KB Bank Gelar RUPSLB, Rombak Susunan Direksi dan Komisaris

KB Bank Gelar RUPSLB, Rombak Susunan Direksi dan Komisaris

ILUSTRASI. KB Bank (Dok KB Bank/KB Bank)

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (12/3/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui sejumlah agenda strategis, termasuk perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan percepatan transformasi bisnis perseroan.

Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengunduran diri Seng Hyup Shin dari jabatannya sebagai Wakil Komisaris Utama, efektif sejak penutupan rapat. Manajemen menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan dalam mendukung proses transformasi KB Bank.

Sebagai penggantinya, RUPSLB mengangkat Tae Doo Kwon sebagai Wakil Komisaris Utama. Saat ini Tae Doo Kwon menjabat sebagai Head of Global Growth Support Division di KB Kookmin Bank. Ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Managing Director of Global Business Group serta General Manager of Global Planning Department di bank tersebut.

Baca Juga: Maipark Ingatkan Potensi Penurunan Premi Asuransi Bencana Imbas Ketidakpastian Global

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengangkatan dua anggota direksi baru, yakni Ju Hwan Yi dan Yungki Prabowo.

Ju Hwan Yi memiliki pengalaman di bidang manajemen risiko, termasuk pernah menjabat sebagai EVP & Chief Risk Officer di KB Prasac Bank Cambodia. Sementara Yungki Prabowo memiliki pengalaman panjang di bidang teknologi dan operasional perbankan, termasuk sebagai Technology and Operation Director serta Chief Technology Officer di Bank ANZ Indonesia.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan penguatan struktur kepemimpinan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan transformasi bank.

TRENDING  PPATK Bakal Blokir Sementara Rekening Nganggur, Begini Respons Bank

“Perubahan susunan pengurus ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan transformasi digital secara berkelanjutan. Dengan kombinasi pengalaman global dan kapabilitas lokal yang kuat, kami optimistis KB Bank dapat melanjutkan momentum transformasi dan memperkuat pertumbuhan yang sehat serta berkelanjutan,” ujar Kunardy dalam siaran pers, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga: Bank Muamalat Sediakan Layanan Digital Selama Libur Lebaran

Seiring proses transformasi yang terus berjalan, KB Bank juga mencatatkan perbaikan kinerja keuangan. Hingga kuartal III 2025, bank ini membukukan laba bersih nonkonsolidasi sebesar Rp265 miliar, berbalik dari rugi Rp2,73 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit KB Bank hingga akhir September 2025 mencapai Rp44,32 triliun, meningkat 10,83% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp39,99 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 14,48% secara tahunan, didorong oleh peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) yang melonjak 38,02%.

Ke depan, KB Bank akan terus memfokuskan strategi pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan kualitas aset, serta pertumbuhan kredit yang selektif dan terdiversifikasi. Perseroan optimistis transformasi yang dijalankan dapat mendorong pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

Dengan keputusan tersebut, susunan Dewan Komisaris dan Direksi KB Bank menjadi sebagai berikut:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Jerry Marmen
  • Wakil Komisaris Utama: Tae Doo Kwon*
  • Komisaris Independen: Stephen Liestyo
  • Komisaris Independen: Hae Wang Lee

Direksi

Direktur Utama: Kunardy Darma Lie

  • Direktur: Robby Mondong
  • Direktur: Dodi Widjajanto
  • Direktur: Henry Sawali
  • Direktur: Jung Ho Han
  • Direktur: Jang Hyuk Im
  • Direktur: Widodo Suryadi
  • Direktur: Ju Hwan Yi*
  • Direktur: Yungki Prabowo*
TRENDING  Simak Strategi Bank DBS Pacu Pembiayaan Hijau dan Berkelanjutan

*Efektif setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan sesuai ketentuan penilaian kemampuan dan kepatutan (fit and proper test).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Era Digital, Bank Danamon Ajak Masyarakat Sesuaikan Kebutuhan Finansial

    Jakarta: Di tengah era digital ini, banyak generasi produktif baik dari yang paling muda seperti Gen Z, Millennial, sampai Gen X terpapar informasi yang menyebar begitu luas. Penyebaran informasi yang dikemas secara pendek dan cepat membuat informasi tersebut lebih menarik di mata masyarakat.   Hal ini mempengaruhi perilaku konsumen dari yang sebelumnya mencari informasi dengan bertanya

  • Akuisisi Multifinance, Fintech Lending Berupaya Perluas Cakupan Bisnis

    Akuisisi Multifinance, Fintech Lending Berupaya Perluas Cakupan Bisnis

    Dalam upaya untuk memperluas cakupan bisnisnya, perusahaan multifinance telah melakukan akuisisi terhadap sebuah perusahaan fintech lending yang memiliki potensi besar di pasar. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam industri keuangan.

