Bank BJB Targetkan Fee Based Income Rp 700 Miliar dari Transaksi Mobile Banking

Bank BJB Targetkan Fee Based Income Rp 700 Miliar dari Transaksi Mobile Banking

ILUSTRASI. Pegawai menunjukan inovasi aplikasi pembayaran digital Bank bjb saat peluncurannya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/10/2021). ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/foc.

Beritafintech.com – JAKARTA. PT BPD Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB) terus berupaya untuk melakukan pengembangan mobile banking bjb Digi tahun ini. Tak ayal Bank BJB menargetkan pendapatan non bunga atau fee based income dari layanan transaksi mobile banking sebesar Rp 700 miliar pada tahun 2024.

Pemimpin Divisi Digital Banking Bank BJB Arfianto Ramadhian mengatakan, sejak diluncurkannya mobile banking bjb Digi, setidaknya telah berkontribusi pada pendapatan fee based income perseroan.

“Sejak diluncurkan, pendapatannya sudah mencapai Rp 1,5 triliun hingga saat ini,” kata dia kepada Kontan saat ditemui di Jakarta, Rabu (20/3).

Pencapaian tersebut disebut Arfianto juga didorong berbagai fitur baru yang telah diluncurkan, sehingga dapat memberikan dampak pada pertumbuhan pengguna hingga transaksi mobile banking.

Baca Juga: Tak Kunjung Keluar, Dirut BRI Ingatkan Kembali Moral Hazard Aturan Hapus Tagih UMKM

Bank BJB mencatat saat ini pengguna mobile banking sudah mencapai hampir dua juta pengguna.

“Tahun ini kami targetkan bisa akuisisi satu juga pengguna baru, apalagi dengan adanya kerja sama dengan Verihubs, tentu akan semakin mempermudah nasabah,” kata Arfianto.

Asal tahu saja, bjb baru saja melakukan kerja sama dengan PT Verihubs Inteligensia Nusantara, perusahaan teknologi biometrik AI yang berbasis di Indonesia, untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah dengan menyederhanakan proses onboarding calon nasabah secara digital.

Selain kerja sama pengembangan Smart Mobile Banking dengan fitur bjb Onboarding System. Tahun ini BJB juga bakal melakukan berbagai strateginya di segmen layanan digital, seperti  pengembangan Kartu VISA Contactless Bank BJB, pengembangan Modul Pembayaran Tol pada sistem Multi lane Free Flow (MLFF) disertai kerjasama dengan PT Digital Wahana International dan PT Roatex Indonesia Toll System (RITS), pengembangan QRIS dan pengembangan dari regulator lainnya.

TRENDING  Pinjol Ilegal Rusak Reputasi Industri Fintech

Bjb juga akan melakukan kerjasama dengan Bank BCA untuk bjb Cardless. Begitu juga dengan pengembangan Account Linked DigiCash dengan Aplikasi Marketplace milik Mitra Bisnis, Biometric-Cash (b-Cash), hingga Virtual Card Debit/Kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Bank Aladin Syariah dan Alfa Group Perkuat Kolaborasi di Bulan Ramadan

    Bank Aladin Syariah dan Alfa Group memperkuat kolaborasi mereka di bulan Ramadan ini dengan berbagai program yang bertujuan untuk memberikan kemudahan dan manfaat bagi nasabahnya. Dengan adanya kerjasama antara kedua pihak, diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih baik serta memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Selain itu, Bank Aladin Syariah juga akan mengadakan berbagai kegiatan sosial dan amal di bulan suci ini sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat kerjasama yang kuat, Bank Aladin Syariah dan Alfa Group siap memberikan yang terbaik untuk seluruh nasabahnya selama bulan Ramadan ini

  • Hana Bank Resmikan Kantor Cabang Dago Baru

    Hana Bank meresmikan kantor cabang baru di Dago Baru dengan antusiasme yang tinggi. Acara peresmian tersebut dihadiri oleh para tamu undangan, nasabah setia, dan juga pejabat pemerintah setempat. Dalam sambutannya, CEO Hana Bank menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan selama ini dan berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah. Kantor cabang baru ini dilengkapi dengan fasilitas modern dan nyaman sehingga diharapkan dapat memberikan pengalaman transaksi perbankan yang lebih baik bagi masyarakat sekitar. Selamat atas pembukaan kantor cabang baru Hana Bank di Dago Baru!

  • Kuartal III-2019, transaksi mobile banking sejumlah bank tumbuh signifikan

    In the third quarter of 2019, the transactions through mobile banking across various banks saw a significant growth. Customers are increasingly turning to the convenience of mobile banking for their financial needs. With easy access to account information, fund transfers, and bill payments at their fingertips, it’s no wonder that mobile banking is becoming more popular than ever. Stay tuned for more updates on this exciting trend!

  • BI resmi luncurkan Fintech Office

    Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Dupla Kartini JAKARTA. Bank Indonesia (BI) meresmikan Bank Indonesia Fintech Office pada Senin (14/11). Fintech Office merupakan wadah assessment mitigasi risiko dan evaluasi terkait modal bisnis dan produk atau layanan financial technology (fintech) serta inisiator riset terkait kegiatan layanan keuangan berbasis teknologi. Gubernur BI Agus D.W Martowardojo mengatakan

  • Authors

    Ketika malam tiba, bulan bersinar terang di langit gelap. Angin berbisik lembut di telinga, mengantar aroma bunga yang harum. Di tengah hening malam, aku merenung tentang arti kehidupan dan tujuan hidupku. Apakah semua ini hanya sebuah permainan takdir atau ada yang lebih besar di balik semua ini? Aku terus mencari jawaban, meski kadang-kadang terasa seperti aku berjalan sendirian dalam kegelapan

  • Adopsi Teknologi Jadi Alasan Sejumlah Bank Tutup Layanan Bank Draft

    Adopsi teknologi menjadi alasan utama sejumlah bank untuk menutup layanan bank draft. Bank-bank tersebut mengklaim bahwa dengan adanya teknologi digital, proses transfer dan pembayaran menjadi lebih efisien dan cepat. Hal ini juga diikuti dengan meningkatnya keamanan transaksi online yang membuat pengguna lebih percaya untuk menggunakan layanan digital daripada metode konvensional seperti bank draft. Meskipun demikian, beberapa pihak masih merasa keberatan dengan penutupan layanan bank draft ini karena mereka masih membutuhkan metode tersebut dalam melakukan transaksi tertentu