Pesan OJK, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Meminjam di Fintech Lending

Pengaduan Di OJK Didominasi Pinjol Ilegal, Cek Pinjol Legal OJK Februari 2025

ILUSTRASI. Pengaduan Di OJK Didominasi Pinjol Ilegal, Cek Pinjol Legal OJK Februari 2025

Pinjol Ilegal 2025- Beritafintech.com -Jakarta. Kasus pinjaman online (pinjol) ilegal menjadi bentuk aktivitas keuangan ilegal yang paling banyak ditemukan oleh Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) sepanjang 2024. Agar Anda tidak menjadi korban, pastikan mencari layanan pinjol yang legal menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berikut ini.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan bahwa Satgas PASTI telah mengidentifikasi dan menghentikan 2.930 entitas pinjaman online ilegal dari total 3.240 entitas aktivitas keuangan ilegal yang terdeteksi sepanjang tahun lalu.

“Dari sisi pengaduan, sepanjang 2024 Satgas PASTI menerima 15.162 aduan terkait pinjaman online ilegal dari total 16.231 aduan yang masuk,” ujarnya dalam lembar jawaban resmi Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) 2025, Kamis (20/2).

Berdasarkan data tersebut, kelompok usia 26-35 tahun menjadi yang paling banyak melaporkan kasus pinjol ilegal, dengan jumlah mencapai 6.348 aduan pada 2024. Sementara itu, kelompok usia 17-25 tahun menempati posisi kedua dengan 3.476 aduan.

Baca Juga: Cara Melihat Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK 2024 Tahap 2 Di Sscasn.bkn.go.id

Friderica menekankan pentingnya meningkatkan edukasi keuangan, khususnya bagi masyarakat usia produktif, guna mencegah kebiasaan meminjam yang tidak sehat akibat kurangnya pemahaman mengenai pengelolaan keuangan.

TRENDING  Berkat Finansial Model, Perusahaan Bisa Berkembang Lebih Cepat!

“Salah satu penyebab tingginya kasus ini kemungkinan berasal dari kurangnya literasi keuangan, sehingga masyarakat lebih rentan terjerat pinjaman online ilegal,” tambahnya.

Selain pinjol ilegal, OJK juga mencatat 1.069 aduan terkait investasi ilegal sepanjang 2024.

Di sisi lain, Friderica mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), jumlah pemain judi online di Indonesia mencapai 4 juta orang.

Dari angka tersebut, sekitar 13% atau 520.000 orang berusia 10 hingga 20 tahun, sementara 13% lainnya berusia 21 hingga 30 tahun.

Dengan tingginya jumlah kasus pinjol dan investasi ilegal, serta meningkatnya tren judi online, OJK menegaskan pentingnya upaya bersama dalam meningkatkan kesadaran dan perlindungan konsumen terhadap berbagai bentuk aktivitas keuangan ilegal.

Tonton: Pemerintah Naikkan Harga Pembelian Gabah dan Jagung

Pinjol resmi dan berizin OJK

Hingga awal tahun 2025, ada 97 perusahaan pinjol legal yang terdaftar di OJK. Jumlah itu turun dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Pasalnya, OJK menutup 4 perusahaan pinjol legal.

Pencabutan izin pinjol yang pertama pada tahun 2024 diawali di perusahaan TaniFund pada Mei lalu. Lalu, OJK mencabut izin pinjol Dhanapala dan Jembatan Emas pada Juli 2024. 

Kemudian pada 21 Oktober 2024, OJK mencabut izin usaha PT Investree Radika Jaya (“Investree”) yang beralamat di AIA Central Lantai 21, Jalan Jend. Sudirman Kav. 48A, RT05/RW04, Karet Semanggi, Jakarta Selatan, Indonesia 12930.

