TMRW By UOB Masuk Jajaran 100 Top Bank Digital Global

TMRW By UOB Masuk Jajaran 100 Top Bank Digital Global

ILUSTRASI. Direktur Utama UOB Indonesia Kevin Lam (kanan) berbincang dengan Digital Bank Head UOB Indonesia Fajar S. Maharjaya (kiri) usai peluncuran TNRW bank digital UOB di Jakarta, Senin (3/8). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/03/08/2020.

Beritafintech.com – JAKARTA. Empat bank digital Indonesia masuk daftar Global Top 100 Digital Bank Ranking 2022 yang dirilis The Asian Banker. Salah satunya adalah TMRW dari Bank UOB Indonesia dengan menduduki peringkat 80.

Bank ini masuk ke dalam jajaran elit bank digital global bersama dengan Bank BCA Digital yang beroperasi lewat platform Blu, Jenius dari Bank BTPN dan LineBank dari Bank KEB Hana.

TMRW by UOB merupakan bank digital yang diluncurkan oleh PT Bank UOB Indonesia di tahun 2020 dan memiliki visi untuk menjadi The Most Engaged Bank. Bank ini fokus pada perjalanan serta pengalaman nasabah atau digital customer experience.

Lalu bagaimana perkembangan TMRW by UOB?

Baca Juga: Biaya BI-Fast Kemungkinan Akan Turun, Begini Tanggapan BTN

Fajar Septandri Maharjaya, Digital Banking Head UOB Indonesia menjelaskan, kehadiran TMRW by UOB mendapatkan respon yang sangat baik. Hal ini ditandai dengan perkembangan dan pertumbuhan jumlah nasabah yang menggembirakan.

“Hingga Juni 2022, jumlah nasabah tumbuh 270% secara year on year (YoY),” ungkapnya pada Beritafintech.com, Senin (18/7).

Namun, Fajar tidak merinci total jumlah nasabah bank tersebut saat ini dan berapa pengguna aktif TMRW by UOB. Pertumbuhan jumlah nasabah itu telah mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang sangat baik. Ia bilang, DPK yang dihimpun lewat TMRW telah meningkat 250% per Juni 2022 dari periode yang sama tahun lalu.

TRENDING  Pendanaan Lender Asing di Fintech Lending Meningkat, Pengamat Beberkan Penyebabnya

Dia menambahkan bahwa TMRW by UOB akan terus menghadirkan solusi yang progresif dan inovatif, yang relevan dengan gaya hidup serta kebutuhan nasabah.

Adapun layanan yang ditawarkan bank ini mulai dari proses digital onboarding yang cepat sekitar 7 menit serta memberikan pilihan produk beragam yang mencakup tabungan, kartu kredit, deposito berjangka serta pinjaman.

TMRW telah menghadirkan berbagai macam fitur yang dapat melayani kebutuhan nasabah sehari-hari seperti transfer dana real time online, pembayaran tagihan, pembelian dan top-up e-wallets dengan lebih dari 125 billers yang tersedia saat ini, serta pembayaran dengan menggunakan QRIS.

Baca Juga: Transaksi BI Fast Capai 127,8 Juta Hingga Juni 2022

“Untuk layanan transfer dana, TMRW juga dilengkapi fitur BI FAST, dimana nasabah dapat mengirimkan atau menerima dana dengan menggunakan nomor ponsel atau alamat email secara real time online,” katanya.

TMRW juga menghadirkan layanan Smart Insights dengan menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang membantu nasabah dalam melakukan perencanaan keuangan dan mengelola keuangannya. Selain itu, kata Fajar, TMRW merupakan satu-satunya bank yang memadukan gamification dengan menabung melalui fitur City of TMRW.

Selanjutnya, TMRW juga memiliki layanan TMRW Pay, sebuah layanan pinjaman e-commerce yang disetujui secara instan dan memungkinkan nasabah mengelola keuangan dengan lebih nyaman. TMRW Pay memberikan nasabah pilihan berupa layanan pembayaran ditunda (deferred payment) hingga 90 hari dengan bunga nol persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Bank digital TMRW oleh UOB telah masuk dalam jajaran 100 top bank digital global menurut laporan yang diterbitkan oleh The Banker Magazine. Bank ini memberikan pengalaman perbankan yang inovatif dan mudah bagi para nasabahnya. TMRW menggunakan teknologi canggih untuk mempermudah proses perbankan, mulai dari pembukaan rekening hingga pengelolaan keuangan sehari-hari. Keberhasilan TMRW masuk dalam daftar ini menunjukkan komitmen UOB dalam menjadikan layanan perbankan lebih modern dan efisien. Hal ini juga memperkuat posisi UOB sebagai salah satu bank terkemuka di dunia dalam menghadirkan inovasi teknologi dalam industri perbankan.

