KPPU Teruskan Kasus Dugaan Kartel Fintech

KPPU Teruskan Kasus Dugaan Kartel Fintech

Reporter: Aulia Ivanka Rahmana, Ferry Saputra | Editor: Tendi Mahadi

Beritafintech.com – JAKARTA. Dugaan kartel penentuan bunga oleh pelaku usaha fintech lending kembali mengemuka. Usai diselidiki sejak awal tahun lalu, Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kini telah menyelesaikan tahap penyelidikan dan siap melanjutkan proses hukum hingga ke persidangan.

KPPU menduga puluhan fintech lending membuat perjanjian penetapan suku bunga yang tidak independen, yakni sebesar 0,8% yang kemudian menjadi 0,4% pada 2021.

Ini Artikel Spesial

Agar bisa lanjut membaca sampai tuntas artikel ini, pastikan Anda sudah berlangganan.

Sudah berlangganan? Masuk

Berlangganan dengan Google

Gratis uji coba 7 hari pertama. Anda dapat menggunakan akun Google sebagai metode pembayaran.

Kontan Digital Premium Access

Business Insight, Epaper Harian + Tabloid, Arsip Epaper 30 Hari

Rp 120.000
Business Insight

Hanya dengan 20rb/bulan Anda bisa mendapatkan berita serta analisis ekonomi bisnis dan investasi pilihan

Berita Terbaru

Antam Siap Memasok Nikel di Proyek Titan

| Senin, 28 April 2025 | 04:24 WIB

Antam Siap Memasok Nikel di Proyek Titan

Dalam proyek Titan, Antam akan berperan sebagai pemasok bahan baku baterai EV berbasis nikel atau nikel mangan kobalt (NMC

Produsen Baja Perluas Pasar dan Produksi

| Senin, 28 April 2025 | 04:12 WIB

TRENDING  AFPI Proyeksikan Pembiayaan Fintech Lending Meningkat Menjelang Lebaran

Produsen Baja Perluas Pasar dan Produksi

Salah satu kelemahan utama industri baja nasional adalah ketergantungan terhadap bahan baku impor seperti scrap dan pellet.

Kredit Konstruksi Perbankan Loyo

| Senin, 28 April 2025 | 03:41 WIB

Kredit Konstruksi Perbankan Loyo

Per akhir Maret 2025, outstanding kredit perbankan tumbuh 9,16% secara tahunan, melandai dari bulan sebelumnya yang tumbuh 10,3% secara tahunan​

Reformasi Tata Kelola

| Senin, 28 April 2025 | 03:41 WIB

Reformasi Tata Kelola

Reformasi tata kelola bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak demi memastikan keberlanjutan dan integritas dunia usaha ke depan.

Pembiayaan Investasi Multifinance Masih Tumbuh

| Senin, 28 April 2025 | 03:41 WIB

Pembiayaan Investasi Multifinance Masih Tumbuh

Salah satunya adalah PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) yang mencatatkan pembiayaan investasi Rp 794 miliar pada kuartal I-2025, naik 76%. 

 Bunga Simpanan Bank Mulai Turun

| Senin, 28 April 2025 | 03:40 WIB

Bunga Simpanan Bank Mulai Turun

Kondisi likuiditas perbankan saat ini mengalami pengetatan. Namun, suku bunga simpanan di perbankan justru tampak mulai menurun​

INDEKS BERITA

Terpopuler

Similar Posts

  • Ide Peluang Usaha yang Belum Banyak Pesaing 2023

    beritafintech.com – Kunci peluang usaha sebenarnya terletak pada cara kita untuk melihat setiap potensi yang ada. Peluang usaha yang belum banyak pesaing, bisa menjadi rekomendasi untuk memulai bisnis baru. Berikut 17 ide peluang usaha bisnis baru nantinya. Dengan membuka usaha yang tidak memiliki banyak pesaing, juga merupakan peluang untuk mendapatkan pasar sebanyak-banyaknya. Sesuatu bisa disebut peluang usaha adalah ketika kita…

  • Uang Nasabah Di Kudus Hilang, Bank Mandiri Dihukum Bersalah & Harus Ganti Rugi

    Kejadian yang menimpa nasabah di Kudus ini memang sangat menghebohkan. Uang yang seharusnya aman disimpan di Bank Mandiri justru hilang begitu saja. Nasabah merasa kecewa dan marah dengan pelayanan yang diberikan oleh bank tersebut. Namun, setelah melalui proses hukum, akhirnya Bank Mandiri dihukum bersalah dan harus mengganti rugi uang nasabah yang hilang. Keputusan ini tentu menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menyimpan uang di bank

  • Pasar Finansial Indonesia Semakin Tak Menarik di Mata Asing

    Pasar finansial Indonesia semakin tak menarik di mata asing. Hal ini terjadi karena kondisi ekonomi yang tidak stabil dan kebijakan pemerintah yang dinilai kurang efektif dalam menarik investor asing. Banyak pelaku pasar asing mulai mengurangi investasinya di Indonesia dan beralih ke negara lain yang dinilai lebih menjanjikan.

    Para analis pun mulai memberikan peringatan akan potensi resesi ekonomi di Indonesia jika kondisi ini terus berlanjut. Kondisi politik yang juga belum stabil turut memperburuk situasi pasar finansial Tanah Air. Diperlukan langkah-langkah konkret dari pemerintah untuk memulihkan kepercayaan investor asing dan menjaga stabilitas ekonomi Indonesia agar tetap menarik di mata dunia internasional

  • Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan di Aplikasi Reksadana

    Untuk menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Aplikasi Reksadana, pertama-tama Anda perlu memahami tujuan investasi Anda. Apakah Anda ingin berinvestasi jangka pendek untuk keperluan mendesak atau jangka panjang untuk persiapan masa depan? Selain itu, tentukan juga tingkat risiko yang siap Anda tanggung. Apakah Anda lebih nyaman dengan risiko rendah, sedang, atau tinggi?

    Setelah mengetahui tujuan investasi dan tingkat risiko yang sesuai, selanjutnya pilihlah jenis reksadana yang cocok. Jika Anda menginginkan keuntungan stabil dan risiko rendah, maka reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bisa menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda bersedia mengambil risiko lebih besar demi potensi keuntungan yang lebih tinggi, maka reksadana saham atau campuran mungkin lebih cocok untuk Anda.

    Ingatlah bahwa setiap jenis reksadana memiliki karakteristik dan potensi return yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset dan konsultasi dengan ahli finansial sebelum memutuskan jenis reksadana mana yang akan dibeli. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda

  • Mengintip Modal Bank-Bank Digital, Siapa Paling Kuat?

    Dalam dunia perbankan digital yang semakin berkembang pesat, pertanyaan yang sering muncul adalah siapa bank digital yang paling kuat? Apakah mereka mampu bersaing dengan bank konvensional yang sudah mapan? Mengintip modal dan strategi dari bank-bank digital ini menjadi hal menarik untuk diungkap. Dari sana kita bisa melihat siapa yang memiliki keunggulan kompetitif dan potensi untuk mendominasi pasar. Menarik untuk melihat bagaimana persaingan antara para pemain baru ini akan berlangsung di masa depan