Direktur Bank Neo Commerce (BBYB) Bocorkan Kinerja di 2024 Sudah Mulai Profit

Direktur Bank Neo Commerce (BBYB) Bocorkan Kinerja di 2024 Sudah Mulai Profit

Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk, Aditya Windarwo mengatakan, Bank Neo Commerce terus melakukan berbagai inovasi. Sejak meluncurkan neobank di awal 2021 lalu, aplikasi mobile banking BNC tersebut dikenal sebagai aplikasi perbankan berbasis digital yang memiliki layanan dan fitur lengkap dan terintegrasi.

Beritafintech.com – JAKARTA. Direktur Bisnis PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) atau BNC, Aditya Windarwo memberi bocoran terkait kinerja akhir tahun 2024 dengan pencapaian yang cukup memuaskan hingga berhasil kantongi laba bersih. 

“Ya, kalau untuk profit memang saya bisa bilang kita sudah Alhamdulillah membukukan full profit sepanjang tahun 2024. nanti masih menunggu hasil audit. Profitnya tipis tapi double digit,” ungkap Aditya kepada Kontan saat Group Interview Media BNC di Jakarta, Selasa (11/2). 

Lebih lanjut Aditya menjelaskan, tahun 2024 menjadi titik balik dari Banking E-Commerce. Sejak transformasi itu, BNC pertama kali membukukan profitabilitas Banking E-Commerce di tahun 2024.

Baca Juga: Direksi Bank Neo Commerce (BBYB) Buka Suara Soal Divestasi Saham oleh Akulaku Group

Hal ini merupakan titik balik BNC dari sebelumnya pada tahun 2023 di mana perseroan masih membukukan rugi bersih sekitar Rp 570 miliar, hingga bertahap akhirnya bisa memperbaiki kinerjanya dan berhasil mengantongi laba bersih di tahun 2024. 

Keberhasilan BNC pada tahun 2024 tidak terlepas terhadap indikator-indikator lain seperti biaya operasional yang semakin turun, terlihat dari rasio beban operasional operasional (BOPO) yang sudah ditekan di bawah 100% dari 2023 menjadi turun ke posisi 99,61% per November 2024.

TRENDING  Daftar Pinjol Legal 2023, Cek Juga Nama-Nama Pinjol Ilegal yang Ditertibkan SWI

Selain itu beban bunga atau cost of fund (CoF) juga semakin menurun, di mana BNC fokus pada sumber dana murah (Current Account Saving Account/CASA). Begitu juga dengan kualitas kredit atau rasio non-performing loan (NPL) yang semakin membaik dan ditargetkan bisa di bawah 3,5%.

Baca Juga: Soal Divestasi Saham BBYB oleh Akulaku Group, Ini Kata Direksi Bank Neo Commerce

Salah satu strategi BNC di tahun 2024 yang berupaya menekan rasio NPL adalah dengan melakukan beberapa inisiatif untuk mengontrol profil risiko dari para debiturnya hingga risk credit scoring.

Kalau bank yang memang fokusnya di kredit konsumer, pasti akan berjuang dengan NPL. Nah, kami mencoba beberapa inisiatif untuk mengatakan secara risk profile, secara risk scoring dan juga meningkatkan kualitas dari debitur kami, terutama di segmen konsumen,” terang Adit.  

Aplikasi neobank kini telah melayani lebih dari 27 juta pengguna yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Hingga posisi November 2024, BNC berhasil mencatatkan laba sebesar Rp11,20 miliar. Hal ini merupakan hasil dari berbagai upaya strategi BNC dalam meningkatkan efisiensi operasional bisnis perbankan pada tahun 2024. 

BNC menerapkan pengelolaan layanan operasional perbankan yang efisien antara lain melalui optimalisasi layanan transaksi perbankan digital serta penerapan digitalisasi pada proses bisnis.

Baca Juga: Akulaku Grup Bakal Divestasi Bertahap Saham di Bank Neo Commerce (BBYB)

Hal ini tercermin dari Rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) BNC yang terus mengalami penurunan, menjadi sebesar 99,61% pada bulan November 2024, menumpuk-angsur turun dari bulan ke bulan sejak Kuartal III 2024, yaitu 99,88% pada bulan September 2024, dan 99,75% pada bulan Oktober 2024.  

TRENDING  Fintech Ini Perluas Jangkauan Penyaluran Pembiayaan ke Sektor Konstruksi

BNC juga mencatatkan pertumbuhan Capital Adequacy Ratio(CAR) yang cukup signifikan, meningkat 7,95% year to date menjadi 35,81% pada posisi November 2024 dari sebelumnya 27,86% di posisi Desember 2023.  

Terkait Dana Pihak Ketiga (DPK), BNC mencatatkan perolehan DPK sebesar Rp13,30 triliun pada November 2024, terjadi koreksi sebesar 4,11% dari Rp13,87 triliun pada Desember 2023.

Sebagai salah satu bank dengan layanan digital yang lahir di era awal, BNC konsisten terus berinovasi untuk memberikan layanan keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah.

Saat ini, BNC telah mampu memenuhi kebutuhan transaksi keuangan beragam segmen nasabah, mulai dari nasabah perorangan, UMKM, dan nasabah korporasi.  Di tengah persaingan yang semakin ketat, BNC terus berupaya untuk selalu menjadi bank dengan layanan digital pilihan masyarakat.

Baca Juga: Langkah-Langkah Mudah Mengajukan Pinjaman di Bank

Sebagai salah satu pelopor bank dengan layanan digital di Indonesia, BNC di tahun kelima sejak transformasinya menjadi bank dengan layanan digital, terus berupaya meningkatkan kinerjanya agar semakin baik lagi.

