Menawarkan Bunga Kompetitif, Apakah Bank Krom Aman Bagi Nasabah?

Menawarkan Bunga Kompetitif, Apakah Bank Krom Aman Bagi Nasabah?

ILUSTRASI. Dok. Krom Bank

Beritafintech.com  Bunga kompetitif dari bank digital seperti Krom Bank memberikan cuan tinggi, namun bagaimana menakar risikonya? Nasabah dapat memastikan apakah Bank Krom aman dengan melakukan sejumlah langkah ini.

Pertama, cermati kinerja keuangannya. Performa keuangan yang solid dan konsisten merupakan cerminan dari fundamental perusahaan yang kuat. Dengan mencermati laporan keuangan Krom Bank, calon nasabah bisa memperoleh informasi memadai untuk membantu keputusannya menabung dan berinvestasi.

Sebagai emiten dengan kode saham BBSI di Bursa Efek Indonesia (BEI), Krom Bank memiliki kewajiban mempublikasikan laporan keuangan perseroan secara berkala. Calon nasabah dapat mengaksesnya melalui situs resmi Krom Bank di www.krom.id atau BEI di www.idx.co.id.

Ada beberapa indikator dalam laporan keuangan untuk mengetahui apakah kinerja perusahaan dalam kondisi baik. Salah satunya adalah perolehan laba bersih di tahun berjalan. Sejak secara resmi meluncurkan aplikasi Krom pada awal tahun 2024, Krom Bank telah mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp124 miliar.

Selain laba bersih, calon nasabah juga bisa mencermati pertumbuhan aset Krom Bank. Total aset Krom Bank secara konsisten bertumbuh dari tahun ke tahun. Menurut catatan laporan keuangan per Juni 2025, total aset Krom Bank meningkat 89% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp9,32 triliun.

Di semester I tahun 2025, Dana Pihak Ketiga (DPK) Krom Bank mencapai Rp5,6 triliun, tumbuh hampir empat kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan yang signifikan tersebut membuktikan kepercayaan nasabah yang semakin tinggi terhadap Krom Bank sebagai tempat menyimpan dan mengembangkan dana.

TRENDING  Bank Danamon (BDMN) dan MUFG Umumkan Rencana Integrasi, Apa Bedanya dengan Merger?

Krom Bank juga terus melakukan penyesuaian strategi guna memastikan kecukupan likuiditas, menjaga stabilitas sistem keuangan, serta mendukung fungsi intermediasi secara berkelanjutan. Perhitungan rasio kecukupan modal (LCR) bank per Juni 2025 adalah sebesar 1.463%, masih jauh di atas batas minimum yang ditentukan OJK yaitu 100%. Hal ini mengindikasikan bahwa kondisi kecukupan likuiditas Krom Bank sangat memadai dan mampu memenuhi kebutuhan likuiditas.

Apakah bank Krom aman mematuhi regulasi

Kedua, cermati bagaimana Krom Bank mematuhi aturan dari regulator sektor keuangan Indonesia. Krom Bank memiliki izin operasional dan diawasi Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, Krom Bank merupakan peserta Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS). Dengan demikian, Krom Bank wajib melindungi hak-hak nasabah sesuai aturan yang berlaku.

Bentuk kepatuhan Krom Bank terhadap regulasi yang berlaku antara lain menyajikan informasi produk secara jelas, transparan, dan tidak menyesatkan dalam aplikasi. Nasabah dapat membaca keterangan mengenai besaran suku bunga, biaya, hingga risiko menabung atau menempatkan deposito di Krom Bank melalui aplikasi.

Krom Bank juga menyediakan sistem Pengaduan Nasabah terstruktur, efektif, dan responsif sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan OJK. Begitu pula halnya dengan keamanan dan keandalan.  Krom Bank berkomitmen mengikuti standar yang ditetapkan BI, terutama dalam penyediaan layanan digital yang mulus dan aman, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam transaksi.

Berbekal informasi di atas, calon nasabah bisa membandingkan manfaat yang akan diperoleh dengan toleransi risikonya. Selain tingkat risiko, memahami tujuan berinvestasi juga penting untuk menentukan pilihan produk keuangan.

TRENDING  Kebocoran Data Ruginya Tembus Rp65 Miliar, Utamanya di Sektor Finansial

Tabungan dan deposito dengan bunga kompetitif seperti yang ditawarkan Krom Bank akan membantu simpanan bertumbuh lebih cepat. Terlebih lagi, dalam rangka ulang tahun Krom Bank, bank digital ini menggelar berbagai promo menarik selama periode 1—31 Oktober 2025 dalam program Kromversary Grow2Gether.

Pastikan apakah bank Krom aman dengan mengunduh aplikasi perbankan digital Krom dari Google Playstore atau Appstore. Informasi selengkapnya mengenai layanan dan promo Krom Bank dapat diperoleh di www.krom.id.

Selanjutnya: Pasangan Triliuner Ini Janjikan Sumbangkan 95% Kekayaan Mereka untuk Amal

Menarik Dibaca: Senin-Daftar 6 Film Horor Indonesia Ilmu Hitam yang Bikin Merinding

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Ini Kata AFPI Soal Dugaan Kartel Bunga Pinjol

    Menurut Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), dugaan adanya kartel bunga pinjol merupakan hal yang sangat serius dan harus segera ditindaklanjuti. AFPI menegaskan bahwa praktik kartel ini merugikan konsumen dan merusak industri fintech secara keseluruhan. AFPI siap bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi para pelaku usaha yang berkompetisi secara sehat

  • Gabung Jaringan UN PRI, Bahana TCW Perkuat Prinsip Investasi Berkelanjutan

    Gabung Jaringan UN PRI, Bahana TCW Perkuat Prinsip Investasi Berkelanjutan

    Jakarta, 15 Februari 2022 – PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW) telah resmi bergabung dengan Principles for Responsible Investment (PRI), sebuah inisiatif global yang mendorong praktik investasi berkelanjutan. Dengan bergabungnya Bahana TCW dalam jaringan PRI, perusahaan ini semakin memperkuat komitmennya dalam menerapkan prinsip-prinsip investasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    Dalam keterangan resminya, Direktur Utama Bahana TCW, Bapak Sigit Wiryadi mengatakan bahwa keikutsertaan perusahaan mereka dalam jaringan PRI merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya investasi berkelanjutan di Indonesia. “Kami percaya bahwa dengan mengikuti prinsip-prinsip investasi yang bertanggung jawab, kami dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” ujar Bapak Sigit.

    Selain itu, keikutsertaan Bahana TCW dalam jaringan PRI juga diharapkan dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam menjalankan aktivitas investasinya. Dengan adanya kerjasama antara Bahana TCW dan PRI, diharapkan akan tercipta sinergi yang positif dalam upaya memperkuat prinsip-prinsip investasi berkelanjutan di Tanah Air.

    Sebagai salah satu manajer aset terkemuka di Indonesia, Bahana TCW memiliki komitmen kuat untuk terus mengembangkan praktik investasi yang ramah lingkungan dan sosial. Dengan bergabungnya mereka dalam jaringan UN PRI ini, diharapkan akan semakin banyak institusi keuangan lainnya yang ikut serta aktif dalam mendukung prinsip-prinsip investasi berkelanjutan demi menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang

  • Ada 78 fintech yang terdaftar di OJK, cek daftarnya di sini

    Ada 78 fintech yang telah terdaftar di OJK, menunjukkan perkembangan industri fintech yang semakin pesat di Indonesia. Untuk mengetahui daftar lengkapnya, Anda dapat langsung mengakses informasi tersebut di sini. Jangan lewatkan kesempatan untuk memperoleh layanan keuangan yang inovatif dan terpercaya dari para pelaku fintech yang telah mendapatkan regulasi resmi dari OJK. Ayo cek daftarnya sekarang!

  • Broker Forex Terbaik Rekomendasi Kami

    beritafintech.com – Berita Fintech adalah wadah situs publikasi yang didukung pembaca. Kami dapat memperoleh komisi ketika Anda mengklik tautan di artikel ini. Ingin langsung ke jawabannya? Broker forex terbaik bagi kebanyakan orang pasti FOREX.com atau IG. Trading Forex bisa dibilang salah satu pasar keuangan termudah untuk memulai perdagangan. Untuk memulai, Anda hanya perlu membuka akun dan…

  • OJK Rancang Aturan Soal Rapat Umum Lender Fintech Lending, Ini Kata Modalku

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang merancang aturan terkait rapat umum pemegang saham (RUPS) untuk perusahaan peminjam fintech lending. Modalku, salah satu platform fintech lending di Indonesia, memberikan tanggapannya terkait rencana tersebut.

    Menurut Modalku, regulasi yang jelas dan transparan mengenai RUPS sangat penting untuk memastikan perlindungan bagi para pemegang saham dan investor. Dengan adanya aturan yang ketat, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap industri fintech lending.

    Modalku juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pemegang saham dalam proses pengambilan keputusan perusahaan. Dengan adanya RUPS yang efektif, diharapkan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan bagi para pelaku industri fintech lending di Indonesia

  • Waspada, Tingkat Kredit Macet Fintech Lending Berpotensi Naik Usai Lebaran

    Menurut laporan terbaru, tingkat kredit macet pada perusahaan fintech lending berpotensi untuk naik setelah masa Lebaran. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas peminjaman selama bulan puasa dan libur Lebaran. Para ahli keuangan pun mengingatkan agar para nasabah lebih berhati-hati dalam mengelola pinjaman mereka agar tidak terjerat dalam masalah finansial di masa mendatang