Danareksa Investment Management Ubah Nama Menjadi BRI Manajemen Investasi

Danareksa Investment Management Ubah Nama Menjadi BRI Manajemen Investasi

ILUSTRASI. Acara peresmian nama dan logo BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) di Jakarta.

Beritafintech.com – JAKARTA. PT Danareksa Investment Management (DIM) mengganti nama menjadi PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI).

Perubahan ini merupakan lanjutan setelah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) mengakuisi saham DIM dengan total jumlah kepemilikan saham sebesar 65% dan menjadi pemegang saham mayoritas.

Direktur Utama BRI-MI Marsangap P. Tamba mengatakan, perubahan logo merupakan titik awal dari DIM yang saat ini sudah berganti menjadi BRI-MI untuk memperluas jangakauannya serta mendukung visi dari BBRI menjadi perusahaan jasa keuangan yang terintegrasi.

Selain itu menjadi ‘one stop financial solution provider’ untuk memenuhi kebutuhan keuangan seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga: BRI Danareksa Sekuritas&BRI Danareksa Investment Management Gelar Literasi PrajaIPDN

“Diharapkan transformasi menjadi BRI-MI semakin meningkatkan kepercayaan nasabah dan memperkuat posisi di industri manajer investasi yang bertaraf global,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (9/7).

Marsangap menuturkan bahwa transformasi ini tidak hanya melalui logo, melainkan juga diturunkan ke produk. Saat ini perusahaan telah mempersiapkan tiga produk flagship dan dapat dipasarkan setiap saat.

Ketiga produk tersebut, Reksa Dana Danareksa Seruni Pasar Uang untuk jenis reksadana pasar uang, Reksadana Danareksa Balanced Regular Income Fund (BRIF) untuk jenis reksadana campuran yang dapat memberikan dividen bulanan, serta Reksa Dana Indeks Danareksa MSCI ESG Screened untuk jenis reksa dana indeks.

Melalui transformasi ini, perusahaan semakin mempertajam kemampuannya dengan terus berinovasi pada produknya. Harapannya, semakin unggul dan berbeda dengan perusahaan manajer investasi lainnya baik reksa dana konvensional, syariah, maupun produk investasi alternatif yang berinvestasi pada sektor riil.

TRENDING  Ada Batas Atas Pembiayaan Fintech Lending ke Sektor Ultra Mikro, Ini Kata Pengamat

Wakil Direktur Utama BBRI Catur Budi Harto menyampaikan bahwa ke depannya dengan berubahnya logo menjadi BRI-MI dapat lebih difokuskan pada segmen ritel.

“Sehingga sejalan dengan strategi BRI Go Smaller dengan menyediakan solusi jasa keuangan yang lengkap dan terintegrasi bagi nasabah BRI Group dan tumbuh secara berkelanjutan dan meningkatkan profitabilitas,” paparnya.

Baca Juga: BRI Klaim Rasio Pembayaran Dividen Tidak Mengganggu Permodalan

“Dengan ekosistem BRI yang memiliki cabang di seluruh Indonesia, kami berharap dapat mengoptimalkan distribusi produk dan meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat sehingga dapat meningkatkan pangsa pasar serta membantu para nasabah untuk mencapai kesejahteraan finansial” tutup Marsangap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Perusahaan manajemen investasi Danareksa telah mengubah namanya menjadi BRI Manajemen Investasi setelah diakuisisi oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI). Perubahan nama ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat brand BRI di bidang manajemen investasi. Dengan bergabungnya Danareksa ke dalam keluarga BRI, diharapkan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak dalam mengembangkan layanan dan produk investasi. BRI Manajemen Investasi akan terus memberikan pelayanan yang berkualitas kepada nasabahnya dan menjaga reputasi baik yang telah dibangun selama ini.

Check Also

Ini Kata Pengamat Soal Adanya Kejadian Fraud di Industri Fintech Lending

Ini Kata Pengamat Soal Adanya Kejadian Fraud di Industri Fintech Lending

Menurut pengamat, kejadian fraud di industri fintech lending merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan. Fraud dapat merugikan banyak pihak, mulai dari konsumen hingga perusahaan penyedia layanan fintech itu sendiri. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah preventif yang lebih ketat untuk mencegah terjadinya fraud di industri ini. Selain itu, peran pengawasan dan regulasi dari pemerintah juga sangat penting agar industri fintech lending dapat berkembang dengan sehat dan aman bagi semua pihak yang terlibat

%site% | NEWS