OJK Beberkan Alasan & Tujuan Ubah Sebutan Pinjol Menjadi Pindar

OJK Beberkan Alasan & Tujuan Ubah Sebutan Pinjol Menjadi Pindar

ILUSTRASI. OJK mengharapkan penyelenggara fintech peer-to-peer lending terus memiliki citra positif di masyarakat.

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beritafintech.com – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengharapkan penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau fintech peer-to-peer lending terus memiliki citra positif di masyarakat.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) Agusman menuturkan bahwa hal itu termasuk dalam implementasi penguatan tata kelola yang baik dan penguatan manajemen risiko penyelenggara LPBBTI.

“Salah satu langkah yang dilakukan oleh industri adalah memperkenalkan nama pinjaman daring (pindar) untuk LPBBTI yang legal atau berizin OJK,” kata dia dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (17/12/2024).

Ia menambahkan bahwa dengan pembedaan nama branding untuk LPBBTI yang legal dengan pinjaman online (pinjol) ilegal, diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengidentifikasi LPBBTI yang berizin di OJK.

“Sehingga meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan layanan LPBBTI,” imbuh dia.

Baca Juga: OJK Catat 19 Fintech Lending Punya TWP90 di Atas 5% per Oktober 2024

Lebih lanjut, Agusman bilang bahwa OJK terus mendorong semua penyelenggara untuk melakukan penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Menurut dia, peningkatan citra positif industri dapat dilakukan apabila dilandasi penguatan-penguatan pada aspek tersebut. Adapun sampai Oktober 2024, laba industri fintech lending tercatat senilai Rp 1,09 triliun, atau tumbuh dibandingkan posisinya pada September 2024 di kisaran Rp 806,05 miliar.

TRENDING  Begini Rapor Kinerja Sejumlah Bank di Kuartal III-2024

Agusman memerinci bahwa peningkatan laba ini antara lain disebabkan oleh adanya peningkatan pendapatan operasional yang disertai dengan efisiensi dari beban operasional.

Tonton: Cek Ciri Ciri Rekening yang Rentan Dipakai untuk Tindak Kriminal ala OJK

Namun demikian, sampai Oktober 2024, OJK masih mencatat terdapat 19 penyelenggara LPBBTI yang memiliki tingkat kredit bermasalah atau tingkat wan prestasi 90 hari (TWP90) di atas 5 persen. Jumlah itu sedikit turun dari catatan September 2024 sebanyak 22 entitas.

Terhadap penyelenggara tersebut, OJK telah memberikan surat peringatan dan meminta penyelenggara membuat rencana aksi (action plan) untuk memperbaiki kualitas pendanaannya.

“OJK juga terus melakukan monitoring terhadap kualitas pendanaan LPBBTI dan melakukan tindakan pengawasan, termasuk pemberian sanksi administratif dalam hal ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan,” sebut dia.

Demikian penjelasan OJK terkait perubahan nama pinjol menjadi pindar. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Pinjol Jadi Pindar, OJK: Permudah Masyarakat Kenali yang Berizin”

Selanjutnya: Persiapan Liburan Nataru 2024-2025, Ini Cara & Biaya Pembuatan Paspor Sehari Jadi

Menarik Dibaca: Kumpulan Gift Code Ojol The Game 18 Desember 2024 Paling Baru dari Codexplore

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Bank Digital Kian Gesit Mendorong Pertumbuhan Kredit Secara Langsung

    Our new website is designed to make your banking experience easier and more convenient. With just a few clicks, you can access all the information you need about our various credit products. Whether you’re looking for a personal loan, mortgage, or business financing, we have options to suit your needs.

    Our team of experts is here to help guide you through the application process and answer any questions you may have. We are committed to providing excellent customer service and helping you achieve your financial goals.

    Don’t miss out on our special promotions and offers – sign up for our newsletter to stay informed about the latest news and updates from Bank Digital Kian Gesit. Thank you for choosing us as your trusted financial partner!

  • Jelang lebaran, satgas waspada investasi kembali temukan fintech lending ilegal

    ILUSTRASI. Jelang lebaran, satgas waspada investasi kembali temukan fintech lending ilegal Beritafintech.com –  JAKARTA. Satgas Waspada Investasi dalam operasionalnya kembali menemukan 86 platform fintech P2P lending ilegal dan 26 kegiatan usaha tanpa izin. Hal ini berpotensi merugikan masyarakat terutama di momen menjelang lebaran. Satgas Waspada Investasi meminta masyarakat untuk semakin waspada terhadap penawaran dari entitas fintech…

  • Pinjol legal berguguran satu per satu, ini penyebabnya

    Pinjol legal berguguran satu per satu, ini penyebabnya. Fenomena ini menjadi sorotan publik karena banyak masyarakat yang merasa terganggu dengan praktik pinjol ilegal yang semakin marak. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengawasan dari pihak berwenang terhadap pinjol ilegal yang seringkali melakukan tindakan penagihan yang tidak manusiawi dan melanggar hukum. Akibatnya, banyak konsumen yang merasa tertekan dan terancam oleh praktik pinjol ilegal tersebut. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah tegas dalam memberantas pinjol ilegal agar masyarakat dapat terlindungi dari praktik-praktik yang merugikan tersebut

  • Indonesian Banking Industry Offers Lower Loan Interest Than Fintech

    FINTECH –  JAKARTA. Paylater has become a major attraction in the financial industry today as more and more people are interested in using it. Banks are also competing to seize this profitable business potential.  They enter the competition by offering more competitive interest rates compared to the paylater services owned by financial technology (fintech) companies. Currently

  • Pesan OJK, Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Meminjam di Fintech Lending

    Halo, para pembaca yang budiman. Pesan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk kalian semua: Pertimbangkan dengan matang sebelum meminjam di perusahaan fintech lending. Meskipun prosesnya mudah dan cepat, namun jangan sampai terjebak dalam jerat utang yang sulit untuk dilunasi. Pastikan bahwa kamu benar-benar membutuhkan pinjaman tersebut dan mampu untuk mengembalikannya tepat waktu. Jangan tergoda dengan penawaran bunga rendah tanpa membaca syarat dan ketentuan secara teliti. Ingatlah, kehati-hatian adalah kunci utama dalam mengelola keuangan pribadi kita. Semoga pesan ini bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya!

  • Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad, Begini Caranya

    Bagi banyak orang, kuliah di Universitas Padjadjaran (Unpad) merupakan impian yang sulit tercapai karena biaya pendidikan yang tinggi. Namun, kini dengan adanya program Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad, impian tersebut bisa menjadi kenyataan. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa berprestasi namun memiliki keterbatasan finansial untuk tetap bisa menempuh pendidikan di salah satu universitas terbaik di Indonesia.

    Dengan adanya program ini, mahasiswa tidak perlu lagi khawatir akan biaya kuliah yang mahal. Mereka dapat fokus pada belajar dan mengembangkan potensi diri tanpa harus terbebani oleh masalah keuangan. Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman belajar yang berkualitas dan membangun jaringan dengan sesama mahasiswa Unpad.

    Jadi, bagi para calon mahasiswa yang memiliki mimpi untuk kuliah di Unpad namun terkendala oleh masalah finansial, jangan ragu untuk mendaftar ke program Finansial Terbatas Tetap Bisa Kuliah di Unpad. Dengan tekad dan usaha keras, impian Anda bisa menjadi kenyataan!