Mandiri Investment Forum bidik 15.000 investor

Mandiri Investment Forum bidik 15.000 investor

Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim, Direktur Treasury&International Banking Bank Mandiri Panji Irawan dan Chief Economist Mandiri Andry Asmoro saat konferensi pers pelaksanaan Mandiri Investment Forum 2021 di Jakarta, Senin (25/1).

Beritafintech.com – JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) bersama Mandiri Sekuritas akan kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) pada 1-5 Februari 2021 mendatang. Gelaran yang telah dilakukan untuk kesepuluh kalinya ini, MIF menargetkan partisipasi 15.000 investor yang mengelola aset lebih dari US$ 4 triliun.

“Kami berharap forum ini dapat menjadi platform bagi pemerintah untuk menyampaikan arah kebijakan yang telah digariskan dalam pemulihan ekonomi Nasional kepada investor secara lengkap sehingga dapat membangkitkan kepercayaan diri untuk berusaha dan melakukan ekspansi bisnis di Indonesia,” ungkap Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan dalam konferensi pers Senin (25/1).

Apalagi menurut Panji perekonomian Indonesia telah melewati dampak terdalam dari Covid-19 pada kuartal II-2020 saat mencatat kontraksi ekonomi sebesar -5,32% dan menunjukkan pemulihan pada kuartal berikutnya. Tren pemulihan diperkirakan akan berlanjut pada tahun ini.

Dia menambahkan, perekonomian Indonesia pada tahun 2021 akan beranjak dari fase bertahan menjadi fase pemulihan dengan dukungan beberapa faktor, yaitu program vaksinasi yang sudah mulai berjalan, implementasi UU Cipta Kerja, serta penurunan kasus Covid-19.

Baca Juga: Ini cara investasi ORI019 dengan mudah, punya kupon 5,57% per tahun

Faktor pendukung lainnya adalah peningkatan investasi swasta sejalan dengan berbagai stimulus Pemerintah untuk mendorong pulihnya permintaan, katanya

Untuk itu, lanjutnya, Mandiri Investment Forum 2021 akan menghadirkan sejumlah pejabat tinggi negara serta tokoh ekonomi internasional yang akan menjadi narasumber untuk menjelaskan mengenai arah kebijakan pemerintah ke depan serta perkembangan terkini ekonomi global dan respon yang perlu dilakukan.

TRENDING  Giliran Fintech Modal Rakyat Digugat Lender Karena Dugaan Gagal Bayar

Para narasumber tersebut antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin, Kepala BKPM Bahlil Lahadaila, Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Executive Chairman of Neo-bank Moven dan penulis buku Bank 4.0 Brett King serta Profesor ekonomi Universitas Harvard Kenneth Rogoff.

Sedangkan Direktur Mandiri Sekuritas Silva Halim mengemukakan bahwa rangkaian kegiatan MIF 2021 akan memberikan wawasan dan informasi yang komprehensif guna membantu para investor dalam menyusun strategi investasi yang berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham trading buy untuk hari ini (22/1)

Rangkaian MIF 2020 dimulai pada 1 Februari 2021 dengan agenda Site Visit ke Tech Companies dan Bank untuk melihat perkembangan segmen UMKM, kemudian akan dilanjutkan dengan Macro Day sebagai event utama MIF yang akan diselenggarakan pada 3 Februari 2021 dengan mempertemukan para investor dengan narasumber dari pemerintahan dan para pelaku industri.

Selanjutnya, MIF 2021 akan dilanjutkan dengan Morning Talk with Chairman of BKPM, Bahlil Lahadalia dan Investment Clinic yang dipandu oleh tim BKPM. Investment Clinic ini sangat penting untuk memberikan solusi kepada investor yang selama ini mengalami tantangan dalam berinvestasi di Indonesia.

Rangkaian MIF 2021 ditutup dengan Corporate Days pada 4 – 5 Februari 2021 yang akan mempertemukan investor saham (equity investors) Mandiri Sekuritas dengan para emiten. Diharapkan, acara ini akan mendorong kepercayaan diri investor, terutama investor asing, untuk meningkatkan porsi investasi di bursa saham Indonesia.

