Beri Ketenangan Finansial, Mitra Pengemudi Bisa Terima Pinjaman Sesuai Pendapatan Harian

Beri Ketenangan Finansial, Mitra Pengemudi Bisa Terima Pinjaman Sesuai Pendapatan Harian

Jakarta: Di balik hiruk pikuk jalanan dan tuntutan hidup, para mitra pengemudi sering menghadapi tantangan finansial, mulai dari kebutuhan mendesak keluarga hingga biaya operasional kendaraan.

Dalam semangat Hari Pahlawan, PT Indonusa Bara Sejahtera melalui Ovo Finansial mendukung perjuangan para mitra pengemudi sebagai pahlawan masa kini melalui layanan GrabModal Narik sebagai bagian dari program pendanaan GrabModal yang diberikan kepada mitra Grab. Ovo Finansial ialah salah satu penyelenggara layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

“Kami memahami dinamika serta tantangan yang dihadapi mitra pengemudi Grab setiap harinya. Layanan tersebut kami rancang bukan sekadar akses pinjaman, tetapi jadi solusi finansial yang responsif dan terpercaya,” ujar Direktur Utama Ovo Finansial Riady Nata. 

Riady menjelaskan GrabModal Narik memungkinkan mitra pengemudi Grab mengakses pinjaman dengan cara sederhana. Mereka bisa mengajukan secara langsung melalui aplikasi GrabDriver, dengan bunga dan cicilan yang jelas sejak awal.

“Cicilan dipotong otomatis dari pendapatan harian agar tidak menambah beban pikiran. Selain itu, risiko peminjam lebih terukur berkat data komprehensif dalam ekosistem Grab dan Ovo Finansial sehingga layanan ini dapat menjangkau lebih banyak mitra yang layak kredit,” tuturnya.

Selain itu, tingkat pengembalian pinjaman atau tingkat keberhasilan yang di atas rata-rata pasar, mencerminkan kepercayaan dan tanggung jawab mitra pengemudi Grab.

“Ini tidak lepas dari limit pinjaman yang disesuaikan dengan riwayat pendapatan dan perilaku transaksi mitra sehingga lebih sehat dari sisi manajemen risiko,” jelas Riady.

Selain itu, juga tersedia fitur jeda bayar saat Hari Raya atau kondisi darurat seperti sakit atau force majeure. Mitra dapat mengajukan jeda bayar sesuai kebutuhan dengan persetujuan GrabModal Narik agar tetap tenang menjalani rutinitas sehari-hari.

TRENDING  RUPST 2025 Setujui Perombakan Direktur Bank Mandiri (BMRI), Ini Susunan Terbarunya!

“Dengan layanan ini, kami berharap dapat memberikan ketenangan pikiran bagi mitra pengemudi Grab sekaligus menjadi modal andalan dan membantu mitra pengemudi Grab mengatur finansial lebih baik dengan penyisihan harian yang fleksibel, serta menghadirkan proses pendanaan yang mulus tanpa ribet,” pungkas Riady.

Penyelamat keuangan 

Febra Lusi Yana, mahasiswi perantau asal Sumatra Barat, mengaku merasa terbantu dengan layanan tersebut untuk mendukung kuliahnya di Jakarta, sekaligus membantu keluarga di kampung halaman.

Di tengah rutinitas padat, kuliah pagi serta menjadi mitra pengemudi pada sore harinya, ia membutuhkan stabilitas finansial agar bisa fokus menyelesaikan pendidikan.

“GrabModal Narik ini menjadi penyelamat saat saya butuh uang tambahan karena jelas. Limit pinjaman langsung muncul, prosesnya pun cepat, dan cicilannya ringan. Potongan juga harian, sehingga tak memberatkan kami sebagai mitra,” tambah Febra.

Hal sama diakui Juarsih, yang bergabung sebagai mitra pengemudi Grab sejak 2015. Sebagai tulang punggung keluarga dan ibu tunggal, dirinya mengaku terbantu dengan layanan GrabModal Narik untuk memastikan anak-anaknya memperoleh pendidikan dan hidup layak.

“Prosesnya cepat dan yang paling membantu adalah fitur jeda bayar saat Hari Raya. Kapan pun diperlukan saya bisa mengajukan jeda bayar dengan persetujuan,” tuturnya.

Ia mengaku sudah sembilan kali menggunakan layanan tersebut dan merasa aman lantaran limitnya disesuaikan dengan penghasilan serta penyisihan harian yang fleksibel.

