Krom Bank Bersiap Menghadapi Wacana Penghapusan KBMI I

Krom Bank Bersiap Menghadapi Wacana Penghapusan KBMI I

ILUSTRASI. Krom Bank sudah siapkan strategi baru saat OJK berniat hapus kelompok KBMI 1

Beritafintech.com – JAKARTA. Seiring wacana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghapus kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) I, PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat skala dan keberlanjutan bisnis ke depan.

Untuk diketahui, pada Oktober 2025 lalu OJK mengeluarkan imbauan kepada bank-bank KBMI I untuk mengevaluasi kinerja bisnis, permodalan, kualitas aset, tata kelola, model bisnis, serta prospek jangka panjang, termasuk mengidentifikasi opsi penguatan modal dan peluang konsolidasi. 

Namun, Dian menegaskan bahwa penguatan fundamental dan konsolidasi bank-bank KBMI I terkait penghapusan ini bersifat imbauan. “Arah kebijakan ini bukan konsolidasi yang tergesa-gesa, melainkan proses penguatan bertahap dan terukur,” ujar Dian dalam keterangannya, Kamis (22/1/2026). 

Baca Juga: Bank Mega Syariah Jaga Kualitas Pembiayaan di Tengah Pelonggaran Kredit

Terkait itu, Presiden Direktur Krom Bank Anton Hermawan mengatakan, bank secara berkesinambungan melakukan kajian terhadap peluang kolaborasi dan sinergi strategis, baik dengan sesama pelaku industri perbankan maupun dengan pihak lain dalam ekosistem keuangan dan digital.

“Upaya ini kami lakukan untuk meningkatkan ragam produk dan layanan, memenuhi kebutuhan nasabah, memperluas basis nasabah, sekaligus mempercepat pencapaian skala bisnis yang berkelanjutan,” ujar Anton dalam kepada Kontan, pekan lalu.

Anton menjelaskan, Krom Bank telah menjalankan sejumlah strategi, salah satunya melalui kolaborasi dan sinergi bisnis dengan mitra strategis di sektor teknologi finansial (fintech), e-commerce, serta lembaga keuangan lainnya. 

TRENDING  Antisipasi Kredit Bermasalah, 111 Anggota AFPI Sudah Melapor Ke Fintech Data Center (FDC)

Kolaborasi tersebut difokuskan untuk memperluas jangkauan layanan dan memperkuat portofolio produk, khususnya pada segmen kredit digital dan loan channeling.

Selain itu, Krom Bank juga terus memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan efisiensi operasional. Bank secara aktif berkoordinasi dengan pemegang saham untuk memastikan dukungan permodalan yang memadai, sejalan dengan pengembangan bisnis ke depan.

“Di saat yang sama, kami juga mengupayakan peningkatan efisiensi melalui digitalisasi proses, optimalisasi struktur biaya, serta pemanfaatan sinergi antar-unit usaha,” kata Anton.

Terkait potensi konsolidasi maupun kolaborasi lanjutan, Anton menegaskan Krom Bank akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kepatuhan terhadap regulasi. Setiap langkah strategis akan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk regulasi OJK terkait pengendalian, kepemilikan, integrasi sistem, dan tata kelola.

“Prinsip prudential tetap menjadi landasan utama kami dalam menyikapi setiap peluang konsolidasi maupun kolaborasi,” pungkas Anton.

Selanjutnya: CEO JPMorgan: Perang Dunia III Sudah Dimulai? Ini Dampaknya ke Ekonomi

Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Rebound, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (26/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts