Dukung Finansial Ibu Tunggal, Inisiatif Nestle DANCOW FortiGro & Single MomsIndonesia

Dukung Finansial Ibu Tunggal, Inisiatif Nestle DANCOW FortiGro & Single MomsIndonesia

ILUSTRASI. Produk usaha dari 30 Mompreneurs yang tergabung dalam Mompreneurs Hub.

Beritafintech.comSosok ibu tunggal masih kerap dipandang sebelah mata di tengah masyarakat. Stigma ini menambah berat tantangan mereka dalam melakukan peran ganda sebagai ibu rumah tangga sekaligus pencari nafkah.

Meski begitu, ketangguhan untuk terus menghadirkan #CintaBundaSempurna dalam memastikan tumbuh kembang Si Buah Hati yang berkualitas menginspirasi hadirnya program Mompreneurs Hub.

Sebuah program hasil kolaborasi antara Nestle DANCOW FortiGro dengan Komunitas Single Moms Indonesia (SMI) yang fokus pada pemberdayaan ibu tunggal. Dimulai pada Februari 2023, program ini digelar dengan pendampingan kewirausahaan yang diberikan oleh para ahli terkait untuk membantu mengatasi isu ketahanan finansial yang dihadapi oleh para ibu tunggal.

Program Mompreneurs Hub diawali dengan proses seleksi dari ratusan pendaftar, hingga tersaring menjadi 260 peserta dari 18 provinsi, mulai dari Kota Banda Aceh hingga Kabupaten Sorong.

Setelah melalui tahapan seleksi berikutnya dan pelatihan ketat dari ratusan peserta, terpilih 10 ibu tunggal yang akan menerima pendanaan tahap pertama dari program Mompreneurs Hub guna mendukung upaya peningkatan skala bisnis masing-masing.

“Selamat kepada 10 ibu tunggal terpilih! Saya berharap pendampingan dan pendanaan yang disalurkan dapat menjadi bagian dari dukungan nyata kami untuk memperkuat ketahanan finansial para bunda melalui wirausaha.

Sejalan dengan kampanye #CintaBundaSempurna yang diusung Nestlé DANCOW Fortigro, kami berkolaborasi dengan SMI dalam menghadirkan pelatihan yang diberikan oleh para ahli terkait untuk mendorong rasa percaya diri ibu tunggal dalam mengasah kreativitas berbisnis.

Semoga program ini mampu membantu Bunda dalam memberikan kasih sayang maksimal bagi tumbuh kembang buah hati,” ujar Sufintri Rahayu, Direktur Corporate Affairs PT Nestle Indonesia di sela-sela malam penghargaan program Mompreneurs Hub.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia Bintang Puspayoga dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Nestle DANCOW Fortigro dan Single Moms Indonesia yang telah berkolaborasi menghadirkan program Mompreneurs Hub.

TRENDING  OJK: Bank Digital Belum Geser Dominasi Bank Konvensional

“Kami sangat mengapresiasi setinggi-tingginya inisiatif Nestle DANCOW Fortigro dan SMI untuk memberikan dukungan bagi para ibu tunggal melalui program pendampingan kewirausahaan.

Program kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas dan inovasi para mompreneurs untuk mencapai kemandirian ekonomi, ketahanan keluarga yang bermuara pada pencapaian kesetaraan gender.

Bagi para ibu tunggal, program ini tentunya akan membuka peluang yang lebih luas untuk mendukung multi-peran dalam rumah tangga dan merawat tumbuh kembang anak mereka. Kita semua harus paham bahwa perempuan memiliki peran penting dalam sebuah perubahan, karena perempuan dapat menginspirasi, mendorong dan memberdayakan perempuan lainnya.

Dengan berbagai latar belakang dan profesi, perempuan harus terus mengembangkan potensi dirinya sehingga dapat berdaya saing dan produktif, meningkatkan kesejahteraan, serta mendapatkan akses dan kesempatan yang sama untuk memperoleh hasil pembangunan,” ujar Menteri PPPA RI.

Pendiri Komunitas Single Moms Indonesia Maureen Hitipeuw berterima kasih kepada Nestlé DANCOW Fortigro atas kolaborasi ini. “Kami senang sekali dapat bekerja sama pada program spesial ini, menyaksikan langsung lautan semangat dari para ibu tunggal untuk berdikari dalam memperjuangkan ketahanan finansialnya demi tumbuh kembang Si Buah Hati.

Selamat kepada para ibu tunggal yang berhasil masuk sepuluh besar program Mompreneurs Hub. Semoga ilmu dan dukungan yang diterima memberikan nilai lebih di masa depannya dengan buah hati tercinta. Terima kasih juga kepada para ibu tunggal lainnya yang telah berpartisipasi. Tetap semangat dan mari berjuang bersama untuk senantiasa wujudkan #CintaBundaSempurna dengan berdikari.”