“Ini bukan sekadar pinjaman, tetapi alat bantu bagi kami untuk melaju demi masa depan lebih baik,” tutup Juarsih.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di

Google News

TRENDING  Laba Fintech Lending Terus Melesat, Tembus Rp 1,65 Triliun per Desember 2024


Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.Beritafintech.com

(SAW)

Similar Posts

  • Ajarkan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengelola Uang THR Anak

    Menyikapi uang THR yang diterima anak, penting bagi orangtua untuk mengajarkan cara mengelola uang sejak dini. Berikut adalah 5 cara yang bisa dilakukan untuk membantu anak mengelola uang THR dengan baik:

    1. Ajarkan anak untuk membagi uang THR menjadi tiga bagian, yaitu untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan jangka panjang, dan sedekah.
    2. Dorong anak untuk membuat catatan pengeluaran agar mereka dapat melihat dengan jelas kemana saja uang THR mereka telah digunakan.
    3. Libatkan anak dalam perencanaan keuangan keluarga sehingga mereka dapat belajar tentang pentingnya merencanakan pengeluaran dan menabung.
    4. Berikan contoh yang baik dalam hal pengelolaan keuangan agar anak bisa meniru pola pikir dan perilaku finansial yang positif.
    5. Jangan lupa memberikan apresiasi kepada anak ketika mereka berhasil mengelola uang THR dengan baik, sehingga mereka merasa termotivasi untuk terus belajar dan berkembang dalam hal finansial.

    Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, diharapkan anak dapat belajar mengenai nilai dari setiap rupiah yang dimiliki serta memiliki keterampilan dalam mengatur keuangannya secara bijaksana sejak usia dini

  • Fundamental Membaik, Saham Bank Belum Naik

    Meskipun saham Bank belum mengalami kenaikan yang signifikan, para investor tetap percaya bahwa fundamental perusahaan tersebut membaik. Dengan adanya berbagai upaya restrukturisasi dan strategi baru yang diterapkan, prospek Bank semakin cerah di masa depan. Para pemegang saham yakin bahwa dengan kesabaran dan keyakinan, hasil positif akan segera terlihat. Mari kita terus pantau perkembangan saham ini dan tetap optimis untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang

  • Pengamat: OJK Harus Benahi Industri Fintech Lending Sebelum Cabut Moratorium

    ILUSTRASI. Peer to Peer Lending. Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) angkat bicara terkait wacana pencabutan moratorium fintech peer to peer (P2P) lending. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyampaikan saat ini pihaknya masih mendalami terkait pencabutan moratorium tersebut. Mengenai hal itu,…

  • Ini Kata GandengTangan Soal Adanya Asuransi Kredit untuk Fintech Lending

    Kehadiran asuransi kredit untuk fintech lending merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan perlindungan bagi para peminjam. Dengan adanya asuransi ini, para nasabah tidak perlu khawatir akan risiko default atau ketidakmampuan untuk membayar pinjaman. GandengTangan memahami betul pentingnya perlindungan ini, sehingga kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan terpercaya bagi seluruh pelanggan kami

  • UNS Resmikan Fintech Center Pertama di Kampus Indonesia

    Universitas Nasional (UNAS) resmi meresmikan Fintech Center pertama di kampus Indonesia. Pusat inovasi ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi keuangan yang dapat memberikan solusi bagi masyarakat dalam bertransaksi secara digital. Dengan adanya Fintech Center, diharapkan para mahasiswa dan masyarakat umum dapat lebih memahami dan memanfaatkan teknologi finansial secara optimal. Selain itu, UNAS juga berkomitmen untuk terus mendukung perkembangan industri fintech di Indonesia melalui kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan terkait serta penyelenggaraan program-program edukasi dan pelatihan. Dengan langkah ini, UNAS menjadi universitas yang turut berperan aktif dalam mendukung transformasi digital di sektor keuangan tanah air

  • Resmi Batal Merger, OJK Minta Nobu Dan MNC Bank Lakukan Hal Ini

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Nationalnobu Tbk dan PT Bank MNC Internasional Tbk untuk melakukan langkah-langkah tertentu setelah resmi membatalkan rencana merger mereka. OJK menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan dalam proses bisnis perbankan, serta mengingatkan kedua bank tersebut untuk tetap menjaga stabilitas keuangan dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah. Langkah apa yang akan diambil oleh Nobu dan MNC Bank selanjutnya? Kita tunggu kabar selanjutnya dari kedua bank tersebut