Agar tidak terjebak pinjol ilegal, berikut daftar nama perusahaan fintech P2P lending yang legal dan memiliki izin OJK per awal 2025:

1. Danamas – https://p2p.danamas.co.id
2. SAMIR – www.samir.co.id
3. amartha – https://amartha.com
4. DOMPET Kilat – https://www.dompetkilat.co.id
5. Boost- https://myboost.co.id
6. TOKO MODAL – https://www.tokomodal.co.id
7. Findaya – http://findaya.co.id
8. modalku – https://modalku.co.id
9. KTA KILAT – http://www.pendanaan.com
10. Kredit Pintar – http://kreditpintar.co.id
11. Maucash – http://maucash.id
12. Finmas – https://www.finmas.co.id
13. KlikA2C – https://klika2c.co.id
14. Akseleran – https://www.akseleran.co.id
15. Ammana.id – https://ammana.id
16. PinjamanGO – https://www.pinjamango.co.id
17. KoinP2P – https://koinp2p.com
18. pohondana – http://pohondana.id
19. MEKAR – https://mekar.id
20. AdaKami – www.adakami.id
21. ESTA KAPITAL FINTEK – https://www.estakapital.co.id
22. KREDITPRO – http://kreditpro.id
23. FINTAG – http://fintag.id
24. RUPIAH CEPAT – www.rupiahcepat.co.id
25. CROWDO – https://crowdo.co.id
26. Indodana – indodana.id
27. JULO – www.julo.co.id
28. Pinjamin – www.pinjamin.com (ganti nama dari Pinjamwinwin – pinjamwinwin.com)
29. DanaRupiah – danarupiah.id
30. Taralite – www.taralite.com
31. Pinjam Modal – pinjammodal.id
32. ALAMI – p2p.alamisharia.co.id
33. AwanTunai – www.awantunai.co.id
34. Danakini – https://danakini.co.id
35. Singa – http://singa.id
36. DANAMERDEKA – http://danamerdeka.co.id
37. EASYCASH – http://indo.geteasycash.asia
38. PINJAM YUK – http://www.pinjamyuk.co.id
39. FinPlus – www.finplus.co.id
40. UangMe – http://uangme.id
41. PinjamDuit – http://pinjamduit.co.id
42. DANA SYARIAH – http://danasyariah.id
43. BATUMBU – www.batumbu.id
44. Cashcepat – http://cashcepat.id
45. klikUMKM – www.klikUMKM.co.id
46. Pinjam Gampang – http://www.kreditplusteknologi.id
47. cicil – https://www.cicil.co.id
48. lumbungdana – http://lumbungdana.co.id
49. 360 KREDI – www.360kredi.id
50. ETHIS – https://ethis.co.id
51. Kredinesia – www.kredinesia.id
52. Pintek – http://pintek.id
53. ModalRakyat http://modalrakyat.id
54. SOLUSIKU – www.solusi-ku.id
55. Cairin – www.cairin.id
56. TrustIQ – http://trustiq.id
57. KLIK KAMI – www.klikkami.co.id
58. Duha SYARIAH – www.duhasyariah.com
59. Invoila – http://invoila.co.id
60. Sanders One Stop Solution – http://sanders.co.id
61. DanaBagus – www.danabagus.id
62. UKU – ukuindo.com
63. KREDITO – https://kredito.id
64. AdaPundi – www.adapundi.com
65. ShopeePayLater – www.lenteradana.co.id/lender/
66. Modal Nasional – www.modalnasional.co.id
67. Komunal – www.komunal.co.id
68. Restock.ID – www.restock.id
69. Asetku – http://asetku.co.id
70. Ringan – www.ringan.co.id
71. Avantee – www.avantee.co.id
72. Gradana – gradana.co.id
73. Danacita – www.danacita.co.id
74. IKI Modal – www.ikimodal.com
75. Ivoji – www.ivoji.id
76. Indofund.id – indofund.id
77. iGrow – igrow.asia
78. Danai.id – http://danai.id
79. DUMI – minjem.com
80. LAHAN SIKAM – www.lahansikam.co.id
81. qazwa.id – qazwa.id
82. KrediFazz – www.kredifazz.id
83. Doeku – doeku.id
84. Aktivaku – aktivaku.com
85. Danain – www.danain.co.id
86. Indosaku – indosaku.id
87. UATAS – www.uatas.id
88. EDUFUND – www.edufund.co.id
89. GandengTangan – www.gandengtangan.co.id
90. PAPITUPI SYARIAH – www.papitupisyariah.com
91. BantuSaku – bantusaku.id
92. danabijak – danabijak.com
93. AdaModal – www.adamodal.co.id
94. SamaKita – samakita.co.id
95. KawanCicil – http://kawancicil.co.id
96. CROWDE – https://crowde.co
97. KlikCair – klikcair.com

TRENDING  Fintech Samir Beberkan Sejumlah Faktor yang Berpotensi Meningkatkan Kredit Macet

