Julo Berhasil Meraih Tiga Penghargaan Dari Asia Fintech Awards 2024

Julo Berhasil Meraih Tiga Penghargaan Dari Asia Fintech Awards 2024

ILUSTRASI. PT JULO Teknologi Finansial (JULO) memborong tiga penghargaan di Asia Fintech Awards 2024.

Beritafintech.com – JAKARTA. Perusahaan teknologi karya anak bangsa Indonesia PT Julo Teknologi Finansial (JULO meraih tiga penghargaan dalam ajang Asia FinTech Awards 2024. Ajang ini memberikan penghargaan pada perusahaan-perusahaan teknologi keuangan di kawasan Asia yang telah menghadirkan inovasi, solusi dan kontribusi positif bagi masyarakat.

Dalam ajang penghargaan internasional yang didukung oleh Visa, Julo meraih tiga penghargaan dan menjadi pemenang terbanyak di antara para nominasi lain. Ketiganya adalah kategori Data Initiative of The Year, Best Employer of The Year dan Team of The Year. Julo menjadi satu-satunya perusahaan fintech dari Indonesia yang berhasil memenangkan kategori penghargaan tersebut. Fintech lokal ini mengungguli perusahaan-perusahaan teknologi terkemuka di kawasan Asia Pasifik seperti Airwallex, TerraPay, Synechron, Hugosave, MyComplianceOffice dan Idemia

Chief Data Officer Julo, Martijn Wieriks mengatakan, penghargaan Data Initiative of The Year penghargaan kepada Julo sebagai perusahaan fintech lending yang inovatif dalam memahami feedback dan kebutuhan pengguna. Penghargaan ini ditujukan pada inovasi AI-driven Customer Insights Julo. Inovasi ini dikembangkan dengan menggabungkan large language model (LLM) dengan natural language processing (NLP).

“Sehingga memungkinkan kami memproses ulasan dari pengguna aplikasi JULO di Google Play Store secara real-time. Inovasi ini mampu mengidentifikasi feedback serta masalah dari penggunaan aplikasi untuk membantu tim kami dalam meningkatkan, menyempurnakan, dan mengembangkan produk guna memberikan solusi bagi pengguna Julo,” jelas Martijn, dalam rilis yang diterima Beritafintech.com, Rabu (4/9).

TRENDING  Satgas PASTI Hentikan 951 Pinjol Ilegal per Maret 2026, Ada Modus Baru

Baca Juga: Platform Fintech P2P Lending Julo Berencana Gelar IPO

Dua penghargaan lain melihat, Julo merupakan perusahaan teknologi asal Indonesia yang memiliki manajemen sumber daya manusia yang baik dengan memahami pentingnya dan menciptakan keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi atau work-life balance.

Corporate Communications Julo, Adam Rumanda mengungkapkan, perusahaan berkomitmen dalam pengembangan karyawan dan pendekatan menyeluruh terhadap operasi bisnis. Termasuk mendemonstrasikan pengelolaan manajemen sumber daya manusia yang baik.

“Kedua penghargaan yang diberikan kepada JULO pada aspek HR tersebut menunjukan bahwa JULO merupakan perusahaan teknologi asal Indonesia yang memenuhi aspek diversity, equity, and inclusion (DEI). Kami berinvestasi dalam pertumbuhan karyawan melalui program-program yang komprehensif agar karyawan lebih termotivasi melayani pengguna,” terang Adam.

Dari sisi kinerja, hingga Juli 2024, Julo telah mencatat pencairan pinjaman sebesar lebih dari Rp 5,3 triliun. Tumbuh 58% dibandingkan pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Perusahaan menargetkan bisa menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 10 triliun di tahun 2024. “Kami berharap dapat memberikan inovasi baru serta layanan keuangan yang inklusif di industri fintech tanah air,” ujar Adam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Julo berhasil meraih tiga‍ penghargaan⁤ pada ajang Asia Fintech Awards 2024. Penghargaan tersebut​ termasuk sebagai penanda keberhasilan perusahaan finansial teknologi asal ‍Indonesia dalam menyediakan layanan keuangan yang inovatif dan berkualitas. ⁢Julo berhasil meraih penghargaan sebagai “Pemimpin Pasar Terbaik”, ​”Inovasi Produk Terbaik”, dan “Pendekatan Inklusif Terbaik” dalam kategori fintech. Prestasi ini menegaskan posisi Julo sebagai pemimpin ​industri fintech di Asia dan ⁤memberikan apresiasi⁢ atas upaya perusahaan dalam meningkatkan akses layanan keuangan bagi ‍masyarakat luas.​ Sebagai perusahaan yang terus berinovasi, Julo ⁢diharapkan dapat⁤ terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan‍ industri⁢ fintech di Indonesia dan Asia.

