Fintech Lending Maucash Tutup Bisnis, Ini Kata Pengamat

Persaingan Ketat dan Risiko Tinggi, Ini Alasan Fintech Lending Ditinggal Pemain Besar

ILUSTRASI. Aplikasi Pembiayaan Maucash (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)

Beritafintech.com – JAKARTA. Sejumlah perusahaan besar tercatat mulai meninggalkan bisnis fintech peer to peer (P2P) lending.

Penutupan layanan pinjaman daring ini terjadi pada PT Astra Welab Digital Arta milik Astra atau Maucash dan PT Financial Integrasi Teknologi (PT FIT) milik PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) atau Pinjam Modal.

Mengenai hal itu, Pengamat sekaligus Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai industri fintech lending tengah memasuki tahap konsolidasi.

Baca Juga: BFI Finance (BFIN) Tutup Anak Usaha Fintech, Ajukan Pencabutan Izin ke OJK

“Nampaknya memang sudah dalam tahap seleksi alam di industri pinjaman daring dengan berbagai strategi, termasuk konsolidasi,” ujarnya kepada Kontan, Senin (24/2/26).

Menurutnya, industri fintech lending saat ini hanya menyisakan pemain yang mampu beroperasi secara efisien. Dalam hal ini, Maucash dan Pinjam Modal dinilai belum bisa bertahan.

Baca Juga: AFPI Usulkan Beberapa Hal Ini untuk Fintech Lending dalam Revisi UU P2SK

Apalagi dengan kondisi pembiayaan sektor produktif yang sedang mengalami tekanan di sepanjang tahun ini. “Jadi saya rasa cukup wajar mereka akhirnya menarik diri dari industri pinjaman daring.” katanya.

Di sisi lain, tutupnya dua fintech lending dari perusahaan besar disebut Nailul sebagai seleksi alam. Ada faktor dari sisi pangsa pangan yang terlalu kecil karena pesaingan pasar yang ketat. Begitu juga dengan faktor kredit macet yang cukup tinggi.

TRENDING  Ini yang dilakukan Raiz Invest untuk berekspansi di Indonesia

“Risiko di pinjaman daring ini tinggi, maka ya risiko keluar dari industri juga akan mengikuti,” tutupnya.

Adapun keputusan pencabutan izin usaha PT Astra Welab Digital Arta (Maucash) tertuang dalam Surat Nomor S-40/D.06/2025 per 17 Desember 2025.

Sementara itu, penghentian operasional PT FIT (BFIN) atau Pinjam Modal tertuang dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/2/26). Presiden Direktur BFIN Sutadi menyampaikan bahwa BFIN selaku entitas induk PT FIT telah menerima Akta Pernyataan Keputusan Para Pemegang Saham di Luar Rapat (Sirkuler) No. 10 tanggal 11 Februari 2026.

Baca Juga: BFI Finance (BFIN) Tutup Usaha Fintech P2P Lending

Selanjutnya: Waktu Buka Puasa Garut Hari Ini Selasa (24/2): Intip Jadwal Adzan Maghrib

Menarik Dibaca: Mahkamah Agung AS Batalkan Tarif Dagang Global Trump, Apa Artinya untuk IHSG?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Laba Bersih Bank Capital (BACA) Naik 6,43% Jadi Rp 109,39 Miliar di 2024

    Pada tahun 2024, Laba Bersih Bank Capital (BACA) mengalami kenaikan sebesar 6,43% menjadi Rp 109,39 miliar. Kinerja yang gemilang ini menarik perhatian banyak investor dan menunjukkan bahwa Bank Capital terus berkembang secara positif di pasar keuangan. Dengan pencapaian ini, Bank Capital semakin kokoh dalam persaingan industri perbankan dan siap bersaing di level yang lebih tinggi

  • Ini Daftar Lengkap Bank Syariah di Indonesia

    Bank Syariah adalah lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah Islam. Di Indonesia, terdapat sejumlah bank syariah yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk beroperasi. Berikut ini adalah daftar lengkap bank syariah di Indonesia:

    1. Bank Muamalat Indonesia
    2. Bank Syariah Mandiri
    3. BRI Syariah
    4. BNI Syariah
    5. Bank Mega Syariah
    6. Bank BCA Syariah

    Keberadaan bank syariah di Indonesia semakin berkembang pesat, menawarkan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam kepada masyarakat. Dengan adanya pilihan bank syariah ini, masyarakat dapat memilih layanan perbankan yang sesuai dengan keyakinan dan nilai-nilai mereka dalam menjalankan aktivitas keuangan secara lebih Islami dan berkelanjutan

  • Pesan OJK, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Meminjam di Fintech Lending

    Halo, para pembaca yang budiman. Pesan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kalian semua: Pertimbangkan dengan matang sebelum meminjam di perusahaan fintech lending. Meskipun prosesnya mudah dan cepat, namun jangan sampai terjebak dalam jerat utang yang sulit untuk dilunasi. Pastikan bahwa kamu benar-benar membutuhkan pinjaman tersebut dan mampu untuk mengembalikannya tepat waktu. Jangan tergoda dengan penawaran bunga rendah tanpa membaca syarat dan ketentuan secara teliti. Ingatlah, kehati-hatian adalah kunci utama dalam mengelola keuangan pribadi kita. Semoga pesan ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya!

  • Membandingkan Kredit Tanpa Agunan Perbankan dan Fintech yang Masih Jadi Andalan

    Kredit tanpa agunan menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Perbankan dan fintech kini bersaing ketat dalam menawarkan produk kredit tanpa agunan yang menguntungkan. Namun, sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit, penting untuk membandingkan antara produk perbankan dan fintech agar bisa mendapatkan penawaran terbaik sesuai kebutuhan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat, layanan fintech menjadi pilihan yang menarik bagi mereka yang ingin mendapatkan proses pengajuan kredit yang lebih cepat dan mudah. Meskipun demikian, tidak ada salahnya juga untuk mempertimbangkan produk kredit tanpa agunan dari perbankan yang memiliki reputasi kuat dan jaringan luas. Jadi, sebelum membuat keputusan, pastikan untuk melakukan perbandingan secara teliti agar dapat memilih opsi terbaik sesuai dengan kebutuhan finansial Anda

  • Simak Strategi Berkelanjutan Bank Mandiri Taspen

    Bank Mandiri Taspen terus mengembangkan strategi berkelanjutan guna memberikan layanan terbaik kepada nasabah. Dengan komitmen yang kuat, bank ini terus berinovasi dalam menyediakan produk dan layanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kerjasama yang erat dengan para mitra usaha, Bank Mandiri Taspen siap memberikan solusi keuangan yang tepat dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggannya. Dengan fokus pada pelayanan prima dan keberlanjutan, Bank Mandiri Taspen siap menjadi mitra terpercaya bagi setiap individu dan perusahaan di Indonesia