AIA Indonesia Menyasar Nasabah yang Mencari Aman

Koperasi simpan pinjam yang bisnis pinjol harus kantongi izin OJK

ILUSTRASI. Ilustrasi pinjol ilegal. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/rwa.

Beritafintech.com – JAKARTA. Pemberantasan kasus pinjol ilegal yang beredar di masyarakat saat ini masih terus bergulir. Yang terbaru, ada temuan pinjol-pinjol ilegal tersebut berkedok Koperasi Simpan Pinjam (KSP).

Salah satu KSP yang baru-baru ini menjadi sorotan ialah KSP Solusi Andalan Bersama. KSP tersebut merupakan pengelola salah satu pinjol ilegal Fulus Mujur yang telah memakan korban meninggal akibat bunuh diri beberapa waktu lalu.

Berdasarkan riset KONTAN, nama KSP Solusi Andalan Bersama ternyata tercantum dalam data koperasi yang ada di website resmi Kementerian Koperasi dan UKM. Dari data tersebut, KSP ini memiliki nomor badan hukum AHU-0003740.AH.01.26.TAHUN 2020 tertanggal 5 Juni 2020.

Sementara itu, KSP yang beralamat kantor di daerah Palmerah, Jakarta Barat ini juga sudah mendapatkan Nomor Induk Koperasi (NIK) dengan nomor 3174030030110. Namun, tertulis status NIK tersebut belum bersertifikat.

Pengamat koperasi Rully Indrawan yang juga mantan Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM mengatakan, KSP-KSP yang terdata di website tersebut sejatinya hanya mendapatkan izin untuk melayani sebatas anggota koperasi dan bukan untuk publik.

Baca Juga: Memakai Koperasi untuk Membuat Pinjol Ilegal

“Untuk menjalankan bisnis simpan pinjam untuk kepentingan publik (seperti pinjol) itu tetap harus izin (pinjol) OJK,” ujar Rully.

Rully juga tak menampik bahwa sejatinya saat ini masih banyak koperasi-koperasi nakal yang sudah berniat jahat dengan menyalahi aturan. Namun, Rully menambahkan bahwa saat ini sejatinya sudah ada Peraturan Menteri (Permen) untuk bertindak tegas memberi sanksi bagi koperasi nakal yang tercantum dalam Permenkukum No. 9 tahun 2020 tentang pengawasan koperasi.

TRENDING  Lampaui Capaian 2024, Laba Fintech Lending Tembus Rp 2,09 Triliun per Oktober 2025

Tak hanya itu, ia juga menambahkan bahwa Kementerian Koperasi pada tahun lalu juga telah melantik pejabat fungsional pengawas koperasi di pusat dan didaerah sekitar 441 orang ditambah dengan yang lama sekitar 600 orang. Hanya saja, ia berpendapat jumlah itu masih kurang bila dibanding jumlah koperasi secara nasional yang berjumlah 123.000 unit.

“Tinggal diintensifkan saja karena regulasinya sudah ada dan orangnya juga sudah ada,” imbuhnya.

Sekadar mengingatkan, dalam kasus ini Polri telah menangkap 3 tersangka yaitu, JS yang diduga pembuat KSP Solusi Andalan Bersama, DN yang merupakan ketua dari KSP Solusi Andalan Bersama dan SR.

Sementara itu, ketiga tersangka ini memiliki peran berbeda dalam menjalankan bisnis pembuatan KSP pinjol ilegal itu. Dengan tersangka JS berperan mencari, merekrut, memfasilitasi warga negara asing yang diduga pembeli atau pemodal KSP pinjol ilegal bisa masuk ke Indonesia. 

Berdasarkan hasil pendalaman polri, JS juga ternyata tidak hanya membuat satu KSP saja untuk menjalankan bisnis pinjol ilegal. Ada sekitar 95 KSP lainnya yang dibuat dan bersifat fiktif.