Similar Posts

  • Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Asosiasi Fintech Peer-to-Peer Lending Indonesia (AFPI) menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam praktik bersama-sama atau bersekongkol untuk menetapkan suku bunga pinjaman. Hal ini disampaikan sebagai tanggapan atas tuduhan yang dilontarkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

    AFPI berharap bahwa dalam sidang yang akan datang, pihak-pihak yang terlibat dapat memberikan bukti konkret dan tidak hanya sekadar asumsi semata. Mereka siap untuk menghadirkan data dan fakta yang mendukung klaim bahwa industri fintech lending di Indonesia telah beroperasi secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada.

    Dalam upaya membuktikan ketidakbersekongkolan tersebut, AFPI juga mengajak para pelaku usaha fintech lending lainnya untuk bersama-sama memberikan klarifikasi kepada KPPU. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama antar pemain industri, isu-isu persaingan usaha dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus melibatkan pihak ketiga.

    Dengan sikap tegas dan komitmen untuk menjaga integritas industri fintech lending, AFPI optimis bahwa kebenaran akan terungkap dalam sidang nanti. Mereka juga meminta dukungan dari seluruh anggota asosiasi serta pemerintah agar proses hukum ini dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua pihak yang terlibat

  • Krom Bank Diawasi OJK dan BI untuk Memastikan Perlindungan Nasabah Bank Digital

    Krom Bank telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk memastikan perlindungan nasabah bank digital. Dengan pengawasan yang ketat dari kedua lembaga tersebut, nasabah dapat merasa aman dan nyaman dalam menggunakan layanan perbankan digital dari Krom Bank. Hal ini juga menunjukkan komitmen Krom Bank dalam menjaga kepercayaan nasabah serta mematuhi regulasi yang berlaku. Dengan adanya pengawasan ini, diharapkan transparansi dan keamanan dalam bertransaksi online semakin terjamin bagi para nasabah bank digital

  • Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank Mini Terhimpit Bank Bermodal Jumbo

    Dalam situasi yang genting ini, Bank Mini terhimpit oleh kehadiran Bank Bermodal Jumbo yang semakin menguasai pasar. Dengan sumber daya yang lebih besar, Bank Bermodal Jumbo mampu menawarkan layanan dan produk dengan harga yang lebih kompetitif. Hal ini membuat persaingan semakin ketat bagi Bank Mini untuk tetap bertahan dan bersaing di pasar keuangan. Bagaimana Bank Mini akan menghadapi tantangan ini? Apakah mereka mampu bertahan atau akhirnya harus menyerah kepada dominasi Bank Bermodal Jumbo? Semua mata tertuju pada langkah strategis Dana Pihak Ketiga (DPK) dalam mengatasi masalah ini

  • Presiden Perintahkan Jajaran Menteri Hati-hati Buat Kebijakan Finansial

    Presiden telah memberikan perintah tegas kepada jajaran menteri untuk berhati-hati dalam membuat kebijakan finansial. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengelola keuangan negara dengan baik dan bertanggung jawab. Keputusan ini mendapat respons positif dari masyarakat yang mengharapkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana publik. Diharapkan langkah ini dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan rakyat secara keseluruhan

  • Fintech Lending, Harapan Baru bagi Usaha Kecil

    ILUSTRASI. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelarkunjungan ke sejumlah penerima manfaat fintech peer to peer lending, atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi, di wilayah Jakarta, pada Rabu (18/10/2023). Beritafintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar kunjungan ke sejumlah penerima manfaat fintech peer to peer lending, atau layanan pendanaan bersama berbasis teknologi…

  • Berita Keuangan dan Perbankan Terbaru – KONTAN – bank

    Menurut data terbaru yang dirilis oleh Bank Indonesia, pertumbuhan kredit perbankan pada bulan ini mencapai angka yang sangat mengesankan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor keuangan di Tanah Air terus berkembang pesat. Selain itu, berbagai inovasi dan program-program yang diluncurkan oleh bank-bank ternama juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, prospek industri keuangan dan perbankan di Indonesia semakin cerah dan menjanjikan bagi para pelaku bisnis maupun masyarakat umum