    Dengan akuisisi ini, diharapkan perusahaan dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan memberikan layanan finansial yang lebih luas. Selain itu, dengan memanfaatkan teknologi dari perusahaan fintech lending tersebut, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional dan memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih baik bagi para pelanggan.

    Langkah ini juga sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berkembang dan menjadi pemimpin dalam industri keuangan. Dengan menggabungkan kekuatan dari kedua entitas tersebut, diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan dan membawa bisnis mereka menuju kesuksesan yang lebih besar

  • KB Bank Optimistis Cost of Fund Terus Turun pada 2026

    Menurut KB Bank, optimisme terus meningkat dengan turunnya biaya dana pada tahun 2026. Hal ini menjadi kabar baik bagi nasabah bank yang akan mendapatkan manfaat dari penurunan biaya dana tersebut. Dengan kondisi ekonomi yang semakin membaik, KB Bank yakin bahwa tahun depan akan menjadi tahun yang penuh harapan dan peluang bagi pertumbuhan bisnis mereka. Para investor pun diharapkan dapat merasakan dampak positif dari penurunan biaya dana ini dan semakin termotivasi untuk berinvestasi di KB Bank

  • Akuisisi Multifinance, Fintech Lending Berupaya Perluas Cakupan Bisnis

    Akuisisi Multifinance, Fintech Lending Berupaya Perluas Cakupan Bisnis

    Dalam upaya untuk memperluas cakupan bisnisnya, perusahaan multifinance telah melakukan akuisisi terhadap sebuah perusahaan fintech lending yang memiliki potensi besar di pasar. Langkah ini diambil sebagai strategi untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dalam industri keuangan.

    Dengan akuisisi ini, diharapkan perusahaan multifinance dapat menjangkau lebih banyak konsumen dan memberikan layanan keuangan yang lebih luas. Selain itu, dengan adanya integrasi teknologi dari perusahaan fintech lending, diharapkan proses pengajuan pinjaman dan pembayaran dapat menjadi lebih efisien dan mudah bagi para nasabah.

    Langkah ini juga sejalan dengan visi perusahaan untuk terus berkembang dan menjadi pemimpin dalam industri keuangan. Dengan menggabungkan kekuatan dari kedua entitas tersebut, diharapkan dapat menciptakan nilai tambah bagi para pemangku kepentingan serta meningkatkan kinerja bisnis secara keseluruhan

  • AFPI: Sudah ada 40 fintech lending terdaftar yang mengajukan izin ke OJK

    Menurut Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), sudah ada 40 perusahaan fintech lending yang telah mengajukan izin kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini menunjukkan minat yang tinggi dari para pelaku industri fintech dalam mematuhi regulasi dan meningkatkan transparansi dalam layanan mereka. AFPI juga menyambut baik langkah-langkah yang diambil oleh OJK untuk mengawasi dan mengatur industri fintech agar dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi konsumen. Dengan semakin banyaknya perusahaan fintech yang berkomitmen untuk beroperasi secara legal, diharapkan dapat menciptakan lingkungan bisnis yang lebih sehat dan terpercaya bagi semua pihak

  • Berita Keuangan dan Perbankan Terbaru – KONTAN – bank

    Menurut data terbaru yang dirilis oleh Bank Indonesia, pertumbuhan kredit perbankan pada bulan ini mencapai angka yang sangat mengesankan. Hal ini menunjukkan bahwa sektor keuangan di Tanah Air terus berkembang pesat. Selain itu, berbagai inovasi dan program-program yang diluncurkan oleh bank-bank ternama juga turut mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan demikian, prospek industri keuangan dan perbankan di Indonesia semakin cerah dan menjanjikan bagi para pelaku bisnis maupun masyarakat umum