Resmi Batal Merger, OJK Minta Nobu Dan MNC Bank Lakukan Hal Ini

Resmi Batal Merger, OJK Minta Nobu Dan MNC Bank Lakukan Hal Ini

ILUSTRASI. OJK pastikan rencana merger antara Bank Nationalnobu (NOBU) dan Bank MNC Internasional (BABP) resmi batal

Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan rencana merger antara PT Bank Nationalnobu Tbk (NOBU) dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) resmi batal. Di mana, rencana tersebut sempat terungkap pada akhir 2022.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae bilang pihaknya telah menerima laporan dari kedua bank terkait pembatalan tersebut. Ia pun menyepakati pembatalan tersebut dengan harapan masing-masing bank dapat lebih fokus pada target-target pertumbuhan yang telah direncanakan sebelumnya.

“Harapannya, (mereka) mampu memberikan kontribusi lebih pada pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Dian, dalam keterangannya Sabtu (22/11/2025).

Baca Juga: AUM Tembus Rp174 Miliar, Reksadana BRI–Unibraw Unjuk Performa Gemilang

Lebih lanjut, Dian menegaskan perlu ada pengganti komitmen merger, dalam rangka penguatan struktur, ketahanan, dan daya saing.  Ini juga sejalan dengan kebijakan strategis pengembangan industri perbankan.

Ia bilang Pemegang Saham Pengendali (PSP) kedua bank telah diminta untuk tetap melakukan penguatan permodalan bank secara berkelanjutan. 

“Baik itu melalui tambahan setoran modal oleh PSP dan/atau mengundang masuknya investor strategis,” jelasnya.

Dian berharap hal tersebut dapat meningkatkan skala usaha dan daya saing masing-masing bank guna mendukung pengembangan bisnis bank ke depan secara sehat dan berkelanjutan.

Sebelumnya, kedua pemegang saham bank ini yaitu Grup MNC dan Grup Lippo mengembalikan 10% saham yang sempat ditukar gulingkan atau share swap.

TRENDING  Platform Fintech Mulai Tingkatkan Prioritas Kesetaraan Gender

Mengutip keterbukaan informasi BEI, Kamis (28/8/2025), PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) menambah kepemilikan saham di BABP sebanyak 4,4 miliar saham yang setara dengan 10% saham BABP yang beredar pada 26 Agustus 2025. Kini, total kepemilikan saham BCAP di MNC bank kembali menjadi 48,83%.

Baca Juga: AAUI Optimistis Kinerja Asuransi Umum Bisa Tumbuh 8% di Tahun 2025

PT Prima Cakrawala Sentosa yang merupakan bagian dari Grup Lippo sempat mengempit saham MNC Bank sebanyak 10% saham. Namun, kini nama Prima Cakrawala Sentosa sudah hilang dari daftar kepemilikan saham dari MNC Bank.

Sebaliknya terjadi pada kepemilikan saham di NOBU. Pada hari yang sama, Prima Cakrawala Sentosa menambah kepemilikan saham di NOBU sebanyak 747,8 juta. Nilai tersebut juga setara dengan 10% dari total saham NOBU.

Dalam hal ini, Prima Cakrawala Sentosa mengambil saham yang sebelumnya dipegang oleh PT MNC Land Tbk (KPIG). Di mana, itu juga merupakan bagian dari tukar guling saham yang dilakukan dua konglomerasi ini dalam rencananya melakukan merger terhadap dua bank tersebut.

Selanjutnya: Disiplin Finansial: Percepat Kekayaan dengan Strategi Munger

Menarik Dibaca: Bikin Mikir, 6 Tontonan Misteri Investigasi Netflix Ini Penuh Teka-Teki Semua

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Bantah Bersekongkol, AFPI Berharap Fintech Lending Berikan Bukti di Sidang KPPU

    Asosiasi Fintech Peer-to-Peer Lending Indonesia (AFPI) menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam praktik bersama-sama atau bersekongkol untuk menetapkan suku bunga pinjaman. Hal ini disampaikan sebagai tanggapan atas tuduhan yang dilontarkan oleh Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

    AFPI berharap bahwa dalam sidang yang akan datang, pihak-pihak yang terlibat dapat memberikan bukti konkret dan tidak hanya sekadar asumsi semata. Mereka siap untuk menghadirkan data dan fakta yang mendukung klaim bahwa industri fintech lending di Indonesia telah beroperasi secara transparan dan sesuai dengan regulasi yang ada.

