Vincent Abdur

Bank of Singapore Borong Saham Bank Capital (BACA) Rp 470 M, Bakal Jadi Pengendali?

Laba Bersih Bank Capital (BACA) Naik 6,43% Jadi Rp 109,39 Miliar di 2024

Bank of Singapore dikabarkan telah memborong saham Bank Capital (BACA) sebesar Rp 470 Miliar. Langkah ini menuai perhatian publik, dengan banyak yang bertanya-tanya apakah Bank of Singapore akan menjadi pengendali dari Bank Capital. Hal ini tentu saja menimbulkan spekulasi dan antusiasme tinggi di kalangan pelaku pasar saham. Menarik untuk melihat bagaimana perkembangan selanjutnya dari investasi besar ini

Baca Selanjutnya »

OJK Batasi Skema Tadpole P2P Lending: Perlindungan Konsumen Pinjol

Terus Meningkat, Laba Fintech P2P Lending Tembus Rp 1,34 Triliun per Juli 2025

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengeluarkan kebijakan untuk membatasi skema tadpole pada layanan peer-to-peer (P2P) lending guna melindungi konsumen dari praktik pinjaman online yang merugikan. Perlindungan konsumen terhadap pinjol menjadi prioritas utama dalam upaya mencegah penyalahgunaan dan penipuan yang sering terjadi di dunia digital. Dengan adanya regulasi ini, diharapkan para pelaku usaha P2P lending dapat lebih bertanggung jawab dalam memberikan layanan kepada masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap industri fintech dapat meningkat

Baca Selanjutnya »

Prospek Cerah Fintech Lending: OJK Soroti Pertumbuhan 2026

Jangan Sampai Tertipu! Ini Daftar 97 Pinjol Legal Berizin OJK per Februari 2025

Menurut data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pertumbuhan industri fintech lending diprediksi akan terus meningkat hingga tahun 2026. Hal ini menjadi sorotan penting bagi regulator dan pelaku pasar dalam mengantisipasi perkembangan yang semakin pesat di sektor ini. Dengan prospek cerah yang dihadirkan oleh fintech lending, OJK pun memberikan perhatian khusus untuk memastikan bahwa pertumbuhan tersebut dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan. Regulasi yang ketat serta pengawasan yang intensif menjadi langkah-langkah yang ditempuh untuk menjaga stabilitas pasar dan melindungi konsumen dari potensi risiko. Para pelaku industri pun diharapkan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan mereka guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang cepat, mudah, dan aman. Dengan kerjasama antara regulator, pelaku pasar, dan konsumen, industri fintech lending di Indonesia diyakini akan terus berkembang positif menuju tahun 2026 mendatang

Baca Selanjutnya »

Babak Baru Industri Fintech Lending, Dapat Dukungan Asuransi Kredit

Kredit Macet Fintech Lending Dominasi Anak Muda, Begini Penjelasan Beberapa Pemain

Industri fintech lending semakin berkembang pesat di Indonesia. Salah satu inovasi terbaru yang diperkenalkan adalah adanya dukungan asuransi kredit. Hal ini menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha yang membutuhkan pinjaman modal untuk mengembangkan bisnis mereka. Dengan adanya asuransi kredit, risiko default atau gagal bayar dapat diminimalkan, sehingga memberikan kepercayaan lebih kepada pemberi pinjaman. Selain itu, para peminjam juga merasa lebih aman karena memiliki perlindungan jika terjadi hal-hal yang tidak terduga. Dukungan asuransi kredit ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri fintech lending di Indonesia dan memberikan manfaat yang besar bagi para pelaku usaha. Dengan adanya perlindungan dari risiko default, diharapkan semakin banyak orang yang berani mengembangkan bisnisnya tanpa takut akan masalah keuangan

Baca Selanjutnya »

Lampaui Capaian 2024, Laba Fintech Lending Tembus Rp 2,09 Triliun per Oktober 2025

Rencana OJK Batasi Lender Individu Non Profesional di Fintech Tuai Pro dan Kontra