Selanjutnya: Polri: Jangan ragu lapor jika dapat intimidasi dari pinjol ilegal

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Tugas Berat Bank BUMN di Awal Pemerintahan Prabowo Subianto

    Bank BUMN menjadi sorotan utama di awal pemerintahan Prabowo Subianto. Tugas berat menanti untuk memperbaiki kondisi keuangan dan reputasi bank-bank milik negara ini. Dengan visi yang jelas dan komitmen yang kuat, diharapkan Bank BUMN dapat kembali menjadi kebanggaan bangsa dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Semua mata tertuju pada langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh pemerintahan baru ini dalam menghadapi tantangan besar di sektor perbankan

  • Platform Fintech Mulai Tingkatkan Prioritas Kesetaraan Gender

    Platform Fintech semakin meningkatkan prioritas kesetaraan gender dalam industri keuangan. Hal ini terlihat dari upaya mereka untuk memberikan kesempatan yang sama bagi perempuan dan laki-laki dalam mengakses layanan keuangan. Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan kesenjangan gender dalam bidang finansial dapat terus menyempit dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Selain itu, platform fintech juga berkomitmen untuk mendukung para wanita dalam membangun karir di dunia teknologi keuangan, sehingga dapat menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan beragam

  • Ini yang dilakukan Raiz Invest untuk berekspansi di Indonesia

    Raiz Invest telah melakukan langkah strategis untuk berekspansi di Indonesia dengan menggandeng mitra lokal yang memiliki pemahaman mendalam tentang pasar keuangan Tanah Air. Dengan memanfaatkan teknologi canggih dan tim ahli yang berpengalaman, Raiz Invest siap memberikan layanan investasi yang inovatif dan terpercaya bagi masyarakat Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat membantu lebih banyak orang untuk mulai berinvestasi secara cerdas dan efektif, sehingga menciptakan masa depan keuangan yang lebih baik bagi semua pihak

  • Penyaluran Pinjaman Fintech Capai Rp44,3 Triliun

    Penyaluran pinjaman oleh perusahaan fintech di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan. Data terbaru menunjukkan bahwa total pinjaman yang disalurkan mencapai Rp44,3 triliun, meningkat dari tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dengan layanan pinjaman online yang ditawarkan oleh perusahaan fintech. Dengan adanya kemudahan akses dan proses pengajuan yang cepat, semakin banyak orang yang memanfaatkan layanan ini untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka. Selain itu, tingginya jumlah penyaluran pinjaman juga menjadi indikasi bahwa sektor fintech di Indonesia memiliki potensi pertumbuhan yang besar di masa depan

  • 96 Aplikasi Pinjol Resmi OJK per Oktober 2025, Lebih Aman

    Menurut data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terdapat 96 aplikasi pinjaman online yang resmi dan terdaftar per Oktober 2025. Hal ini menunjukkan bahwa industri pinjaman online semakin berkembang dan semakin banyak platform yang memenuhi standar keamanan yang ditetapkan oleh OJK. Dengan adanya regulasi ini, masyarakat dapat lebih percaya diri dalam menggunakan layanan pinjaman online tanpa khawatir akan penipuan atau praktik ilegal lainnya. Selain itu, keberadaan aplikasi pinjol resmi juga memberikan perlindungan bagi konsumen dalam hal pengelolaan data pribadi dan informasi keuangan mereka. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa menggunakan aplikasi pinjol resmi yang telah disetujui oleh OJK adalah pilihan yang lebih aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan finansial mereka

  • Danantara Akuisisi Manajer Investasi BUMN, Ini Kata Pinnacle Investment

    Pinnacle Investment memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap akuisisi manajer investasi BUMN oleh Danantara. Mereka menyebut langkah ini sebagai langkah strategis yang akan membawa dampak positif bagi industri investasi di Indonesia. Pinnacle Investment juga percaya bahwa kolaborasi antara kedua pihak akan menghasilkan sinergi yang kuat dan memberikan nilai tambah bagi para investor. Selain itu, mereka yakin bahwa dengan bergabungnya Danantara ke dalam keluarga besar BUMN, akan semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dalam hal pengelolaan aset dan investasi