Berantas Pinjol Ilegal, AdaKami Sebut Terus Aktif Melakukan Monitoring dan Pelaporan

Berantas Pinjol Ilegal, AdaKami Sebut Terus Aktif Melakukan Monitoring dan Pelaporan

ILUSTRASI. Pengguna aplikasi AdaKami.

Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) tengah gencar memberantas platform pinjaman online (pinjol) ilegal.

Sejak 2017 hingga 30 September 2024, Satgas PASTI telah menghentikan 11.389 entitas keuangan ilegal yang terdiri dari 1.528 entitas investasi ilegal, 9.610 entitas pinjaman online ilegal/pinpri, dan 251 entitas gadai ilegal.

Baca Juga: Hindari yang Ilegal, Ini 97 Pinjol Legal Resmi Terdaftar OJK November 2024

Mengenai hal itu, Fintech peer to peer (P2P) lending PT Pembiayaan Digital Indonesia (AdaKami) menyatakan, siap membantu pemerintah, khususnya regulator, dalam upaya memberantas pinjol ilegal.

Brand Manager AdaKami Jonathan Kriss menerangkan salah satu upaya yang dilakukan pihaknya, yakni terus aktif melakukan monitoring dan pelaporan website-website maupun sosial media palsu yang mencatut nama AdaKami. 

“Selain berkolaborasi lewat monitoring dan pelaporan, dukungan edukasi kepada masyarakat juga menjadi kunci untuk membantu masyarakat dapat mengenali dan memahami platform yang terdaftar dan diawasi oleh OJK,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (16/11).

Lebih lanjut, Jonathan juga menyampaikan ada sejumlah ciri platform pinjol ilegal yang harus diwaspadai masyarakat. Salah satu cirinya, yakni tidak terdaftar di OJK.

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Cek Legalitas Pinjol, Jangan Sampai Tertipu!

Dia bilang, layanan fintech lending yang legal telah terdaftar resmi, berizin, dan diawasi oleh OJK, serta menjadi bagian dari Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). 

TRENDING  OJK Ungkap Tujuan Adanya Ketentuan Rapat Umum Pemberi Dana di SEOJK Fintech Lending

“Untuk memastikan legalitas platform layanan keuangan, masyarakat dapat memeriksa daftar platform legal dalam situs resmi OJK yang memuat nama aplikasi, nama PT, dan website resmi masing-masing platform,” ungkapnya.

Ciri lainnya, yakni biaya tersembunyi dan tidak sesuai ketentuan OJK. Jonathan menerangkan pinjol ilegal sering membebankan biaya pinjaman yang tidak sesuai dengan ketentuan OJK, bahkan dengan biaya tambahan tersembunyi yang membebani pengguna.

Dia menyebut, platform fintech lending legal memberikan informasi terkait pinjaman secara transparan, dengan bunga harian maksimal 0,3% per hari (konsumtif) sesuai regulasi OJK.

Selain itu, Jonathan bilang platform pinjol ilegal dapat berlebihan dalam mengakses seluruh data pribadi. Pada banyak kasus, dia bilang data itu dapat disalahgunakan saat proses penagihan. 

Baca Juga: Ini Ciri-Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Cek Legalitas Pinjol, Jangan Sampai Tertipu!

“Platform yang terdaftar atau berizin OJK hanya diizinkan mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi pengguna,” tuturnya.

Ciri lainnya, yaitu syarat dan ketentuan pengembalian tidak sesuai regulasi. Jonathan menyampaikan fintech lending legal memiliki kewajiban untuk melakukan penagihan sesuai ketentuan OJK. Adapun para platform ilegal tidak membatasi total pengembalian, termasuk denda. 

“Sebaliknya, platform fintech lending legal menetapkan biaya keterlambatan harian sebesar 0,3%, atau total 0,6% termasuk bunga, dengan batas maksimal pengembalian, termasuk denda, tidak lebih dari  100% dari pinjaman pokok,” kata Jonathan. 

