua pihak ini menjadi kunci sukses dalam menghadapi persaingan di era digital saat ini

  • Fintech Tunjuk Ronald Waas Sebagai Dewan Komisaris

    Fintech Tunjuk Ronald Waas Sebagai Dewan Komisaris

    Fintech, perusahaan teknologi keuangan terkemuka di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan penunjukan Ronald Waas sebagai anggota Dewan Komisaris mereka. Keputusan ini disambut dengan antusias oleh para pelaku industri finansial di Tanah Air.

    Ronald Waas, yang memiliki pengalaman luas dalam bidang keuangan dan investasi, diharapkan dapat membawa inovasi dan strategi baru bagi Fintech. Dengan latar belakangnya yang kuat dalam manajemen risiko dan pengembangan produk keuangan, Ronald diyakini mampu membantu Fintech mencapai tujuan mereka untuk menjadi pemimpin pasar dalam layanan keuangan digital.

    Para pemegang saham dan karyawan Fintech pun optimis dengan kedatangan Ronald sebagai bagian dari tim manajemen perusahaan. Mereka percaya bahwa dengan kepemimpinan yang visioner dan komitmen yang kuat, Fintech akan semakin berkembang pesat dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholders-nya.

    Dengan penunjukan Ronald Waas sebagai Dewan Komisaris, Fintech siap melangkah lebih jauh menuju kesuksesan di dunia fintek Indonesia. Semua mata tertuju pada langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh Ronald untuk memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan industri finansial yang semakin ketat

  • Return Produk Unitlink Saham Terkontraksi, Ini Penjelasan Zurich Topas Life – Page all

    ILUSTRASI. Karyawan melintasi logo asuransi Zurich di kantornya di Jakarta, Kamis (2/2). mayoritas produk unitlink saham beberapa perusahaan asuransi terlihat terkontraksi cukup dalam. Beritafintech.com – JAKARTA. Rata-rata return (imbal hasil) unitlink saham terkontraksi 3,32% per Mei 2024. Data Infovesta mencatat, kinerja unitlink saham menjadi yang paling negatif di antara jenis lain. Bahkan, mayoritas produk unitlink…

  • OJK Beberkan Alasan & Tujuan Ubah Sebutan Pinjol Menjadi Pindar

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan alasan dan tujuan di balik perubahan sebutan dari pinjol menjadi pindar. Perubahan ini dilakukan untuk memberikan citra yang lebih positif terhadap layanan pinjaman online yang seringkali diidentikkan dengan praktik ilegal dan penagihan yang agresif. Dengan mengubah sebutan menjadi pindar, diharapkan masyarakat akan lebih percaya dan nyaman dalam menggunakan layanan tersebut. Selain itu, perubahan ini juga bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan perlindungan konsumen dalam bertransaksi dengan platform fintech peer to peer lending

  • Laba Bersih Bank Banten (BEKS) Naik 39,56% Capai Rp 8,35 miliar pada Agustus 2025

    Pada bulan Agustus 2025, Laba Bersih Bank Banten (BEKS) mengalami kenaikan yang signifikan sebesar 39,56%, mencapai total Rp 8,35 miliar. Kinerja positif ini menunjukkan bahwa bank tersebut berhasil meningkatkan efisiensi dan profitabilitasnya dalam menghadapi tantangan ekonomi saat ini. Dengan pencapaian yang gemilang ini, BEKS semakin kokoh sebagai salah satu pemain utama di industri perbankan di Indonesia

  • PNM Imbau Nasabah Mekaar Jauhi Pinjol Ilegal

    PNM Imbau Nasabah Mekaar Jauhi Pinjol Ilegal

    Perusahaan Pembiayaan Mikro (PNM) mengimbau nasabahnya untuk menjauhi praktik pinjaman online ilegal atau yang lebih dikenal dengan sebutan pinjol. Hal ini disampaikan sebagai upaya perlindungan terhadap nasabah agar tidak terjerumus dalam praktik yang merugikan tersebut.

    “Kami sangat menghimbau kepada seluruh nasabah Mekaar untuk tidak menggunakan jasa pinjol ilegal. Praktik ini dapat memberikan dampak buruk bagi keuangan dan reputasi Anda,” ujar perwakilan PNM.

    Dengan semakin maraknya kasus penipuan dan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pinjol ilegal, PNM berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada para nasabahnya agar lebih waspada dan bijak dalam memilih layanan keuangan. Dengan menjaga hubungan baik dengan lembaga keuangan resmi seperti PNM, diharapkan nasabah dapat terhindar dari masalah finansial yang tidak diinginkan