Pengamat: Bullion Bank di Indonesia akan Melengkapi Ekosistem Hilirasi Emas

Pengamat: Bullion Bank di Indonesia akan Melengkapi Ekosistem Hilirasi Emas

ILUSTRASI. Pemerintah mempersiapkan pembangunan bank emas atau bullion bank yang bisa jadi opsi bagi masyarakat untuk menyimpan emas sebagai aset. REUTERS/Michael Dalder

Beritafintech.com – JAKARTA. Pemerintah terus mempersiapkan pembangunan bank emas atau bullion bank di Indonesia. Hal ini dilakukan agar bisa menjadi opsi bagi masyarakat untuk menyimpan emas sebagai aset, karena keuntungannya cukup menjanjikan. 

Analis komoditas keuangan sekaligus Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi menilai bahwa dengan adanya bank emas di Indonesia akan melengkapi ekosistem hilirisasi emas yang sudah dirancang pemerintah. 

Hingga saat ini, baru PT Pegadaian (Persero) yang resmi menjadi bank emas di Indonesia. Hal tersebut setelah diterbitkannya surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. S-325/PL.02/2024 menyetujui Pegadaian untuk melaksanakan kegiatan usaha bullion. 

Baca Juga: Pegadaian Dapat Restu OJK Jalankan Kegiatan Usaha Bulion, Jadi Hadiah Tahun Baru

“Saya menyambut baik adanya bullion bak, karena bullion bank itu untuk mengetahui berapa banyak masyarakat melakukan jual beli, melakukan gadai emas di bullion bank. Dan dari sini, juga akan tercatat di neraca keuangan, bukan lagi berbentuk tonase seperti yang selama ini,” kata Ibrahim kepada Kontan, Sabtu (4/1). 

Lebih jauh lagi, Ibrahim mengatakan bahwa di setiap negara yang memiliki cadangan emas besar selalu memiliki bullion bank. Dengan begitu, ia menilai, Indonesia termasuk terlambat mendirikan bank emas ini. 

Ibrahim juga menilai, bullion bank bisa menjadi alternatif pemerintah mendapatkan pemasukan negara melalui pajak. Ia menerangkan bahwa pendapatan tersebut akan didapat dari pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) dan pajak penghasilam (PPh). 

TRENDING  Perusahaan Fintech Fokus Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda

Terlebih, Ibirahim memprediksi bahwa minat pasar selalu meningkat terhadap komoditas emas. Untuk itu, dia memproyeksi, dengan hadirnya Pegadaian sebagai bank emas pertama di Indonesia, maka akan semakin banyak masyarkat yang melakukan transaksi emas di tahun 2025.

Baca Juga: 10 Negara Pemilik Cadangan Emas Terbesar di Dunia

“Pemerintah ini pintar. Mereka membentuk bank bullion karena tahu masyarakat suka emas. Agar masyarakat bisa tabung sekaligus menyimpan emasnya tiap bulan, dan dapat bunga, tapi bunganya dikenakan PPN,” jelasnya.

Sebelumnya, aturan mengenai bank emas atau bullion bank tertuang dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 17 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion yang merupakan aturan turunan dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Untuk diketahui, Bullion bank atau bank emas secara spesifik adalah bank yang melakukan transaksi pembelian dan penjualan logam mulia, termasuk ekspor impor hingga proses penyimpanannya.

Layanan yang diberikan termasuk peminjaman, investasi, jual beli emas batangan fisik, penyimpanan emas batangan, penjualan sertifikat emas dan penyediaan layanan rekening logam mulia.

Selanjutnya: Ini 4 Kelompok Masyarakat yang Bisa Mendapatkan Diskon Tarif Listrik 50% 2025

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Roadmap Fintech di 2026 untuk Memperluas Pendanaan UMKM

    Menurut Roadmap Fintech di 2026, langkah-langkah yang perlu diambil untuk memperluas pendanaan UMKM adalah dengan meningkatkan aksesibilitas terhadap layanan keuangan digital, seperti peer-to-peer lending dan crowdfunding. Selain itu, kolaborasi antara lembaga keuangan tradisional dan startup fintech juga menjadi kunci utama dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Dengan adanya inovasi-inovasi baru dalam dunia fintech, diharapkan UMKM dapat lebih mudah mengakses sumber pendanaan yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis mereka

  • Proteksi Brand Digital: Mengapa Borong Domain Murah Itu Investasi Penting?

