Bank-bank yang Dikendalikan Investor Asing Beberkan Target Kredit di 2025

Bank-bank yang Dikendalikan Investor Asing Beberkan Target Kredit di 2025

ILUSTRASI. Bank-bank yang dikendalikan oleh investor asing optimistis menyambut tahun 2025. Sejumlah bank membeberkan target pertumbuhan kreditnya di 2025./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/16/01/2019.

Beritafintech.com JAKARTA. Bank-bank yang dikendalikan oleh investor asing optimistis menyambut tahun 2025. Bahkan sejumlah bank telah membeberkan target pertumbuhan kreditnya di tahun depan. 

Optimisme ini salah satunya ditunjukkan oleh PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon). Bank yang dikendalikan oleh MUFG Bank, Ltd asal Jepang ini, menargetkan pertumbuhan kredit di kisaran dua digit pada tahun 2025 mendatang.

Direktur Keuangan Danamon, Muljono Tjandra menyatakan, optimisme tersebut didukung dengan seiring membaiknya kondisi ekonomi Indonesia, sehingga pihaknya optimistis tahun 2025 akan menjadi tahun yang lebih baik bagi industri perbankan.

Baca Juga: Biaya Tinggi Masih Akan Tekan Profitabilitas Bank

Hal ini terlihat dari kondisi ekonomi Indonesia yang menunjukkan peningkatan sebesar 4,95% yoy pada Kuartal III-2024 meskipun di tengah cuaca buruk dan tantangan global yang ada. Rasio kecukupan modal (CAR) perbankan juga tercatat sebesar 26,78%, dan rasio NPL yang terjaga rendah di level 0,78% pada periode yang sama.

“Pada tahun 2025, kami memproyeksikan pertumbuhan kredit perseroan tetap berada pada kisaran double digit sejalan dengan target pertumbuhan Regulator. Kami optimis dapat mencapai pertumbuhan berkelanjutan dan pada saat yang sama tetap menjaga likuiditas dengan baik untuk menopang pertumbuhan kredit,” ungkap Muljono kepada Kontan, Kamis ( 26/12).

TRENDING  Nasabah Bank DKI Kini Bisa Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM BNI dan CIMB Niaga

Optimisme pertumbuhan kredit ini ditopang oleh keempat lini bisnis utama Danamon, yakni Enterprise Banking, SME Banking, Consumer Banking dan Adira Finance melalui tema-tema strategi yaitu Targeted Ecosystem, Unique MUFG Proposition, Data Analytics, dan Process Improvements, yang telah menunjukkan pertumbuhan kredit secara konsisten.

Danamon juga didukung oleh kekuatan ekosistem, pengalaman, dan keahlian global di bawah perlindungan ekosistem MUFG Group. 

Baca Juga: Berikut Rencana Bisnis Bank Milik Investor Korea dan Jepang di 2025

Lebih lanjut, Danamon juga terus berkomitmen untuk tetap mengedepankan pengelolaan risiko yang lebih hati-hati, proaktif, serta meningkatkan inovasi dan transformasi digital. Upaya tersebut bertujuan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh nasabah dan memberikan kontribusi pada industri perbankan serta pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu PT Bank Permata Tbk (Permata Bank), bank yang dikendalikan oleh Bankong Bank asal Thailand ini, menargetkan kredit dapat tumbuh positif pada tahun 2025 mendatang. 

“Pertumbuhan kredit Bank Permata saat ini (2024) sejalan dengan rencana bank yang telah disampaikan ke OJK.  Untuk tahun 2025, Bank Permata memproyeksikan pertumbuhan kredit yang lebih baik, seirama dengan target pertumbuhan kredit Bank Indonesia di tahun 2025,” ungkap Rudy Basyir Ahmad, Direktur Keuangan dan Unit Usaha Syariah Permata Bank kepada Kontan, Kamis (26/12).

