OJK Tanggapi Kabar Hanwha Life yang Berencana Akuisisi 40% Saham Bank Nobu

Laba Bersih Bank NOBU Naik 38,41% Jadi Rp 104,4 Miliar per Kuartal III-2023

ILUSTRASI. Laba bersih ini tumbuh 38,41% secara YoY dari perolehan di kuartal III-2022 yang sebesar Rp 75,43 miliar.

Beritafintech.com – JAKARTA. PT Bank National Nobu Tbk (NOBU) membukukan kinerja positif selama sembilan bulan pertama 2023 dengan mengantongi laba bersih sebesar Rp 104,40 miliar. Perolehan laba bersih ini tumbuh 38,41% secara year on year (YoY) dari perolehan di kuartal III-2022 yang sebesar Rp 75,43 miliar.

Pencapaian kinerja laba bersih tersebut didorong oleh meningkatnya pendapatan bunga bersih bank atau Net Interest Income (NIM) sebesar 16% YoY menjadi Rp 550,74 miliar hingga kuartal III-2023 dari Rp 75,43 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan berbasis komisi Bank Nobu juga meningkat 137,24% YoY menjadi 86,52 miliar per kuartal III-2023, dari Rp 36,47 miliar di periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu beban operasional meningkat 11,72% menjadi Rp 421,129 miliar. Alhasil rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) berada di posisi 89,27% per 30 September 2023.

Pendapatan operasional tercatat meningkat 32,61% YoY menjadi Rp 129,61 miliar hingga kuartal III-2023dari Rp97,74 miliar periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Dipastikan Tidak Batal, OJK: Merger Bank Nobu dan Bank MNC Masuk Masa Kritikal

Dari sisi intermediasi, Bank NOBU menyalurkan kredit sebesar Rp 13,62 triliun selama sembilan bulan pertama 2023. Jumlah ini naik 13,5% dari penyaluran kredit pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 12 triliun.

Alhasil margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) Bank Nobu berada di level 3,48% per 30 September 2023, naik tipis dari 3,26% dari periode yang sama tahun lalu.

TRENDING  Overview

Adapun rasio kredit bermasalah (NPL) gross dan NPL net masing-masing terjaga di level 0,55% dan 0,41% per September 2023.

Dari sisi himpunan dana, Bank NOBU mencatat total Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp 16,24 triliun hingga kuartal III-2023. Realisasi itu tumbuh 4,7% dari total himpunan DPK hingga kuartal III-2022 yang sebesar Rp 15,51 triliun pada tahun lalu.

Adapun rasio pinjaman terhadap pendanaan atau Loan to Deposit Rasio (LDR) berada di level 83,85% per 30 September, naik dari posisi 77,41% pada periode yang sama tahun lalu.

Total aset Bank Nobu meningkat 16,8% selama sembilan bulan pertama 2023, yakni menjadi Rp 24,82 triliun dari total aset Rp 21,25 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) masing-masing di level 0,78% dan 4,91% per akhir September 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Fintech Cicil kantongi izin operasional dari OJK

    Fintech Cicil telah resmi mendapatkan izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menandakan bahwa platform pinjaman online ini telah memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh regulator untuk melindungi kepentingan konsumen. Dengan adanya izin dari OJK, para pengguna dapat lebih percaya diri dan aman dalam menggunakan layanan pinjaman yang disediakan oleh Fintech Cicil. Selain itu, kehadiran Fintech Cicil juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam mengembangkan industri fintech di Indonesia

  • Ingin Sehat Finansial? Ini 5 Adaptasi Keuangan yang Harus Dilakukan

    Jakarta: Berlanjutnya dampak pandemi covid-19 membuat masyarakat harus pintar-pintar mengelola keuangan. Selain bisa menjaga arus kas keuangan yang sehat, pengelolaan dan adaptasi keuangan yang baik juga dapat membuat finansial menjadi lebih sehat. Dalam kegiatan Entrepreneurship Series for Media Group yang diselenggarakan Media Academy, Lead Financial Trainer QM Financial Ligwina Hananto membagikan kiat-kiat adaptasi keuangan demi…

  • Sektor Fintech Lending Harus Kawal Kualitas Kredit

    Sektor fintech lending harus benar-benar mengawal kualitas kredit yang diberikan kepada para peminjam. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan fintech dan juga untuk meminimalisir risiko terjadinya kredit macet. Dengan melakukan pengawalan yang ketat terhadap kualitas kredit, diharapkan sektor fintech lending dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para pelaku usaha dan masyarakat secara keseluruhan

  • Perjalanan Transformasi KB Bank, Menuju Fondasi Keuangan Lebih Kuat & Berkelanjutan

    Perjalanan transformasi KB Bank menuju fondasi keuangan yang lebih kuat dan berkelanjutan telah menjadi sorotan utama dalam industri perbankan. Dengan strategi yang inovatif dan komitmen yang kuat, KB Bank berhasil mengubah citra mereka menjadi salah satu bank terkemuka di Indonesia. Langkah-langkah yang diambil untuk memperkuat fondasi keuangan meliputi restrukturisasi internal, peningkatan layanan digital, serta pengembangan produk-produk baru yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Semua upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan nilai tambah bagi nasabah dan memastikan kelangsungan bisnis bank dalam jangka panjang. Dengan semangat transformasi yang tinggi, KB Bank siap menghadapi tantangan-tantangan di masa depan dan terus berkembang sebagai salah satu pemain utama dalam dunia perbankan Indonesia

  • Finmas, Fintech yang Fokus ke Orang Kecil

    Finmas adalah platform fintech yang berfokus pada memberikan layanan keuangan kepada orang kecil. Dengan fitur-fitur inovatif dan kemudahan akses, Finmas berhasil menjadi pilihan utama bagi masyarakat yang membutuhkan pinjaman tanpa jaminan. Selain itu, Finmas juga memberikan edukasi keuangan kepada para pengguna agar mereka dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih baik. Dengan komitmen untuk membantu orang kecil meraih impian finansial mereka, Finmas terus berkembang dan menjadi solusi terbaik di dunia fintech

  • Sediakan Asuransi Kredit Fintech Lending, Asuransi Umum Perlu Mitigasi Risiko

    Asuransi kredit fintech lending adalah solusi yang penting untuk melindungi bisnis Anda dari risiko default pembayaran. Dengan menyediakan asuransi kredit, Anda dapat memastikan bahwa dana pinjaman yang diberikan kepada pelanggan akan terlindungi, sehingga mengurangi kerugian finansial bagi perusahaan Anda.

    Selain itu, asuransi umum juga perlu dipertimbangkan sebagai langkah mitigasi risiko tambahan. Dengan memiliki asuransi umum, perusahaan Anda dapat melindungi diri dari berbagai risiko seperti kebakaran, pencurian, atau kerusakan properti lainnya. Dengan demikian, Anda dapat menjaga kelangsungan bisnis dan menghindari kerugian besar akibat kejadian tak terduga.

    Jadi, pastikan untuk menyediakan asuransi kredit fintech lending dan asuransi umum sebagai langkah mitigasi risiko yang penting bagi bisnis Anda. Dengan melakukan hal ini, Anda dapat menjaga stabilitas keuangan perusahaan dan melindungi investasi yang telah Anda buat