TRENDING  Akuisisi Danareksa Investment Management BRI Tegaskan Visi The Most Valuable Banking

Selanjutnya: Ini cara investasi ORI019 dengan mudah, punya kupon 5,57% per tahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Similar Posts

  • Printer Murah dan Awet yang Cocok untuk Kantor dan Tempat Kerjaan Anda

    Printer murah dan awet adalah pilihan yang tepat untuk kantor dan tempat kerja Anda. Dengan teknologi canggih yang dimilikinya, printer ini mampu mencetak dokumen dengan kualitas terbaik dan tahan lama. Tidak hanya itu, printer ini juga memiliki fitur yang memudahkan Anda dalam melakukan pekerjaan sehari-hari. Jadi, jangan ragu lagi untuk memilih printer murah dan awet sebagai partner kerja Anda!

  • Tak Cuma Wacana, Ini 5 Kebiasaan Finansial agar Keuangan Lebih Aman

    Salah satu kebiasaan finansial yang penting adalah memiliki anggaran bulanan yang jelas dan terencana. Dengan memiliki anggaran, kita dapat mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kita tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Selain itu, menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan menabung, kita dapat memiliki cadangan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga.

    Selain itu, membiasakan diri untuk berinvestasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keuangan agar lebih aman. Dengan berinvestasi, kita dapat meningkatkan nilai aset dan menciptakan sumber pendapatan pasif. Selain itu, menjaga kesehatan finansial juga termasuk dalam kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Hal ini meliputi pembayaran tagihan tepat waktu, menghindari utang yang tidak perlu, serta mempertimbangkan risiko finansial sebelum membuat keputusan besar.

    Terakhir, selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi finansial secara berkala juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kita dapat mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisi finansial dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Dengan menerapkan kelima kebiasaan ini secara konsisten, diharapkan kita dapat menjaga stabilitas dan keselamatan keuangan di masa depan

  • Viral iklan wanita rela digilir usai pinjam uang di fintech ilegal, begini ceritanya

    Sebuah iklan viral tentang seorang wanita yang rela digilir oleh sekelompok pria setelah ia meminjam uang dari fintech ilegal sedang ramai diperbincangkan di media sosial. Cerita ini menggugah perasaan banyak orang dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dalam bertransaksi online. Bagaimana nasib wanita tersebut setelah mengalami hal mengerikan tersebut? Apakah ada tindakan yang bisa diambil untuk melindungi diri dari praktik ilegal seperti ini? Semua pertanyaan itu menjadi pembahasan hangat di kalangan netizen

  • Bangun Generasi Cakap Finansial, Asosiasi Dorong Literasi Fintech di Bangka Belitung

    Asosiasi Dorong Literasi Fintech di Bangka Belitung dengan program Bangun Generasi Cakap Finansial. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap teknologi keuangan yang semakin berkembang pesat. Dengan adanya literasi fintech, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan secara lebih efisien dan aman. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi tentang pentingnya merencanakan keuangan secara bijaksana agar dapat mencapai tujuan finansial yang diinginkan. Dukungan dari asosiasi sangat penting dalam upaya meningkatkan literasi fintech di Bangka Belitung demi menciptakan generasi yang cerdas dalam mengelola keuangan mereka

  • Bank Mandiri Kembali Gelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2025

    Bank Mandiri kembali menggelar Mandiri Investment Forum (MIF) 2025 dengan antusiasme yang tinggi. Acara ini dihadiri oleh para investor dan pelaku pasar modal yang ingin mendapatkan wawasan terkini seputar investasi. Dengan berbagai topik menarik dan pembicara ahli di bidangnya, MIF 2025 menjadi ajang diskusi yang sangat dinanti-nanti. Para peserta terlibat dalam sesi tanya jawab yang seru dan penuh inspirasi, sehingga menciptakan suasana diskusi yang sangat interaktif. Bank Mandiri berhasil menciptakan platform yang memungkinkan para peserta untuk saling bertukar informasi dan pengalaman, sehingga memberikan nilai tambah bagi semua pihak yang hadir dalam acara tersebut

  • Pemerintah Sesuaikan Bunga Pinjaman Ultra Mikro, Ini Kata Asosiasi Fintech Lending

    Pemerintah telah mengumumkan penyesuaian bunga pinjaman ultra mikro sebagai upaya untuk mendukung pertumbuhan sektor fintech lending di Indonesia. Keputusan ini disambut baik oleh Asosiasi Fintech Lending yang menyatakan bahwa langkah tersebut akan memberikan dorongan positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah. “Kami sangat mengapresiasi langkah pemerintah dalam menyesuaikan bunga pinjaman ultra mikro ini. Hal ini akan membantu meningkatkan akses pembiayaan bagi para pelaku usaha kecil sehingga dapat berkembang lebih cepat,” ujar salah satu perwakilan dari asosiasi tersebut. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan sektor fintech lending dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Tanah Air