Berbagai layanan dan produk telah diluncurkan BNC hingga saat ini telah menjangkau berbagai segmen nasabah, baik nasabah perorangan, pemilik Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), maupun nasabah korporasi.  Layanan perbankan dan produk yang tersedia di BNC kini semakin lengkap dan beragam. 

Masyarakat kini dapat menggunakan beragam layanan, mulai dari berbagai layanan transaksi keuangan harian seperti pembayaran melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan melalui Virtual Account , produk tabungan dan investasi, produk pinjaman, hingga transaksional bisnis dan payroll.  Beragam layanan dan produk perbankan tersebut tersedia di aplikasi neobank, yang kini telah menjadi aplikasi perbankan berbasis digital dengan produk dan layanan terlengkap. 
 

TRENDING  Roadmap Fintech di 2026 untuk Memperluas Pendanaan UMKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Simpanan Jumbo Membengkak, Nasabah Kaya Pilih Parkir Dana di Bank

    Simpanan Jumbo Membengkak, Nasabah Kaya Pilih Parkir Dana di Bank

    Para nasabah kaya semakin memilih untuk “parkir” dana mereka di bank, terutama dengan adanya produk simpanan jumbo yang memberikan tingkat bunga yang menggiurkan. Dengan simpanan jumbo ini, para nasabah dapat melihat dana mereka berkembang dengan cepat dan aman.

    Tidak heran jika semakin banyak orang kaya yang memilih untuk menyimpan dananya di bank daripada menginvestasikannya ke dalam instrumen keuangan lain. Dengan tingkat bunga yang kompetitif dan keamanan yang terjamin, parkir dana di bank menjadi pilihan utama bagi para nasabah kaya.

    Dengan simpanan jumbo membengkak, para nasabah kaya dapat merasa lebih tenang karena dana mereka terjaga dengan baik dan tetap berkembang secara signifikan. Selain itu, dengan berbagai layanan tambahan yang ditawarkan oleh bank seperti wealth management dan asuransi, para nasabah kaya semakin yakin bahwa mereka telah membuat pilihan yang tepat dengan memilih untuk parkir dana mereka di bank

  • Bank Digital Perluas Jangkauan Pembiayaan Deposito Properti dengan Fintech

    Bank Digital kini semakin memperluas jangkauan pembiayaan deposito properti dengan memanfaatkan teknologi fintech. Hal ini menjadi langkah strategis untuk memberikan kemudahan bagi para nasabah dalam mengakses layanan perbankan secara online. Dengan adanya kolaborasi antara bank digital dan fintech, diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi dalam bentuk deposito properti. Selain itu, penggunaan teknologi juga memungkinkan proses transaksi menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para nasabah. Dengan demikian, bank digital terus berupaya untuk memberikan inovasi-inovasi terbaru guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia

  • Huawei Cloud Siap Memacu Transformasi Industri Fintech Indonesia

    Huawei Cloud siap memacu transformasi industri fintech di Indonesia dengan menyediakan solusi teknologi terkini yang dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman digital yang lebih baik bagi para pelanggan. Dengan dukungan infrastruktur cloud yang handal dan aman, Huawei Cloud membantu perusahaan fintech untuk mengoptimalkan layanan mereka, meningkatkan kecepatan transaksi, serta menghadirkan inovasi produk baru yang dapat memenuhi kebutuhan pasar secara lebih efektif. Dengan adopsi teknologi cloud dari Huawei, industri fintech di Indonesia dapat terus berkembang dan bersaing secara global

  • Fintech Lending Wajib Credit Scoring dengan Cara Ini Dalam Salurkan Pembiayaan

    Salah satu hal yang menjadi kunci dalam proses pengajuan pembiayaan melalui fintech lending adalah credit scoring. Dengan menggunakan metode ini, pemberi pinjaman dapat menilai risiko dan kemampuan pembayaran calon peminjam dengan lebih akurat. Namun, untuk memastikan bahwa credit scoring berjalan dengan baik, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan.

    Pertama, penting untuk mengumpulkan data secara lengkap dan akurat tentang calon peminjam. Data-data seperti riwayat kredit, pendapatan, dan informasi lainnya harus terdokumentasi dengan baik agar dapat memberikan gambaran yang jelas tentang profil keuangan calon peminjam.

    Selain itu, penting juga untuk menggunakan teknologi dan analisis data yang canggih dalam melakukan credit scoring. Dengan memanfaatkan teknologi seperti machine learning dan artificial intelligence, pemberi pinjaman dapat membuat prediksi yang lebih tepat tentang kemampuan pembayaran calon peminjam.

    Dengan menerapkan metode credit scoring secara efektif, fintech lending dapat menjadi solusi yang aman dan terpercaya bagi masyarakat dalam mendapatkan pembiayaan. Dengan demikian, proses pengajuan pinjaman akan menjadi lebih transparan dan efisien bagi semua pihak yang terlibat

  • 508 Pinjol Ilegal Diblokir Januari-Februari 2025, Cek Daftar Pindar Legal OJK Terbaru

    Dalam bulan Januari-Februari 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah berhasil memblokir 508 pinjol ilegal yang beroperasi di Indonesia. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi masyarakat dari praktik pinjaman online yang merugikan. Untuk memastikan keamanan dalam bertransaksi, pastikan untuk selalu memeriksa daftar pindar legal OJK terbaru sebelum mengajukan pinjaman. Jangan sampai menjadi korban dari pinjol ilegal yang tidak bertanggung jawab. Ayo bersama-sama cek dan pastikan bahwa Anda melakukan transaksi dengan perusahaan pinjaman online yang terdaftar dan diawasi oleh OJK