Meski tidak merinci berapa target pertumbuhan kredit pada tahun 2025, Rudy menyebut Permata Bank akan fokus dan konsisten dalam menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit.

Di sisi lain, dengan perkembangan kondisi geopolitik dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia saat ini, Bank Permata memprediksi tantangan likuiditas masih mungkin akan bertahan hingga semester I-2025. 

TRENDING  Xendit Ungkap Tantangan dan Peluang dalam Lanskap Fintech Indonesia Tahun 2024

Meski begitu Permata Bank selalu menjaga likuiditas Bank yang dituangkan dengan mengisi rasio likuiditas Basel III, LCR dan NSFR, jauh di atas batas minimum 100% dan juga rasio LDR yang terjaga sehat di kisaran 80% – 85%. 

Baca Juga: Simak Rencana Bisnis Bank Milik Investor Korea dan Jepang di 2025

“Sebagai bagian dari Bangkok Bank, Permata Bank optimistis sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan Bangkok Bank akan menjadi salah satu pendorong kinerja yang lebih baik di tahun 2025,” ungkap Rudy.

Lebih lanjut Rudy menyebut, serangkaian sinergi ini juga terefleksi pada saluran digital Permata Bank yang hadir dengan nama Permata ME dan Permata e-Business, yang menawarkan desain, kinerja, dan fitur yang lebih canggih untuk memberikan pelayanan perbankan yang paripurna bagi para nasabah.

Sementara PT Bank IBK Indonesia Tbk (IBK Indonesia) yang dikendalikan oleh Industrial Bank of Korea (IBK) ini menargetkan pertumbuhan kredit dapat meningkat menjadi sebesar Rp 13,89 triliun pada tahun 2025, dan menargetkan laba bersih sebesar Rp 220 miliar.

“Terkait penyaluran kredit pada tahun 2025, kami akan menyelaraskan dengan arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo. Kami akan fokus pada bisnis manufaktur dan kredit lokal,” ungkap Oh In Taek, Direktur Utama IBK Indonesia belum lama ini.

Lebih lanjut ia menyebut salah satu pendorong pertumbuhan Kredit IBK Indonesia di tahun depan masih tetap pada segmen kredit korporasi khususnya pada sektor industri manufaktur, dimana bank akan menyalurkan kredit sebanyak mungkin pada sektor ini. 

Selain itu IBK Indonesia juga akan memperkuat layanan digital dan sumber daya manusia untuk meningkatkan daya saing bank.

TRENDING  OttoDigital Bantu Genjot Digitalisasi Finansial Nasabah Bank Index

Selanjutnya: Hujan Lebat Diprediksi Bakal Guyur Jateng hingga Tahun Baru

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Dua Mingguan sampai 1 Januari 2025, Snack-Teh Celup Beli 2 Gratis 1

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Fintech Jadi Solusi untuk Bantu Pembiayaan UKM

    Fintech telah menjadi solusi yang sangat dibutuhkan untuk membantu pembiayaan UKM di Indonesia. Dengan teknologi yang terus berkembang, para pelaku usaha kecil dan menengah kini dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan keuangan melalui platform fintech. Hal ini tentu memberikan kemudahan bagi para pengusaha dalam mendapatkan modal usaha tanpa harus melewati proses yang rumit dan memakan waktu lama.

    Tidak hanya itu, fintech juga memberikan kesempatan bagi para investor untuk berinvestasi dalam skala yang lebih kecil namun tetap menguntungkan. Dengan adanya platform peer-to-peer lending, para investor dapat memberikan pinjaman kepada UKM dengan tingkat bunga yang kompetitif, sehingga membantu pertumbuhan bisnis mereka.

    Dengan segala potensi dan manfaatnya, tidak heran jika fintech kini menjadi pilihan utama bagi banyak pelaku usaha UKM di Indonesia. Diharapkan dengan adanya dukungan dari pemerintah dan lembaga keuangan lainnya, perkembangan fintech di Tanah Air akan semakin pesat dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional

  • Orang Kaya Baru (OKB) Mudah Bangkrut, Apa Penyebabnya?

