Cara Mengajukan Pinjaman KUR Bank Aceh Syariah Tahun 2025, Cek Persyaratannya

Cara Mengajukan Pinjaman KUR Bank Aceh Syariah Tahun 2025, Cek Persyaratannya

ILUSTRASI. Karyawati salah satu bank memperlihatkan dan menyiapkan uang pecahan untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri di Banda Aceh, Aceh, Rabu (30/5). Bank Indonesia menyediakan 1.000 titik lokasi di seluruh Indonesia dan bermitra dengan 15 bank untuk melayani masyarakat menukarkan uangnya dengan pecahan yang lebih kecil. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/foc/18.

Penulis: Ryan Suherlan

Beritafintech.comCatat cara mengajukan pinjaman KUR Bank Aceh Syariah terbaru tahun 2025 dan persyaratannya. Selain itu, perlu diketahui kuota KUR Tahun 2025 sendiri naik menjadi Rp 300 triliun.

PT Bank Pembangunan Daerah Aceh menyalurkan pinjaman kredit usaha rakyat (KUR) tahun 2025 dengan plafond hingga Rp 500 juta dengan jenis KUR yang berbeda-beda.

KUR Bank Aceh Syariah tersebut ditujukan kepada masyarakat yang memiliki usaha produktif & layak namun belum memiliki agunan yang cukup.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 9.000 Per Gram Jumat (14/2/2025)

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga menargetkan penyaluran KUR pada tahun ini mencapai Rp 300 triliun. Capaian ini lebih besar dari target penyaluran KUR di 2024 yang sebesar Rp 280 triliun.

KUR Bank Aceh Syariah juga bertujuan untuk mengembangkan usaha-usaha produktif sehingga dapat meningkatkan usaha dengan modal yang berkah.

Lantas apa saja syarat dan bagaimana cara pengajuan KUR Bank Aceh Syariah?

TRENDING  Layanan BRI Prioritas Bantu Nasabah Kelola Finansial Secara Bijak dan Terencana

Sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu diketahui mulai dari skema KUR Bank Aceh Syariah dan persyaratan yang harus dilengkapi.

Melansir dari laman Bank Aceh, berikut detail pengajuan KUR Bank Aceh Syariah terbaru tahun 2025:

Baca Juga: Intip Jadwal KRL Jabodetabek Terbaru Hari Ini Jumat (14/2/2025)

Persyaratan KUR Bank Aceh Syariah

Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk dapat mengajukan KUR Bank Syariah, di antaranya:

1. Fotokopi KTP Elektronik dan KK
2. Fotokopi Surat Nikah (Bagi yang sudah menikah)
3. Surat Keterangan Usaha/NIB/Surat Izin Lainnya
4. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) plafond diatas Rp. 50 Juta

Baca Juga: Profil Thom Haye Gelandang Timnas Indonesia yang Flamboyan Seperti Andrea Pirlo

Persyaratan Administrasi KUR Bank Aceh Syariah

1. Permohonan
2. KTP Suami & Istri
3. Kartu Keluarga
4. NPWP
5. Buku Nikah
6. Pas Foto 3×4
7. Foto Copy Buku Tabungan & Rekening Koran
8. Laporan Keuangan Usaha / Catatan Penjualan
9. Surat Keterangan Usaha Dari Keucik (jika 100 juta)
10. Wajib NIB (jika >100 juta)
11. Foto Copy Agunan
12. Foto Usaha
13. BPJS Ketenagakerjaan

Demikian persyaratan pengajuan KUR Bank Aceh Syariah, untuk mengetahui keterangan lebih lanjut Anda bisa menghubungi kantor cabang Bank Aceh Syariah terdekat.

Selanjutnya: Plafon Rp 500 Juta, Cek Cara & Syarat Mengajukan Pinjaman KUR Bank Lampung Tahun 2025

Menarik Dibaca: Kapan Puasa 2025? Ini Jadwal Sidang Isbat untuk Menetapkan Awal Ramadhan 1446 H

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TRENDING  Bank Mandiri Perluas Solusi Finansial, Raih Penghargaan Best FX Bank 2025 dari Global Finance

Check Also

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Salah satu kebiasaan finansial yang penting adalah memiliki anggaran bulanan yang jelas dan terencana. Dengan memiliki anggaran, kita dapat mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kita tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Selain itu, menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan menabung, kita dapat memiliki cadangan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga. Selain itu, membiasakan diri untuk berinvestasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keuangan agar lebih aman. Dengan berinvestasi, kita dapat meningkatkan nilai aset dan menciptakan sumber pendapatan pasif. Selain itu, menjaga kesehatan finansial juga termasuk dalam kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Hal ini meliputi pembayaran tagihan tepat waktu, menghindari utang yang tidak perlu, serta mempertimbangkan risiko finansial sebelum membuat keputusan besar. Terakhir, selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi finansial secara berkala juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kita dapat mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisi finansial dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Dengan menerapkan kelima kebiasaan ini secara konsisten, diharapkan kita dapat menjaga stabilitas dan keselamatan keuangan di masa depan

%site% | NEWS