Bank Pelat Merah Bersiap Menggelar RUPSLB Jelang Akhir Tahun, Apa yang Dibahas?

Bank Pelat Merah Bersiap Menggelar RUPSLB Jelang Akhir Tahun, Apa yang Dibahas?

ILUSTRASI. Bank BUMN dijadwalkan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSB) pada November?Desember 2025.(KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Beritafintech.com JAKARTA. Menjelang akhir tahun, sejumlah bank milik negara berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada periode November hingga awal Desember 2025.

Hingga kini, sudah ada tiga bank yang mengumumkan rencana RUPSLB, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Dari tiga bank tersebut, baru BBTN yang sudah mengumumkan mata agenda dari RUPSLB tersebut.

Mengacu pada keterbukaan informasi pada 27 Oktober 2025, agenda RUPSLB BTN lebih mengarah pada rencana mereka melakukan pemisahan unit usaha syariah yang dimiliki ke PT Bank Syariah Nasional. Meski demikian, tak menutup kemungkinan mata agenda tersebut bertambah sebelum RUPSLB diselenggarakan pada 18 November 2025.

Baca Juga: Bank of Singapore Tambah Saham MREI ke 6,3%, Apa Dampaknya?

Sementara itu, mata agenda RUPSLB untuk BNI dan BRI belum diumumkan secara publik. Di mana, BNI bakal menyelenggarakan RUPSLB pada 15 Desember 2025 dan BRI menyusul pada 17 Desember 2025.

Sumber KONTAN yang mengetahui rencana tersebut mengungkapkan, salah satu agenda besar yang bakal dilakukan adalah pengesahan pemindahan kepemilikan saham bank-bank tersebut di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Terlebih, setelah Kementerian BUMN berubah menjadi Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

TRENDING  Monnai Perluas Operasinya di Indonesia untuk Menjadi Sumber Utama Keputusan Fintech

KONTAN juga telah berupaya mengkonfirmasi hal tersebut terhadap BPI Danantara hingga manajemen BNI dan BRI. Hanya saja, hingga berita ini turun, belum ada tanggapan resmi dari mereka.

Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Ryan Kiryanto mengungkapkan bahwa agenda tersebut memang dibutuhkan untuk memberikan kedudukan secara hukum terhadap BPI Danantara. Alhasil, nantinya Danantara bisa lebih leluasa memberikan arahan strategis.

Ia melihat selama ini ada ambiguitas ketika bank-bank pelat merah ini sebenarnya masih milik Kementerian BUMN, namun Danantara ikut memberikan arahan strategis. 

“Jadi kesannya Danantara ada cawe-cawe, kalau ada status hukum yang jelas kan jadi clear,” ujar Ryan.

Ryan melihat ini juga berdampak positif pada bankir-bankir yang memegang posisi pucuk pimpinan. Artinya, mereka jadi lebih tahu siapa pemegang saham yang memang harus mendapat perhatian ketika memberi arahan.

Hanya saja, Ryan bilang bukan tidak mungkin nantinya Danantara akan melakukan perombakan dalam hal jabatan direktur maupun komisaris. Di mana, Danantara jadi lebih leluasa memilih orang-orang yang dinilai layak untuk mengisi posisi tersebut.

“Kalau yang sekarang dinilai bagus ya bisa lanjut, kalau dibutuhkan penyegaran lagi ya bisa diganti,” tambahnya.

Baca Juga: Kredit Macet Sejumlah Perbankan Syariah Meningkat pada Kuartal III-2025

Sementara itu, Moch Amin Nurdin, Advisor Banking & Finance Development Center (BFDC) melihat ini hanya sekadar peralihan secara resmi saja. Pasalnya, sudah ada proses transisi yang dilakukan antara Kementerian BUMN dan Danantara sebelumnya. 

Dalam hal ini, sejak Danantara diresmikan pada awal tahun ini, Amin bilang bank-bank ini sudah ikut melaporkan laporan tiap bulannya tidak hanya ke Kementerian BUMN namun juga dikirimkan ke Danantara. 

TRENDING  Ini yang dilakukan Raiz Invest untuk berekspansi di Indonesia

Amin hanya bilang nantinya Danantara mungkin akan lebih leluasa dalam mengontrol bank-bank yang dimilikinya tersebut. Ia melihat pengawasan yang dilakukan oleh Danantara tidak hanya akan sebatas strategis saja, tapi akan menyentuh aspek teknis.

“Termasuk laporan keuangan, semoga bisa memperbaiki kondisi saat ini,” ujarnya

Meski demikian, Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus memberikan catatan bahwa perlu diingat bahwa tidak hanya peralihan secara resmi saja yang dilakukan. Namun, ia bilang Danantara perlu juga terbuka dengan rencana-rencana strategis apa saja yang akan dilakukan terhadap bank-bank ini.

