Generasi Muda Perlu Semakin Paham Literasi Finansial

Generasi Muda Perlu Semakin Paham Literasi Finansial

Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus tingkatkan komitmen dalam meningkatkan literasi finansial di kalangan muda melalui penyelenggaraan Financial Literacy for YOUth Festival, yang diadakan di Felfest Universitas Indonesia, 23 Mei 2023.
 
Kegiatan ini bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia, sebuah organisasi nonprofit terbesar, JA Worldwide, yang fokus membekali generasi muda pengetahuan dan keahlian agar siap bekerja dan wirausaha.
 
Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022 menunjukkan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 49,68 persen, naik dibanding 2019 yang hanya 38,03 persen.  

Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini mencapai 85,10 persen meningkat dibanding periode SNLIK sebelumnya di tahun 2019 yaitu 76,19 persen , data ini menunjukkan pentingnya peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda, terutama dalam mendukung keberhasilan program Indonesia Emas 2045.
 
Presiden Direktur Prudential Indonesia Michellina L. Triwardhany mengatakan kesadaran pentingnya mengelola finansial harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, terlepas usia dan latar belakang ekonomi mereka karena ini merupakan kunci hidup yang lebih sejahtera.
 
“Financial Literacy for YOUth Festival merupakan bukti komitmen Prudential Indonesia dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberian pengetahuan manajemen keuangan, salah satunya lewat program Community Investment dalam pilar pendidikan,” jelas dia, dikutip dari Antara, Minggu, 28 Mei 2023.
 
CEO & Lead Financial Trainer Ligwina Hananto mengungkapkan cara jitu untuk memulai mengelola keuangan dapat dilakukan dengan; Membiasakan diri untuk menabung dan menerapkannya secara disiplin.  Ketika kita sudah mulai bisa menentukan tujuan dan memilah mana yang benar-benar kebutuhan dan apakah itu hanya keinginan.
 
“Selanjutnya kita bisa membuat rekening terpisah dengan proporsi yang sudah disesuaikan dengan pemasukan. Dengan begitu perencanaan keuangan kita tidak akan terganggu dan hasil yang didapatkan juga bisa bermanfaat dengan optimal,” tegas dia.
 
Kegiatan Financial Check Up memberikan kesempatan kepada peserta untuk praktik langsung mengelola keuangan mereka dengan membandingkan pengeluaran harian atau bulanan mereka dengan target yang hendak mereka capai. Peserta juga memperoleh kesempatan langsung melakukan cek kesehatan keuangan personal mereka dipandu pakar keuangan yang hadir..
 
Para peserta dapat mengulik konsep perencanaan anggaran dan belajar mengenai bagaimana pilihan yang mereka buat dapat mempengaruhi kemampuan mereka dalam mengatur keuangan personal di masa depan.
 
“Kami berharap dengan meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang literasi keuangan, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih kuat secara finansial. Hal ini juga sejalan dengan komitmen panjang kami untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat agar semakin #YakinMelangkah menuju masa depan dan memperoleh yang terbaik dalam kehidupan. Bersama-sama, mari kita berdayakan generasi muda dan memberikan mereka landasan yang kokoh untuk menghadapi tantangan finansial di masa depan,” tutup Dhany.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Beritafintech.com.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di

TRENDING  Meningkatkan Literasi Keuangan Sejak Dini via Kecil-Kecil Jago Finansial

Google News


Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.Beritafintech.com

(SAW)

Check Also

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

Salah satu kebiasaan finansial yang penting adalah memiliki anggaran bulanan yang jelas dan terencana. Dengan memiliki anggaran, kita dapat mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kita tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Selain itu, menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan menabung, kita dapat memiliki cadangan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga. Selain itu, membiasakan diri untuk berinvestasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keuangan agar lebih aman. Dengan berinvestasi, kita dapat meningkatkan nilai aset dan menciptakan sumber pendapatan pasif. Selain itu, menjaga kesehatan finansial juga termasuk dalam kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Hal ini meliputi pembayaran tagihan tepat waktu, menghindari utang yang tidak perlu, serta mempertimbangkan risiko finansial sebelum membuat keputusan besar. Terakhir, selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi finansial secara berkala juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kita dapat mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisi finansial dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Dengan menerapkan kelima kebiasaan ini secara konsisten, diharapkan kita dapat menjaga stabilitas dan keselamatan keuangan di masa depan

%site% | NEWS