Selanjutnya: Menilik Nasib Emiten Komoditas Seusai Pilpres AS

Menarik Dibaca: Universitas Ciputra Ajak Mahasiswa Ikut Pameran SIAL Interfood 2024

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TRENDING  Cara Mengajukan Pinjaman KUR Bank Aceh Syariah Tahun 2025, Cek Persyaratannya

Similar Posts

  • Ingat! Anak Muda Indonesia Juga Harus Mapan Finansial

    Jakarta: Sun Life Indonesia dan Universitas Gunadarma menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) yang turut meneguhkan komitmen bersama untuk memberdayakan generasi muda Indonesia menuju kemapanan finansial dan hidup yang lebih sehat.  Penandatanganan yang dilangsungkan di Universitas Gunadarma ini menunjukkan komitmen Sun Life Indonesia dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dalam memulai karier mereka. Di tengah tantangan dan kebutuhan

  • Bidik Nasabah Ritel, Cermati Invest Gandeng BNI Asset Management

    Beritafintech.com – JAKARTA. Penyedia layanan investasi PT Artha Investa Teknologi (Cermati Invest) menjalin kerja sama dengan Manajer Investasi BNI Asset Management. Kerja sama ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan inklusi keuangan dengan memberikan pengalaman berinvestasi kepada masyarakat Indonesia. Direktur Cermati Invest Darwin Soesanto mengatakan, kerja sama ini dilakukan untuk mendistribusikan produk investasi reksadana yang mudah dijangkau dengan…

  • Penyesuaian Suku Bunga Fintech P2P Lending Dinilai Berpotensi Turunkan Penyaluran

    Penyesuaian suku bunga dalam industri fintech P2P lending dinilai memiliki potensi besar untuk menurunkan tingkat penyaluran dana. Hal ini dikarenakan dengan adanya penyesuaian suku bunga, para peminjam akan lebih tertarik untuk mengajukan pinjaman karena mereka dapat mendapatkan kondisi yang lebih menguntungkan. Selain itu, para investor juga akan merasa lebih aman dan percaya diri untuk menyalurkan dana mereka melalui platform fintech P2P lending. Dengan demikian, diharapkan bahwa penyaluran dana melalui industri ini dapat meningkat secara signifikan dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan

  • Memperkuat Literasi Keuangan demi Mengamankan Finansial

    Memahami pentingnya literasi keuangan adalah langkah awal yang sangat penting dalam mengamankan finansial kita. Dengan memiliki pengetahuan yang cukup tentang bagaimana mengelola uang dan investasi, kita dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam hal keuangan. Hal ini akan membantu kita untuk menghindari masalah keuangan di masa depan dan menciptakan stabilitas finansial yang lebih baik. Oleh karena itu, memperkuat literasi keuangan harus menjadi prioritas bagi setiap individu agar dapat meraih kesuksesan finansial yang lebih baik

  • OJK Perketat Regulasi Fintech P2P Lending, AFPI Pastikan Kepatuhan Industri

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan bahwa mereka akan memperketat regulasi terkait dengan layanan fintech peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia. Langkah ini diambil untuk melindungi konsumen dan memastikan keberlangsungan industri fintech P2P lending di tanah air.

    Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyambut baik langkah OJK dalam meningkatkan pengawasan terhadap industri ini. Mereka menegaskan bahwa para anggotanya siap untuk patuh dan bekerja sama dengan regulator guna menjaga integritas pasar serta memberikan perlindungan kepada para pemangku kepentingan.

    Dengan semakin ketatnya regulasi yang diterapkan, AFPI yakin bahwa industri fintech P2P lending akan semakin berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Mereka juga berkomitmen untuk terus meningkatkan standar operasional agar dapat memenuhi semua ketentuan yang telah ditetapkan oleh OJK

  • Dampak Inflasi Kesehatan bagi Kondisi Finansial Keluarga

    Inflasi dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi finansial keluarga. Kenaikan harga-harga barang dan jasa akan membuat biaya hidup semakin tinggi, sehingga menyebabkan pengeluaran keluarga meningkat. Hal ini dapat mengakibatkan menurunnya daya beli keluarga, terutama bagi mereka yang berpenghasilan tetap.

    Selain itu, inflasi juga dapat berdampak pada kesehatan keluarga. Kenaikan harga obat-obatan dan biaya perawatan kesehatan akan membuat akses terhadap layanan kesehatan menjadi semakin sulit bagi keluarga dengan pendapatan rendah. Akibatnya, banyak keluarga yang terpaksa menunda atau bahkan mengabaikan perawatan kesehatan karena tidak mampu membayar biayanya.

    Dengan demikian, penting bagi setiap keluarga untuk memahami dampak inflasi terhadap kondisi finansial dan kesehatan mereka. Merencanakan anggaran secara bijaksana dan mempertimbangkan perlindungan keuangan seperti asuransi kesehatan dapat membantu melindungi kondisi finansial keluarga dari dampak negatif inflasi