Nico bilang selama ini pelaku pasar ini dipenuhi dengan ketidakpastian terkait rencana ke depan terhadap bank pelat merah. Alhasil, kondisi tersebut yang menyebabkan saham-saham bank dipenuhi tekanan.

Ambil contoh, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) yang sejak awal tahun turun 17,89% menjadi Rp 4.680 per saham. Sama halnya dengan BBRI yang menjadi bank dengan laba terbesar di antara bank milik negara juga telah turun 4,66% sejak awal tahun menjadi Rp 3.890 per saham.

“Kejelasan dari Danantara bisa jadi katalis penting untuk pelaku pasar menghitung bagaimana kinerja bank-bank ini di tahun depan,” tandasnya.

Selanjutnya: RUPSLB Disiapkan, Danantara Mutlak Kelola Himbara

Menarik Dibaca: Pagi atau Malam, Kapan Waktu Terbaik Berhubungan Seks Sama Pasangan? Ini Jawaban Ahli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Parfum Pria Terbaik 2023 Rekomendasi Kami

    beritafintech.com – Aroma tahan lama untuk pria spesial Dari merek klasik seperti Creed dan Acqua di Parma hingga perusahaan rintisan modern seperti Narciso Rodriguez, kami telah mengumpulkan pilihan parfum pria terbaik 2023. Sebuah wewangian yang indah adalah hal yang kuat. Mereka dapat membuat Anda merasa seperti sedang berkumpul di hari yang menyenangkan, membuat Anda dalam…

  • 5 Cara Jaga Keamanan Finansial dengan Review Kepemilikan Polis Asuransi

    Menjaga keamanan finansial merupakan hal yang penting bagi setiap individu. Salah satu cara untuk melindungi diri dari risiko finansial adalah dengan memiliki polis asuransi. Dengan memiliki polis asuransi, Anda dapat merasa lebih tenang karena risiko yang mungkin terjadi telah ditanggulangi.

    Namun, tidak semua polis asuransi sama. Oleh karena itu, penting untuk melakukan review secara berkala terhadap kepemilikan polis asuransi Anda. Dengan melakukan review ini, Anda dapat memastikan bahwa polis asuransi yang dimiliki masih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi finansial Anda saat ini.

    Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan review kepemilikan polis asuransi antara lain adalah jenis perlindungan yang diberikan oleh polis tersebut, premi yang harus dibayarkan, serta manfaat apa saja yang bisa didapatkan dari polis tersebut. Dengan melakukan review secara berkala, Anda dapat memastikan bahwa kepemilikan polis asuransi Anda tetap memberikan perlindungan optimal bagi keamanan finansial Anda

  • Mandiri Investment Forum bidik 15.000 investor

    Mandiri Investment Forum berhasil menarik perhatian lebih dari 15.000 investor yang hadir dalam acara tersebut. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi dan presentasi yang disajikan, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap topik-topik investasi yang dibahas. Dengan berbagai informasi dan wawasan baru yang didapatkan, para investor diharapkan dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan menguntungkan untuk masa depan mereka

  • Cara Buka Rekening Bank DKI dan Aktivasi Kartu ATM di JakOne Mobile

    ILUSTRASI. JakOne Pay dari Bank DKI Penulis: Bimo Kresnomurti Beritafintech.com – JAKARTA. Cek cara buka rekening Bank DKI yang wajib diketahui nasabah. Beberapa bank daerah dapat menjadi opsi bagi Anda yang ingin membuat rekening tabungan atau keperluan keuangan di wilayah tersebut. Bank DKI adalah salah satu bank regional di Indonesia yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi DKI…

  • Meraih Kemerdekaan Secara Finansial

    Untuk meraih kemerdekaan secara finansial, kita perlu memiliki disiplin dalam mengelola keuangan dan berinvestasi dengan bijak. Selain itu, penting juga untuk terus belajar dan meningkatkan pengetahuan tentang dunia keuangan agar dapat membuat keputusan yang tepat. Dengan tekad dan kerja keras, kemerdekaan finansial bukanlah hal yang tidak mungkin untuk dicapai

  • Kapasitas Finansial

    Kapasitas finansial merupakan kemampuan seseorang dalam mengelola dan mengatur keuangan secara bijaksana. Dengan memiliki kapasitas finansial yang baik, seseorang dapat merencanakan masa depannya dengan lebih baik, serta mampu menghadapi berbagai tantangan keuangan yang mungkin muncul. Penting bagi setiap individu untuk meningkatkan kapasitas finansialnya agar dapat mencapai tujuan keuangan yang diinginkan