Pensiun Mini, Kebebasan Finansial dan Makna Hidup

Pensiun Mini, Kebebasan Finansial dan Makna Hidup

Jumat, 12 Desember 2025 | 05:10 WIB

[ILUSTRASI. Para mahasiswa sedang mengikutii kegiatan literasi pasar modal di Bursa Efek Indonesia Jakarta, Jumat (22/11). Bursa Efek Indonesia mencatat adanya lonjakan pertumbuhan investor bagi generasi milenial. Saat ini investor saham generasi milenial bahkan tembus mencapai 60 persen dari total investor saham berada di BEI./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/22/11/2019.]

Lanny Hendra | International Wealth and Premier Banking Director HSBC Indonesia

Beritafintech.com – JAKARTA. Mendekati tutup tahun, kita sibuk membuat resolusi finansial. Sebagian besar dari kita mendambakan “kebebasan finansial” sebagai resolusi, yakni kondisi ideal di mana seseorang memiliki cukup uang sehingga tidak perlu bekerja (pensiun) untuk memenuhi seluruh keinginan. Tren pensiun mini merombak ulang konsep pensiun tradisional itu. Meskipun kondisi ekonomi Indonesia dan dunia masih penuh gejolak, tren pensiun mini terus berkembang karena pensiun tidak lagi dianggap sebagai titik akhir bekerja. 

Survei terbaru HSBC Quality of Life Report 2025 mengidentifikasi fenomena pensiun mini sebagai jeda bekerja yang terencana. Survei ini mengungkap bahwa 44%% investor kelas atas, khususnya Gen Z dan Milenial di Indonesia, berencana melakukan serangkaian pensiun mini. Survei HSBC juga menemukan bahwa tiga tujuan teratas pensiun mini yakni memulai bisnis (37%), meluangkan waktu bersama keluarga (35%), dan menguji kemandirian finansial (31%). Keinginan investor Indonesia tersebut mirip dengan survei HSBC global yang menempatkan keluarga dan memulai bisnis atau menata ulang karier sebagai tujuan utama pensiun mini. 

Baca Juga: Perusahaan Milik Hashim Djojohadikusumo Mengungkap Motif di Balik Pencaplokan COIN

Masuk untuk Melanjutkan Proses Berlangganan

Berita Terbaru

Transaksi Pembayaran Lewat QRIS Semakin Semarak

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 10:11 WIB

TRENDING  FinHope Beri Edukasi Finansial di UBM, Bangun Literasi Keuangan Sejak Dini

Transaksi Pembayaran Lewat QRIS Semakin Semarak

BI menargetkan volume transaksi QRIS tahun 2025 mencapai 15,37 miliar atau melonjak 146,4% secara tahunan dengan nilai Rp 1.486,8 triliun 

CIMB Niaga Syariah Jajaki Konsolidasi dengan BUS

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 10:07 WIB

CIMB Niaga Syariah Jajaki Konsolidasi dengan BUS

Bank CIMB Niaga berpotensi memiliki bank syariah beraset jumbo. Pasalnya, bank melakukan penjajakan untuk konsolidasi dengan bank syariah​

Berhentilah Menebang Masa Depan

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:10 WIB

Berhentilah Menebang Masa Depan

Bencana  banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatra jadi momentum reformasi kebijakan perizinan dan tata ruang Indonesia.​

Jangan Jadi Tradisi

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 07:00 WIB

Jangan Jadi Tradisi

Lonjakan harga-harga komoditas pangan menjelang Nataru ataupun saat puasa dan Lebaran harus disikapi serius pemerintah lewat kebijakan.

Multifinance Kejar Pembiayaan Mobil

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:50 WIB

Multifinance Kejar Pembiayaan Mobil

Pemangkasan target penjualan mobil baru oleh Gaikindo menjadi 780.000 unit menegaskan tekanan pada industri otomotif belum mereda.

Daya Beli Pulih, Kredit Masih Tertahan

| Sabtu, 13 Desember 2025 | 06:48 WIB

Daya Beli Pulih, Kredit Masih Tertahan

Pemulihan daya beli masyarakat mulai terlihat di Oktober 2025, namun belum merata. Kredit rumahtangga jadi penopang utama pertumbuhan kredit OJK.

INDEKS BERITA

Similar Posts

  • Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan di Aplikasi Reksadana

    Untuk menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Aplikasi Reksadana, pertama-tama Anda perlu memahami tujuan investasi Anda. Apakah Anda ingin berinvestasi jangka pendek untuk keperluan mendesak atau jangka panjang untuk persiapan masa depan? Selain itu, tentukan juga tingkat risiko yang siap Anda tanggung. Apakah Anda lebih nyaman dengan risiko rendah, sedang, atau tinggi?

    Setelah mengetahui tujuan investasi dan tingkat risiko yang sesuai, selanjutnya pilihlah jenis reksadana yang cocok. Jika Anda menginginkan keuntungan stabil dan risiko rendah, maka reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bisa menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda bersedia mengambil risiko lebih besar demi potensi keuntungan yang lebih tinggi, maka reksadana saham atau campuran mungkin lebih cocok untuk Anda.

    Ingatlah bahwa setiap jenis reksadana memiliki karakteristik dan potensi return yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset dan konsultasi dengan ahli finansial sebelum memutuskan jenis reksadana mana yang akan dibeli. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda

  • Simak Target Bank Mandiri Tahun 2025

    Pada tahun 2025, Bank Mandiri telah berhasil mencapai target yang telah ditetapkan sebelumnya. Dengan inovasi dan strategi yang tepat, Bank Mandiri mampu meningkatkan layanan kepada nasabah serta memperluas jaringan cabang di seluruh Indonesia. Kepercayaan masyarakat terhadap Bank Mandiri semakin meningkat, hal ini terbukti dari peningkatan jumlah nasabah dan transaksi perbankan yang terus mengalami pertumbuhan signifikan.

    Selain itu, Bank Mandiri juga berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi dalam industri perbankan, seperti “Bank Terbaik” dan “Inovasi Terbaik”. Hal ini menunjukkan komitmen Bank Mandiri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabahnya. Dengan visi dan misi yang jelas serta dukungan dari seluruh karyawan, Bank Mandiri siap untuk terus berkembang dan menjadi bank terdepan di Indonesia

  • Pinjaman di Fintech hampir Rp 300 T, Hindari Perusahaan Pinjol Ilegal, Cek Daftarnya

    Pinjaman di Fintech telah mencapai hampir Rp 300 triliun, namun penting untuk menghindari perusahaan pinjol ilegal. Pastikan untuk selalu memeriksa daftar perusahaan pinjol yang legal agar terhindar dari masalah di kemudian hari. Jangan sampai terjebak dalam praktik pinjam meminjam yang merugikan dan lebih baik pilihlah lembaga keuangan yang terpercaya

  • Rahasia Finansial Kelas Atas: Layanan Bank yang Hanya Dinikmati Nasabah Prioritas

    Bank kelas atas tidak hanya sekedar tempat untuk menyimpan uang, namun juga merupakan tempat yang memberikan layanan eksklusif bagi nasabah prioritas. Dengan berbagai fasilitas dan keuntungan yang hanya bisa dinikmati oleh segelintir orang, menjadikan bank ini sebagai pilihan utama bagi mereka yang mengutamakan kenyamanan dan kemudahan dalam mengelola keuangan mereka. Jadi, jangan ragu untuk menjadi nasabah prioritas dan rasakan sendiri kemewahan layanan dari bank kelas atas ini

  • Strategi Bank Mandiri menangkal krisis

    Strategi Bank Mandiri dalam menangkal krisis telah terbukti sangat efektif. Dengan langkah-langkah yang tepat dan keputusan yang cepat, Bank Mandiri mampu bertahan di tengah badai ekonomi yang melanda. Kepemimpinan yang kuat dan tim yang solid menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ini. Dengan fokus pada penguatan modal dan diversifikasi produk, Bank Mandiri berhasil mempertahankan posisinya sebagai salah satu bank terkemuka di Indonesia. Tidak hanya itu, inovasi teknologi juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing perusahaan ini. Dengan semangat pantang menyerah dan komitmen untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada nasabah, Bank Mandiri siap menghadapi segala bentuk krisis di masa depan

  • Krom Bank Siap Buka Peluang Konsolidasi, Sambut Arah Perampingan Bank dari OJK

    Krom Bank siap membuka peluang konsolidasi dan menyambut arah perampingan bank yang diinstruksikan oleh OJK. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk memperkuat posisi Krom Bank di pasar keuangan dan meningkatkan daya saingnya. Dengan adanya konsolidasi, diharapkan Krom Bank dapat lebih efisien dalam menjalankan operasionalnya serta memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Selain itu, dengan mengikuti arah perampingan yang ditetapkan oleh OJK, Krom Bank juga akan lebih siap menghadapi tantangan dan persaingan yang semakin ketat dalam industri perbankan