    Dalam upaya membuktikan ketidakbersekongkolan tersebut, AFPI juga mengajak para pelaku usaha fintech lending lainnya untuk bersama-sama memberikan klarifikasi kepada KPPU. Mereka yakin bahwa dengan kerja sama antar pemain industri, isu-isu persaingan usaha dapat diselesaikan dengan baik tanpa harus melibatkan pihak ketiga.

    Dengan sikap tegas dan komitmen untuk menjaga integritas industri fintech lending, AFPI optimis bahwa kebenaran akan terungkap dalam sidang nanti. Mereka juga meminta dukungan dari seluruh anggota asosiasi serta pemerintah agar proses hukum ini dapat berjalan dengan lancar dan adil bagi semua pihak yang terlibat

  • Transaksi mobile banking perbankan makin ramai

    Transaksi mobile banking perbankan makin ramai di Indonesia. Semakin banyak orang yang memilih untuk melakukan transaksi keuangan mereka melalui aplikasi perbankan di ponsel mereka. Kemudahan akses dan kecepatan dalam melakukan transfer dana, pembayaran tagihan, dan cek saldo membuat pengguna semakin tertarik untuk menggunakan layanan ini. Dengan fitur-fitur yang terus dikembangkan oleh bank-bank, transaksi mobile banking menjadi pilihan utama bagi banyak orang dalam mengelola keuangan mereka secara efisien dan praktis

  • Tugas Berat Bank BUMN di Awal Pemerintahan Prabowo Subianto

    Bank BUMN menjadi sorotan utama di awal pemerintahan Prabowo Subianto. Tugas berat menanti untuk memperbaiki kondisi keuangan dan reputasi bank-bank milik negara ini. Dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, diharapkan Bank BUMN dapat kembali menjadi kebanggaan bangsa dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Semua mata tertuju pada langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh pemerintahan baru ini dalam menghadapi tantangan besar di sektor perbankan

  • BI dan Bank of Korea Sepakat Pakai Mata Uang Lokal Antarnegara, Efektif 30 September

    Bank Indonesia (BI) dan Bank of Korea telah sepakat untuk menggunakan mata uang lokal dalam transaksi antarnegara, yang akan mulai berlaku efektif pada tanggal 30 September. Keputusan ini diambil sebagai langkah untuk memperkuat kerja sama ekonomi antara kedua negara dan meningkatkan efisiensi dalam perdagangan bilateral. Diharapkan bahwa penggunaan mata uang lokal akan memudahkan proses transaksi dan mengurangi biaya konversi valuta asing. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi kedua negara

  • Ini Jadwal RUPST Bank Mandiri, BNI & BRI Terbaru

    Jadwal RUPST terbaru Bank Mandiri, BNI, dan BRI telah diumumkan! Jangan lewatkan kesempatan untuk ikut serta dalam rapat penting ini dan berikan suara Anda. Pastikan untuk memperhatikan tanggal dan waktu yang telah ditentukan agar Anda dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan bank-bank terkemuka ini. Mari bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik untuk perbankan Indonesia!

  • Mandiri Investment Forum bidik 15.000 investor

    Mandiri Investment Forum berhasil menarik perhatian lebih dari 15.000 investor yang hadir dalam acara tersebut. Para peserta terlibat aktif dalam diskusi dan presentasi yang disajikan, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap topik-topik investasi yang dibahas. Dengan berbagai informasi dan wawasan baru yang didapatkan, para investor diharapkan dapat membuat keputusan investasi yang lebih cerdas dan menguntungkan untuk masa depan mereka