Mewakili sepuluh besar Mompreneurs Hub, Arlinda Fety Roviana, mengaku sangat bersyukur berhasil terpilih setelah melewati serangkaian seleksi ketat yang membuktikan kerja kerasnya selama ini mengurus buah hati maupun usahanya.

“Sebagai ibu tunggal, tentunya ada tantangan tersendiri yang terkadang terasa berat dijalani. Dari tantangan pribadi untuk bisa membagi waktu setiap harinya sampai ke faktor eksternal seperti tekanan dari sekitar misalnya perspektif yang cenderung negatif terhadap ibu tunggal.

TRENDING  Bosan Jadi Karyawan Terus? Yuk Belajar Jadi Pengusaha

Tapi di sini, setelah bertemu dengan ibu-ibu tunggal hebat lainnya dan dibekali oleh berbagai coaching bisnis dari para ahlinya, mata saya semakin terbuka. Bahwa lelah ini tak sebanding dengan kesempurnaan cinta yang mengiringi tumbuh kembang Buah Hati. Ini semakin menguatkan dan memotivasi saya untuk terus menumbuhkan semangat dalam berkarya dan mengasihi”.

Selama proses penyaringan menuju sepuluh besar, tercatat mayoritas usaha yang dilakoni oleh peserta berputar pada bidang makanan dan minuman, jasa layanan, dan aksesori fashion. Namun, terdapat juga peserta yang berusaha di bidang keberlanjutan lingkungan melalui pengolahan berbagai jenis limbah layak kelola.

Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan oleh Wida Septarina, Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) yang turut hadir pada  acara penghargaan Mompreneurs Hub. “Program ini merupakan platform penting bagi pemberdayaan ibu tunggal melalui kewirausahaan.

APSAI mendukung upaya-upaya penguatan finansial para ibu tunggal yang artinya juga mendukung kesejahteraan anak-anak. Terima kasih kepada Nestlé DANCOW FortiGro dan SMI yang telah melaksanakan program ini dengan sangat baik.

Hal ini membuktikan bahwa sektor swasta di Indonesia memiliki peran strategis untuk turut serta mendukung Ibu sekaligus mendorong pemenuhan hak-hak anak. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan-perusahaan lain untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para ibu tunggal di seluruh Indonesia dalam mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga dan khususnya anak-anak,” jelas Wida.

Adapun rangkaian pendampingan yang diberikan di sela-sela tahapan seleksi banyak menyoroti tentang pembekalan menjadi seorang entrepreneur berdikari, yang meliputi tiga topik pembahasan utama berupa komunikasi persuasif, pemasaran digital, dan tata kelola keuangan dalam bisnis.

Pendampingan ini difasilitasi oleh para ahli di bidangnya masing-masing, guna memastikan seluruh materi yang disampaikan dapat diterapkan dan berkelanjutan.

Nestle DANCOW FortiGro melalui #CintaBundaSempurna merayakan Bunda – termasuk para ibu tunggal – dengan segala ketidaksempurnaan yang dimiliki, untuk secara inklusif mendukung para Bunda dalam setiap langkahnya mendampingi tumbuh kembang Si Buah Hati melalui dukungan gizi, stimulasi, dan cinta kasih.

TRENDING  Ini Langkah Bank DKI Meningkatkan Implementasi ESG

Klik di sini untuk daftar nama 10 pemenang ibu tunggal, maupun informasi lebih lanjut tentang program Mompreneurs Hub.

Tentang Nestle DANCOW FortiGro

Nestle DANCOW FortiGro adalah susu bubuk yang merupakan sumber Protein Susu, Kalsium, Zat Besi, Zink, Vitamin A, B1, B2, B3, B6, B12, C, D, E, berperan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak agar siap sekolah. Hadir dalam 3 varian rasa: Instant, Cokelat, dan Full Cream. Tersedia dalam kemasan sachet (26 gram Instant dan 38 gram Cokelat), box 200 gram, box 400 gram, box 800 gram,dan pouch 1 kilogram.

Tentang Nestle Indonesia

Nestle Indonesia adalah anak perusahaan Nestle S.A., produsen makanan dan minuman terbesar di dunia yang berkantor pusat di Vevey, Swiss. Sebagai perusahaan di bidang gizi, kesehatan dan keafiatan, Nestle telah beroperasi selama lebih dari 150 tahun dan hadir di 189 negara dengan lebih dari 2.000 merek yang seluruhnya memiliki tujuan yang sama yaitu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat.