    Investasi dalam proteksi merek digital sangat penting untuk memastikan keberlangsungan bisnis Anda di era digital ini. Salah satu cara yang efektif adalah dengan memborong domain murah sebagai langkah awal dalam melindungi identitas dan reputasi merek Anda secara online. Dengan memiliki banyak domain yang terkait dengan merek Anda, Anda dapat mencegah pihak lain mengambil alih nama domain tersebut dan merugikan bisnis Anda. Jadi, jangan ragu untuk berinvestasi dalam proteksi merek digital dengan memborong domain murah sekarang juga!

  • Pembiayaan Fintech Lending Berpotensi Naik di Tahun 2026, Ini Alasannya

    Menurut para ahli ekonomi, pembiayaan fintech lending memiliki potensi untuk terus naik hingga tahun 2026. Hal ini disebabkan oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat dan tingginya minat masyarakat terhadap layanan keuangan berbasis digital. Selain itu, proses pengajuan yang cepat dan mudah juga menjadi faktor utama dalam meningkatnya popularitas fintech lending. Dengan adanya regulasi yang semakin memperhatikan perlindungan konsumen, diprediksi bahwa industri ini akan terus berkembang dan memberikan manfaat bagi semua pihak

  • Manajemen Risiko Finansial Bank Bulion di Indonesia

    Manajemen risiko finansial merupakan hal yang sangat penting bagi Bank Bulion di Indonesia. Dalam menghadapi berbagai tantangan dan perubahan di pasar keuangan, bank ini harus mampu mengelola risiko dengan baik agar tetap dapat bertahan dan berkembang. Risiko-risiko seperti risiko kredit, risiko pasar, dan risiko likuiditas harus dikelola secara hati-hati dan proaktif.

    Bank Bulion juga harus memperhatikan regulasi yang ada terkait manajemen risiko finansial agar tidak melanggar aturan yang berlaku. Selain itu, bank ini juga perlu memiliki tim yang kompeten dalam bidang manajemen risiko finansial untuk dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko dengan tepat.

    Dengan melakukan manajemen risiko finansial yang baik, Bank Bulion di Indonesia akan dapat meningkatkan kepercayaan nasabah serta menjaga reputasi mereka sebagai lembaga keuangan yang aman dan terpercaya. Selain itu, bank ini juga akan lebih siap dalam menghadapi berbagai ketidakpastian di pasar keuangan sehingga dapat tetap bersaing secara sehat di industri perbankan

  • Ini Jadwal RUPST Bank Mandiri, BNI & BRI Terbaru

    Jadwal RUPST terbaru Bank Mandiri, BNI, dan BRI telah diumumkan! Jangan lewatkan kesempatan untuk ikut serta dalam rapat penting ini dan berikan suara Anda. Pastikan untuk memperhatikan tanggal dan waktu yang telah ditentukan agar Anda dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi perkembangan bank-bank terkemuka ini. Mari bersama-sama menciptakan masa depan yang lebih baik untuk perbankan Indonesia!

  • Mengintip Modal Bank-Bank Digital, Siapa Paling Kuat?

    Dalam dunia perbankan digital yang semakin berkembang pesat, pertanyaan yang sering muncul adalah siapa bank digital yang paling kuat? Apakah mereka mampu bersaing dengan bank konvensional yang sudah mapan? Mengintip modal dan strategi dari bank-bank digital ini menjadi hal menarik untuk diungkap. Dari sana kita bisa melihat siapa yang memiliki keunggulan kompetitif dan potensi untuk mendominasi pasar. Menarik untuk melihat bagaimana persaingan antara para pemain baru ini akan berlangsung di masa depan