    Beritafintech.com – Memperoleh kekayaan itu bentuk perjuangan, namun mempertahankan kekayaan juga menjadi perjuangan yang lebih berat daripada saat memperolehnya. Sebab saat seseorang berubah status sosialnya menjadi kaya, maka ia akan mengalami perubahan gaya hidup pula. Gaya hidup menjadi penyebab utama mengapa ia gagal mempertahankan kekayaan. Perubahan dari gaya hidup sederhana menjadi glamor. Hingga terkadang membuat…

  • Sulit Menabung? Ini 10 Tips Finansial Gen Z agar Tabungan Cepat Terkumpul

    Berikut adalah 10 tips finansial untuk generasi Z agar tabungan cepat terkumpul:

    1. Mulailah dengan menetapkan tujuan tabungan yang jelas dan spesifik.
    2. Buatlah anggaran bulanan dan patuhi rencana pengeluaran yang telah dibuat.
    3. Hindari utang konsumtif dan belanja impulsif yang tidak perlu.
    4. Manfaatkan teknologi untuk memantau pengeluaran dan mengatur keuangan secara lebih efisien.
    5. Pertimbangkan investasi jangka panjang seperti reksadana atau saham untuk pertumbuhan tabungan yang lebih cepat.
    6. Selalu sisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung sebelum digunakan untuk keperluan lain.
    7. Cari cara-cara kreatif untuk meningkatkan pendapatan tambahan, seperti berjualan online atau freelance.
    8. Bandingkan harga sebelum membeli barang atau jasa agar dapat menghemat lebih banyak uang.
    9. Jaga kesehatan finansial dengan memiliki asuransi kesehatan dan perlindungan diri lainnya.
    10. Tetap disiplin dan konsisten dalam menjalankan kebiasaan menabung demi mencapai tujuan keuangan Anda secara lebih cepat.

    Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan generasi Z dapat meningkatkan kesadaran finansial mereka serta berhasil mengumpulkan tabungan dengan lebih efisien dan cepat

  • Peluang Usaha di Daerah Pedesaan yang Untung Besar

    beritafintech.com – Ingin memulai bisnis di desa? Tapi bingung mau ngapain? Simak beberapa contoh peluang usaha di daerah pedesaan yang bisa kamu coba sendiri berikut ini. Penduduk desa biasanya menggantungkan penghidupan mereka melalui pemanfaatan hasil alam. Misalnya dengan pertanian dan hortikultura. Tetapi bagaimana jika kamu tidak memiliki lahan untuk bertani dan berkebun? Membuka usaha adalah…

  • OJK Cabut Izin Usaha Fintech Lending Ringan

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan pencabutan izin usaha bagi sejumlah perusahaan fintech lending ringan. Keputusan ini diambil setelah adanya temuan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut melanggar regulasi yang telah ditetapkan oleh OJK. Langkah tegas ini diambil untuk melindungi konsumen dari praktik ilegal dan merugikan. Meskipun demikian, OJK juga memberikan kesempatan bagi perusahaan-perusahaan tersebut untuk memperbaiki kesalahan dan kembali memenuhi ketentuan yang berlaku. Hal ini sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan bisnis yang sehat dan terpercaya dalam industri fintech lending di Indonesia

  • Fundamental Membaik, Saham Bank Belum Naik

    Meskipun saham Bank belum mengalami kenaikan yang signifikan, para investor tetap percaya bahwa fundamental perusahaan tersebut membaik. Dengan adanya berbagai upaya restrukturisasi dan strategi baru yang diterapkan, prospek Bank semakin cerah di masa depan. Para pemegang saham yakin bahwa dengan kesabaran dan keyakinan, hasil positif akan segera terlihat. Mari kita terus pantau perkembangan saham ini dan tetap optimis untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang