Laba Bersih Bank Capital (BACA) Naik 6,43% Jadi Rp 109,39 Miliar di 2024

Bank of Singapore Borong Saham Bank Capital (BACA) Rp 470 M, Bakal Jadi Pengendali?

ILUSTRASI. Bank Capital (Dok/BACA)

Beritafintech.com – JAKARTA. PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA) kedatangan satu investor baru dari Singapura. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Desember 2025, Bank of Singapore Limited mengabarkan jika pihaknya telah membeli saham BACA. 

Jumlah saham yang dibeli sebanyak 2,8 miliar saham sehingga memiliki hak suara sebanyak 14,03%. Harga beli per saham BACA di Rp 168 per saham. Sehingga nilai transaksi yang dilakukan oleh Bank of Singapore Limited pada 19 Desember 2025 sebesar Rp 470,4 miliar. 

Dalam keterbukaan informasi di BEI dijelaskan jika pembelian tersebut dalam status kepemilikan tidak langsung. Nama pemilik langsungnya adalah Gia Ventures Pte Ltd. Ke depan, jumlah efek bersifat ekuitas (EBE) yang belum dilaksanakan sebanyak 19,95 miliar saham. 

Baca Juga: Indodana Fintech Catat Peningkatan Permintaan Dana Tunai Jelang Akhir Tahun

Nah di tahap pertama jumlah saham yang dibeli senilai 2,8 miliar saham. Ini artinya masih ada kemungkinan ke depannya Bank of Singapore yang diperintahkan oleh Gia Ventures Pte Ltd melakukan sisa pembelian EBE tersebut. 

Dalam keterbukaan informasi terpisah dijelaskan jika pengendali Bank Capital Indonesia yakni Capital Global Investama telah menjual kepemilikan sahamnya sebanyak 2,8 miliar saham di harga Rp 168 per saham. “Tujuannya transaksi untuk penjualan saham,” terang manajemen dalam keterbukaan informasi. 

TRENDING  Ide Peluang Usaha yang Belum Banyak Pesaing 2023

Capital Global Investama dalam keterbukaan mengaku akan mempertahankan pengendalian. Direktur Bank Capital Indonesia Harri Setia Budhi pada 2 Desember 2025 memaparkan jika tidak akan ada aktivitas dari pemegang saham tertentu. “Perusahaan tidak memiliki rencana untuk kegiatan korporasi dalam waktu dekat termasuk rencana korporasi yang berakibat pada pencatatan saham di BEI dalam tiga bulan mendatang. 

Namun sekedar mengingatkan dalam keterbukaan yang dilakukan oleh Bank of Singapore maka bank ini akan menjadi pengendali baru karena masih memiliki opsi membeli lebih lanjut. 

Harga saham BACA dalam sebulan terakhir naik 27,21% menjadi Rp 187 per saham. Pada akhir perdagangan di 24 Desember 2025 kemarin, saham BACA naik 2,75%. 

Selanjutnya: Harga Logam Melejit pada 2025, Emas, Perak, dan Tembaga Masih Prospektif Tahun Depan

Menarik Dibaca: Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Lampaui Jumlah Penonton Film Agak Laen Pertama

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Check Also

Ada 142 Lender dari 4 Fintech Lending Gugat OJK di PTUN, Ini Isi Tuntutannya

Menilik Masalah Gagal Bayar di Industri Fintech P2P Lending yang Tak Kunjung Usai

Industri fintech P2P lending semakin marak di Indonesia belakangan ini. Namun, masalah gagal bayar menjadi momok yang tak kunjung usai bagi para pelaku usaha di sektor ini. Menilik dari berbagai kasus yang terjadi, banyak investor yang merasa kecewa dan merugi akibat nasabah yang tidak bisa membayar pinjaman mereka tepat waktu. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi regulator dan pihak terkait untuk menemukan solusi agar industri fintech P2P lending dapat berkembang dengan baik tanpa adanya risiko gagal bayar yang terus mengintai

%site% | NEWS