Baca Juga: Klik Link Simkah4.kemenag.go.id, Untuk Daftar Nikah Online

Selanjutnya: Pulang Cepat, Inilah Jam Kerja PNS Ramadhan 2025 & Prediksi Awal Puasa dari Kemenag

Menarik Dibaca: 6 Penyebab Anda Berkeringat saat Tidur, Bisa Jadi Stres dan Cemas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Beban Membengkak, Laba Sejumlah Bank Tertekan

    ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank BJB di Bandung. Beritafintech.com – JAKARTA. Sejumlah bank bermodal mini telah merilis laporan keuangannya untuk tahun buku 2023. Beberapa di antaranya mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang positif, meskipun ada juga bank-bank bermodal mini yang mencatatkan penurunan kinerja.  Secara industri, jika melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bank di KBMI II mencatat…

  • Perkuat Industri Fintech, OJK Sinergi dengan Sejumlah Asosiasi Gelar IFSE 2024

    ILUSTRASI. Bisnis fintech peer to peer (P2P) lending. Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersinergi dengan Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akan menyelenggarakan The 6th Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2024. Rencananya acara tersebut berlangsung pada 12-13 November 2024 di The Kasablanka Hall…

  • Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Asosiasi Fintech Peer-to-Peer Lending Indonesia (AFPI) menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam praktik bersama-sama atau bersekongkol untuk menetapkan suku bunga pinjaman. Hal ini disampaikan sebagai tanggapan atas tuduhan yang dilontarkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

    AFPI berharap bahwa dalam sidang yang akan datang, pihak-pihak yang terlibat dapat memberikan bukti konkret dan tidak hanya sekadar asumsi semata. Mereka siap untuk menghadirkan data dan fakta yang mendukung klaim bahwa industri fintech lending di Indonesia telah beroperasi secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada.

    Dalam upaya membuktikan ketidakbersekongkolan tersebut, AFPI juga mengajak para pelaku usaha fintech lending lainnya untuk bersama-sama memberikan klarifikasi kepada KPPU. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama antar pemain industri, isu-isu persaingan usaha dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus melibatkan pihak ketiga.

    Dengan sikap tegas dan komitmen untuk menjaga integritas industri fintech lending, AFPI optimis bahwa kebenaran akan terungkap dalam sidang nanti. Mereka juga meminta dukungan dari seluruh anggota asosiasi serta pemerintah agar proses hukum ini dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua pihak yang terlibat

  • Kredit Korporasi KB Bank Tumbuh Solid pada Kuartal III 2025

    Kredit Korporasi KB Bank terus tumbuh solid pada kuartal III 2025, menunjukkan performa yang mengesankan di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu. Dengan strategi yang tepat dan manajemen risiko yang baik, KB Bank berhasil memperluas portofolio kredit korporasi dengan pertumbuhan yang signifikan. Hal ini tidak hanya memberikan keuntungan bagi bank, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. KB Bank terus berkomitmen untuk menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku usaha dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia

  • Penyaluran KPR Lesu, OJK: Bank Lebih Selektif dan Hati-hati Salurkan Kredit

    Penyaluran KPR Lesu, OJK: Bank Lebih Selektif dan Hati-hati Salurkan Kredit

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kebijakan bank yang lebih selektif dalam memberikan pinjaman kepada masyarakat.

    Bank-bank saat ini lebih hati-hati dalam menyalurkan kredit agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Mereka melakukan evaluasi yang lebih ketat terhadap calon peminjam, termasuk melihat kemampuan finansial dan riwayat kredit sebelumnya.

    Meskipun hal ini dapat memperlambat pertumbuhan sektor properti, namun langkah tersebut dianggap perlu untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. OJK pun terus mengawasi perkembangan penyaluran KPR agar tetap berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan risiko bagi pihak-pihak yang terlibat

  • BRI Kuasai Danareksa Investment Management

    ILUSTRASI. Danareksa Investment Management (DIM) dikuasai BRI Beritafintech.com – JAKARTA. BRI dan Danareksa melakukan penandatanganan Akta Jual Beli Saham dalam rangka pembelian saham Danareksa Investment Management (DIM). Dari perjanjian ini, Danareksa melepas 9 juta saham atau setara dengan 30% dari total saham DIM. Dengan demikian, saat ini kepemilikan BRI pada DIM menjadi sebesar 65%. Direktur…