Similar Posts

  • 9 Fintech Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar

    Menurut laporan terbaru, 9 perusahaan fintech lending di Indonesia belum memenuhi ketentuan ekuitas minimal sebesar Rp 12,5 miliar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan regulator terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan tersebut. Meskipun demikian, industri fintech lending tetap menjadi salah satu sektor yang paling diminati oleh para investor dan pelaku bisnis di Tanah Air. Diharapkan dengan adanya regulasi yang lebih ketat, para pelaku usaha dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan operasional mereka demi menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan fintech lending

  • Simak Strategi Bank DBS Pacu Pembiayaan Hijau dan Berkelanjutan

    Bank DBS terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembiayaan hijau dan berkelanjutan di Indonesia. Strategi yang dijalankan oleh bank ini telah berhasil meningkatkan jumlah pembiayaan yang diberikan kepada proyek-proyek yang ramah lingkungan. Dengan adanya dukungan dari Bank DBS, para pelaku usaha di sektor hijau semakin termotivasi untuk mengembangkan bisnis mereka dengan memperhatikan aspek lingkungan. Hal ini tentu memberikan dampak positif bagi keberlanjutan lingkungan dan juga pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan

  • Berkat Finansial Model, Perusahaan Bisa Berkembang Lebih Cepat!

    Dengan menerapkan Berkat Finansial Model, perusahaan dapat mengalami pertumbuhan yang lebih cepat dan berkelanjutan. Model ini membantu perusahaan untuk mengelola keuangan dengan lebih efisien dan efektif, sehingga memungkinkan mereka untuk fokus pada pengembangan bisnis dan inovasi. Dengan adanya Berkat Finansial Model, perusahaan dapat merencanakan langkah-langkah strategis yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan mereka dengan lebih mudah. Selain itu, model ini juga membantu perusahaan dalam mengidentifikasi potensi risiko dan peluang baru yang dapat mempercepat pertumbuhan bisnis mereka. Dengan demikian, Berkat Finansial Model menjadi kunci utama bagi kesuksesan dan kemajuan perusahaan di era digital ini

  • Cloud Siap Memacu Transformasi Industri Fintech Indonesia

    Jakarta: Huawei Cloud Indonesia memfasilitasi para pelaku utama industri fintech untuk menyelami lebih dalam berbagai cara inovatif guna memahami bagaimana teknologi dapat memberdayakan bisnis fintech agar tetap unggul dalam industri yang terus berkembang.   Melalui penyelenggaraan Diskusi Panel Industri bertema Empowering Fintech with Cloud, Huawei menegaskan komitmennya untuk memajukan industri fintech Indonesia seiring dengan cita-cita negara…

  • Bank Digital Tahan Suku Bunga Deposito Meski BI Rate Naik

    Bank Digital Tahan Suku Bunga Deposito Meski BI Rate Naik

    Meskipun Bank Indonesia (BI) telah menaikkan suku bunga acuan, namun bank digital tetap mampu bertahan dengan menawarkan suku bunga deposito yang kompetitif. Hal ini membuat nasabah semakin tertarik untuk menyimpan dan mengalokasikan dana mereka di bank digital, karena keuntungan yang bisa didapatkan lebih besar dibandingkan dengan bank konvensional.

    Dengan adanya peningkatan BI rate, banyak nasabah yang khawatir akan terjadi kenaikan suku bunga deposito di berbagai bank. Namun, bank digital justru memberikan kepastian bahwa suku bunga deposito mereka tetap stabil dan tidak ikut naik mengikuti kebijakan BI. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para nasabah yang ingin mendapatkan hasil investasi yang optimal tanpa harus khawatir terkena dampak kenaikan suku bunga secara tiba-tiba.

    Selain itu, kemudahan akses melalui platform digital juga menjadi daya tarik tersendiri bagi nasabah untuk memilih menyimpan dana mereka di bank digital. Dengan proses transaksi yang cepat dan mudah serta layanan customer service yang responsif, membuat pengalaman bertransaksi semakin nyaman dan efisien.

    Dengan begitu, Bank Digital berhasil mempertahankan minat nasabahnya meskipun kondisi pasar sedang tidak stabil akibat kenaikan BI rate. Keberhasilan tersebut tentu menjadi bukti bahwa inovasi dalam dunia perbankan semakin dibutuhkan untuk dapat bersaing secara sehat dan memberikan nilai tambah bagi para nasabahnya

  • Jelang Pergantian Tahun, Begini Strategi Finansial Sehat Menuju 2026

    Menjelang pergantian tahun, penting bagi kita untuk merencanakan strategi finansial yang sehat agar dapat mencapai tujuan keuangan kita menuju tahun 2026. Salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah dengan membuat perencanaan anggaran yang terinci dan disiplin. Selain itu, mulailah untuk berinvestasi secara cerdas dan mempertimbangkan diversifikasi portofolio investasi. Jangan lupa pula untuk mengatur tabungan darurat sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat di masa depan. Dengan melakukan langkah-langkah ini, kita dapat memastikan bahwa keuangan kita akan tetap sehat dan stabil dalam jangka waktu yang panjang