Nestle Indonesia didirikan pada tahun 1971 dan mempekerjakan sekitar 3.700 karyawan. Nestle Indonesia memiliki tiga pabrik di Indonesia yang memproduksi susu, makanan dan minuman dengan merek-merek terkenal seperti DANCOW, MILO, NESCAFE, LACTOGROW, CERELAC, KITKAT, BEAR BRAND, dan lain-lain.

Nestle merupakan perusahaan makanan dan minuman dengan pusat Penelitian dan Pengembangan (R&D) terbesar di dunia, yang melibatkan sekitar 5.000 karyawan di 23 lokasi di seluruh dunia. Di Asia, Nestle memiliki pusat Penelitian dan Pengembangan di Beijing, Shanghai, Singapura, dan Gurgaon.

Baca Juga: Kolaborasi Nestle MILO dan Kemenparekraf RI Promosikan Olahraga Asli Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Fintech P2P Lending Syariah Bantu Perluas Layanan Keuangan Syariah

    Fintech P2P Lending Syariah merupakan solusi inovatif yang membantu memperluas layanan keuangan syariah di Indonesia. Dengan platform online yang mudah digunakan, masyarakat dapat dengan cepat dan mudah mengakses pembiayaan syariah tanpa harus melalui proses yang rumit. Hal ini tentu saja menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha mikro dan kecil yang seringkali kesulitan mendapatkan akses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional. Dengan adanya Fintech P2P Lending Syariah, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaat dari sistem keuangan syariah yang adil dan transparan

  • Gabung Jaringan UN PRI, Bahana TCW Perkuat Prinsip Investasi Berkelanjutan

    Gabung Jaringan UN PRI, Bahana TCW Perkuat Prinsip Investasi Berkelanjutan

    Jakarta, 15 Februari 2022 – PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) telah resmi bergabung dengan Principles for Responsible Investment (PRI), sebuah inisiatif global yang mendorong praktik investasi berkelanjutan. Dengan bergabungnya Bahana TCW dalam jaringan PRI, perusahaan ini semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip-prinsip investasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Bahana TCW, Bapak Sigit Wiryadi mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan mereka dalam jaringan PRI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi berkelanjutan di Indonesia. “Kami percaya bahwa dengan mengikuti prinsip-prinsip investasi yang bertanggung jawab, kami dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Bapak Sigit.

    Selain itu, keikutsertaan Bahana TCW dalam jaringan PRI juga diharapkan dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan aktivitas investasinya. Dengan adanya kerjasama antara Bahana TCW dan PRI, diharapkan akan tercipta sinergi yang positif dalam upaya memperkuat prinsip-prinsip investasi berkelanjutan di Tanah Air.

    Sebagai salah satu manajer aset terkemuka di Indonesia, Bahana TCW memiliki komitmen kuat untuk terus mengembangkan praktik investasi yang ramah lingkungan dan sosial. Dengan bergabungnya mereka dalam jaringan UN PRI ini, diharapkan akan semakin banyak institusi keuangan lainnya yang ikut serta aktif dalam mendukung prinsip-prinsip investasi berkelanjutan demi menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang

  • Bank ICBC Indonesia Buka Cabang Baru di Surabaya

    Bank ICBC Indonesia telah membuka cabang baru di Surabaya sebagai bagian dari strategi ekspansi mereka. Dengan kehadiran cabang baru ini, Bank ICBC Indonesia semakin mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat Surabaya dan sekitarnya. Para nasabah pun antusias menyambut kehadiran cabang baru ini, karena mereka dapat dengan mudah mengakses berbagai produk dan layanan perbankan yang ditawarkan oleh Bank ICBC Indonesia. Selain itu, keberadaan cabang baru ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi di wilayah Surabaya

  • Upaya BPKH Mencari Calon Pemilik Baru Bank Muamalat

    Upaya BPKH untuk mencari calon pemilik baru Bank Muamalat telah menarik perhatian banyak pihak. Langkah strategis yang diambil oleh BPKH dalam menjaga keberlangsungan Bank Muamalat mendapat respons positif dari masyarakat. Dengan adanya upaya ini, diharapkan Bank Muamalat dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia

  • Ini Respons AFPI Soal Penggunaan Asuransi ASO di Industri Fintech Lending

    ILUSTRASI. AFPI angkat bicara terkait penggunaan asuransi ASO yang digunakan untuk memitigasi risiko gagal bayar Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo . Beritafintech.com – JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) akhirnya angkat bicara terkait penggunaan asuransi Administrative Service Only (ASO) yang digunakan untuk memitigasi risiko gagal bayar. Director of Corporate Communication AFPI Andrisyah Tauladan