Penjelasan KB Bank soal Transaksi Anomali Senilai 3,18 Miliar Won

Penjelasan KB Bank soal Transaksi Anomali Senilai 3,18 Miliar Won

ILUSTRASI. ‘Jajaran direksi dan manajemen KB Bank saat seremoni rebranding merek. Manajemen PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) buka suara terkait adanya transaksi anomali yang sempat menimpa di bulan lalu. ?

Beritafintech.com – JAKARTA. Manajemen PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) buka suara terkait adanya transaksi anomali yang sempat menimpa di bulan lalu. Di mana, transaksi tersebut nilainya mencapai 3,18 miliar won.

VP Corporate Relations KB Bank Adi Pribadi membenarkan bahwa memang sempat terdeteksi adanya transaksi yang tidak biasa. Hanya saja, ia memastikan bahwa hal tersebut bisa dimitigasi secara cepat.

“Kami pastikan dana nasabah aman dan tidak ada yang keluar,” ujarnya, Kamis (2/10).

Baca Juga: KB Bank Diduga Alami Transaksi Tidak Wajar Dana Senilai 3,18 Miliar Won

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa deteksi yang lebih awal bisa dilakukan berkat adanya sistem core banking Next Generation Banking System (NGBS) yang memang dimiliki oleh KB Financial Group. Di mana, sistem tersebut sudah dimitigasi sejak awal tahun ini.

Adi pun menghimbau nasabah KB Bank juga selalu berhati-hati dengan adanya berbagai macam penipuan. Ditambah, ia meminta nasabah selalu menjaga kerahasiaan terkait data pribadi.

“Kami meminta nasabah selalu waspada,” tambahnya.

Sebelumnya, mengutip Maeil Business News Korea (2/10/2025), induk usaha mereka KB Kookmin Bank mengeluarkan pengumuman terjadinya transaksi keuangan yang tidak wajar dialami KB Bank Indonesia.

TRENDING  Fintech Lending Bermasalah Kembali Bertambah, Terbaru Ada Dana Syariah Indonesia

Baca Juga: KB Bank Indonesia Catat Pertumbuhan Kredit 9% – 10% di Juli 2025

Seperti yang diumumkan dalam situs web KB Kookmin Bank, pada tanggal 1 Oktober 2025, transaksi abnormal terjadi di rekening penyelesaian dana KB Bank pada tanggal 25 September 2025 yang lalu.

Seorang pejabat dari KB Kookmin Bank menjelaskan bahwa pihaknya menduga berbagai kemungkinan, termasuk kesalahan jaringan komputer lokal. Dalam hal ini, dana senilai 3,18 won telah ditarik dari rekening tersebut meskipun tidak ada permintaan penarikan normal.

Baca Juga: KB Bank Bakal Terbitkan Obligasi Senilai Rp 2,86 Triliun

“Kami menyadari fakta tersebut pada hari transaksi dan menyelesaikan penangguhan pembayaran rekening untuk mengamankan sekitar 3,05 miliar won.” ujar pejabat tersebut seperti dikutip dari Maeil Business News Korea.

Selanjutnya: Menkes Minta Data Penerima MBG Diperbaharui Secara Rutin Seperti Covid-19

Menarik Dibaca: Waktu Terbaik Investasi Kripto, Cek Disini!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Check Also

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Salah satu kebiasaan finansial yang penting adalah memiliki anggaran bulanan yang jelas dan terencana. Dengan memiliki anggaran, kita dapat mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kita tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Selain itu, menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan menabung, kita dapat memiliki cadangan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga. Selain itu, membiasakan diri untuk berinvestasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keuangan agar lebih aman. Dengan berinvestasi, kita dapat meningkatkan nilai aset dan menciptakan sumber pendapatan pasif. Selain itu, menjaga kesehatan finansial juga termasuk dalam kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Hal ini meliputi pembayaran tagihan tepat waktu, menghindari utang yang tidak perlu, serta mempertimbangkan risiko finansial sebelum membuat keputusan besar. Terakhir, selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi finansial secara berkala juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kita dapat mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisi finansial dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Dengan menerapkan kelima kebiasaan ini secara konsisten, diharapkan kita dapat menjaga stabilitas dan keselamatan keuangan di masa depan

%site% | NEWS