AIA Indonesia Menyasar Nasabah yang Mencari Aman

LKM dan koperasi bisa jadi agen bank

ILUSTRASI. Promo JSM Alfamart Spesial Merdeka 13-17 Agustus 2021

Reporter: Nurul Kolbi

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) tengah merampungkan aturan layanan bank tanpa kantor atau branchless banking. Regulasi yang bakal menghubungkan masyarakat pelosok desa ke sistem perbankan itu diperkirakan meluncur sebelum akhir tahun  2012 ini.

Menurut sumber KONTAN di BI, beleid ini akan dikaitkan aturan izin berjenjang atau multiple license yang akan terbit November mendatang. Nanti, hanya bank di kelompok tiga dan empat yang boleh menjalankan bisnis ini. Mereka dianggap bermodal kuat sehingga mampu menyerap potensi kerugian yang muncul dari layanan tersebut.

Selain financial inclusion, aturan ini juga meningkatkan efisiensi bank. Bank tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk membuka cabang di pelosok daerah. Mereka cukup memanfaatkan “agen” dalam menjangkau nasabah, baik pengumpulan, penyaluran kredit maupun transaksi.

Agent banking ini bisa siapa saja. Bank bisa memanfaatkan bank perkreditan rakyat (BPR), lembaga keuangan mikro (LKM), koperasi maupun minimarket serta warung kelontong.

Namun, untuk yang terakhir ini, akan diatur lebih lanjut. Sedangkan media transaksinya bisa berupa mesin electronic data capture (EDC) atau mobile phone. “Proses know your customer (KYC) lebih sederhana, tapi nilai transaksinya terbatas,” katanya.  

Sekretaris Perusahaan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Muhamad Ali, mengatakan program financial inclusion berbasis teknologi dan mobile phone tak hanya meningkatkan portofolio kredit UMKM, juga meningkatkan efisiensi.

Sebagai perbandingan, tahun 2007 Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) BRI di 69,8%, di bawah rata-rata perbankan yang mencapai 84,05%. Sementara pada 2011, BOPO sudah 66,69% dan pada triwulan II-2012 turun lagi ke 61,81%. “Salah satu sebabnya adalah layanan e-channel, termasuk mobile banking,” kata Ali.

TRENDING  Bank Aladin Syariah Telah Menghimpun Dana Nasabah Rp 1,3 Triliun

Rencana pengaturan branchless banking sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperluas financial inclusion. “Apalagi bila perluasan infrastruktur telekomunikasi pemerintah dan swasta berjalan lancar sampai ke desa-desa,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, dalam rilis kemarin.

Saat ini masyarakat yang terjangkau layanan bank masih sangat kecil, baru 20% dari total populasi. “Hanya sekitar 64 juta yang memiliki rekening bank. Ini peluang bagi bank,” kata Syarief. Penetrasi ini juga mendorong gerakan kewirausahaan. Maklum, semakin banyak warga yang terlayani lembaga keuangan, baik melalui internet maupun jaringan mobile banking.

Deputi Bidang Pengembangan Kemenkop, Choirul Djamhari, menambahkan penetrasi keuangan mikro melalui kantor, terutama perbankan terus bertambah yakni sekitar 15.000 unit hingga pertengahan 2012. Namun prestasi ini tidak cukup melayani keuangan mikro.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Penjelasan Bank Jatim soal Kasus Kredit Fiktif Senilai Rp 569 Miliar

    Bank Jatim memberikan penjelasan terkait kasus kredit fiktif senilai Rp 569 miliar yang baru-baru ini mencuat. Dalam penjelasannya, Bank Jatim menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi internal dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengungkap kebenaran dari kasus tersebut. Bank Jatim juga menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas dan transparansi dalam setiap transaksi perbankan yang dilakukan. Meskipun menghadapi cobaan ini, Bank Jatim tetap optimis dapat pulih dan memperbaiki reputasinya di mata nasabah dan masyarakat luas

  • Direktur Bisnis dan UKM KB Bank Mengundurkan Diri

    ILUSTRASI. Direktur UMKM KB Bank mengajukan pengunduran diri Beritafintech.com – JAKARTA. Aksi undur diri terjadi pada jajaran direksi PT Bank KB Bukopin Tbk atau KB Bank. Dalam bulan Juni 2024 saja, tercatat ada dua nama direktur yang telah mengajukan surat pengunduran diri. Nama terbaru yang mengajukan pengunduran diri adalah Yohanes Suhardi. Ia merupakan Direktur Bisnis…

  • Fitch Turunkan Outlook Bank BUMN, Begini Efeknya ke Saham dan Fundamental Bank

    Fitch Ratings menurunkan outlook Bank BUMN dari stabil menjadi negatif, hal ini langsung berdampak pada saham dan fundamental bank tersebut. Penurunan outlook ini membuat investor khawatir akan kinerja Bank BUMN di masa depan, sehingga sahamnya pun langsung merosot. Selain itu, fundamental bank juga terpengaruh karena potensi penurunan rating yang dapat mempengaruhi likuiditas dan kepercayaan pasar terhadap Bank BUMN. Dengan demikian, langkah strategis perlu segera diambil untuk mengatasi dampak negatif dari penurunan outlook ini

  • Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad, Begini Caranya

    Bagi banyak orang, kuliah di Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan impian yang sulit tercapai karena biaya pendidikan yang tinggi. Namun, kini dengan adanya program Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad, impian tersebut bisa menjadi kenyataan. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial untuk tetap bisa menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik di Indonesia.

    Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak perlu lagi khawatir akan biaya kuliah yang mahal. Mereka dapat fokus pada belajar dan mengembangkan potensi diri tanpa harus terbebani oleh masalah keuangan. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas dan membangun jaringan dengan sesama mahasiswa Unpad.

    Jadi, bagi para calon mahasiswa yang memiliki mimpi untuk kuliah di Unpad namun terkendala oleh masalah finansial, jangan ragu untuk mendaftar ke program Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad. Dengan tekad dan usaha keras, impian Anda bisa menjadi kenyataan!

  • Kelola THR Lebaran Ala Dosen IPB, Bijak Atur Finansial

    Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri, Dosen IPB memberikan tips-tips kelola THR Lebaran yang bijak untuk mengatur keuangan dengan baik. Dengan adanya panduan ini, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan dana THR dengan lebih efisien dan tidak boros. Selamat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan bijaksana dalam mengelola finansial!

  • Pentingnya Menjaga Kesehatan Finansial dengan Data Credit Score Mumpuni

    Menjaga kesehatan finansial sangatlah penting untuk kehidupan kita. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memantau dan meningkatkan data credit score kita. Data credit score yang mumpuni akan membantu kita dalam mendapatkan akses ke berbagai layanan keuangan, seperti pinjaman atau kartu kredit dengan bunga yang lebih rendah.

    Dengan memiliki data credit score yang baik, kita juga dapat menunjukkan kepada pihak lain bahwa kita merupakan individu yang bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Hal ini akan membuka peluang bagi kita untuk mendapatkan penawaran-penawaran finansial yang lebih menguntungkan.

    Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga dan meningkatkan kesehatan finansial kita dengan memiliki data credit score yang mumpuni. Dengan begitu, kita dapat meraih kesuksesan dalam mengelola keuangan dan mencapai tujuan-tujuan finansial yang telah ditetapkan