Menurut laporan terbaru, laba fintech lending telah berhasil mencapai Rp 2,09 triliun per Oktober 2025. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dari tahun sebelumnya. Keberhasilan ini tentu menjadi pencapaian yang membanggakan bagi perusahaan dan juga menjadi bukti bahwa industri fintech lending semakin berkembang pesat di Indonesia. Dengan capaian yang luar biasa ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi negara serta memberikan manfaat bagi masyarakat luas

Baca Selanjutnya »

KB Bank Akan Akuisisi Kredit Pensiunan Bank Capital Rp 1 Triliun

KB Bank Akan Akuisisi Kredit Pensiunan Bank Capital Rp 1 Triliun

KB Bank telah mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi kredit pensiunan Bank Capital senilai Rp 1 triliun. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perluasan bisnis KB Bank di Indonesia. Dengan akuisisi ini, KB Bank berharap dapat memperluas pangsa pasar dan meningkatkan layanan keuangan bagi para pensiunan di tanah air. Aksi korporasi ini juga menunjukkan komitmen KB Bank dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui sektor keuangan

Baca Selanjutnya »

OJK Bakal Hapus KBMI 1, Amar Bank Fokus Perkuat Fundamental Bisnis

NPL Bank Amar Membengkak Jadi 10,86% per Juni 2025, Ini Strategi Penanganannya

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berencana untuk menghapus Kriteria Buku Modal Inti (KBMI) 1 dalam upaya untuk memperkuat sektor perbankan di Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi untuk meningkatkan fundamental bisnis perbankan, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas aset dan pengelolaan risiko yang lebih baik. Salah satu bank yang telah menunjukkan komitmen kuat terhadap perbaikan fundamental bisnis adalah Amar Bank, yang terus berupaya untuk memperkuat posisinya di pasar melalui inovasi produk dan layanan serta peningkatan efisiensi operasional. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan sektor perbankan Indonesia dapat semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian negara

Baca Selanjutnya »

Belum Pernah Untung Sejak Diakuisisi, KB Bank Optimistis Kinerja Membaik

KB Bank akan Menggelar RUPS Pada 28 Mei 2025, Ini Agendanya

KB Bank optimistis bahwa kinerja perusahaannya akan membaik meskipun belum pernah mengalami keuntungan sejak diakuisisi. Hal ini disampaikan dalam sebuah pernyataan resmi yang menunjukkan keyakinan tinggi dari pihak bank terhadap potensi pertumbuhan di masa depan. Meskipun tantangan masih ada, KB Bank tetap optimis dan siap untuk terus berinovasi demi mencapai kesuksesan yang lebih baik

Baca Selanjutnya »

Tujuh Fintech P2P Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Minimum Rp 12,5 Miliar

Kredit Macet Fintech Lending Dominasi Anak Muda, Begini Penjelasan Beberapa Pemain

Tujuh fintech peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia belum memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp 12,5 miliar yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menjadi perhatian serius karena ekuitas yang cukup penting untuk menjamin keberlangsungan bisnis dan perlindungan bagi para pemodal. Diharapkan para pelaku industri fintech P2P lending segera memenuhi ketentuan tersebut demi menjaga kepercayaan masyarakat dan kelancaran operasional mereka

Baca Selanjutnya »

Pensiun Mini, Kebebasan Finansial dan Makna Hidup

Pensiun Mini, Kebebasan Finansial dan Makna Hidup

Bagi saya, memiliki kebebasan finansial adalah kunci untuk mencapai makna hidup yang sejati. Dengan memiliki pensiun mini, saya merasa lebih tenang dan bisa fokus pada hal-hal yang benar-benar penting dalam hidup. Kebebasan finansial memberikan saya kesempatan untuk mengejar impian dan passion tanpa harus terbebani oleh masalah uang. Itulah mengapa saya percaya bahwa dengan mencapai kebebasan finansial, kita dapat menemukan makna hidup yang sesungguhnya

Baca Selanjutnya »
%site% | NEWS