asuransi jiwa
asuransi jiwa

Seberapa Penting Memiliki Asuransi Jiwa? Simak Logikanya

Beritafintech.com – Akhir-akhir ini publik heboh dengan santernya berita pembunuhan kopi beracun. Tentu sejak film Ice Cold rilis di Netflix 28/9/2023 silam. Sehingga publik bertanya-tanya apakah Mirna meninggal kena racun karena perebutan asuransi jiwa yang besar jumlahnya?

Film dokumenter ini berkisah tentang misteri kematian Wayan Mirna Salihin, seorang gadis Indonesia akibat minum kopi Vietnam. Konon kopi tersebut mengandung Sianida yang membuat wanita ini meregang nyawa.

Namun yang membuat geger hingga sekarang yaitu fakta-fakta yang mencuat justru mengindikasikan bahwa Mirna tidaklah meninggal karena racun. Apalagi saat kematiannya, proses otopsi tidak dilakukan karena keluarga menolak.

Alhasil penyebab kematian Mirna masih menjadi misteri. Meski Jessica Kumala Wongso, teman Mirna yang dulu minum kopi bersama itu masih saja dipenjara karena tertuduh telah meracun Mirna.

Fakta demi fakta muncul ke permukaan, seperti keterangan dan kesaksian dokter forensik yang menyatakan bahwa saat memeriksa jasad Mirna dulu, ia tidak mencium bau sianida sama sekali. Dan bahkan kandungan Sianida yang konon ada dalam tubuh Mirna hanya 0,2% saja melalui sebuah pemeriksaan yang kurang menyeluruh.

asuransi jiwa
asuransi jiwa

Kini masyarakat semakin bingung dan heran mana yang benar. Kabar-kabur berhembus bahwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin adalah sebuah rekayasa untuk pencairan dana Asuransi Jiwa yang jumlahnya sangat banyak hingga 69 miliar rupiah.

Yang mana dana ini diperebutkan oleh “tersangka sesungguhnya” yang mengambil untung atas kematian Mirna. Namun ini hanyalah kabar yang tak jelas adanya. Sejak dulu, keluarga Mirna terutama ayahnya Edi Salihin sudah membantah rumor ini.

TRENDING  Asuransi Pendidikan BCA: Cara Klaim dan Produknya

Membedah Manfaat Asuransi Jiwa Bagi Pemegang Polis

Jika memikirkan hal ini secara logis, apakah memang ada asuransi dengan jumlah fantastis demikian? Jenis asuransi jiwa macam apakah yang totalnya sampai demikian banyak? Mungkinkah asuransi dari perusahaan luar negeri sehingga nilainya jadi banyak setelah dirupiahkan?

Entahlah, menjawab pertanyaan ini sulit. Jadi mari membahas tentang asuransi saja. Seberapa penting asuransi jiwa bagi tiap manusia yang bernyawa? Apakah asuransi jiwa akan cair saat pemilik polisnya ini meninggal dunia?

Baik mari mulai dari membahas pengertiannya. Asuransi Jiwa adalah jenis asuransi dengan nilai pertanggungan yang bisa cair saat pemilik polisnya ini meninggal dunia karena berbagai sebab, seperti sakit, kecelakaan maupun kematian tragis seperti yang menimpa Wayan Mirna Salihin.

Asuransi ini juga akan mengcover biaya pendidikan anak dan dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Selain itu, beberapa manfaat penting asuransi jiwa lainnya yakni:

1. Mempersiapkan Masa Pensiun

Anda yang saat ini sudah memasuki umur 30 tahun dan belum memiliki asuransi jiwa, mulailah mempertimbangkan untuk memilikinya. Dengan mengikutinya, Anda akan memiliki jaminan pensiun yang jauh lebih terjamin.

Memang sudah ada BPJS Ketenagakerjaan. Namun usia produktif seseorang siapa yang tahu? Jika ternyata pensiun dini akibat suatu kecelakaan atau sakit yang menimbulkan cacat fisik dan keterbatasan kerja. Tentu ini harus memikirkan antisipasinya mau bagaimana.

2. Alternatif Menabung dan Investasi

Banyak pertanyaan apakah memiliki asuransi jiwa itu bisa membuat untung atau justru buntung? Bagaimana menjawab pertanyaan ini tentu tergantung dari bagaimana Anda memiliki kesempatan untuk memulai asuransinya.

Mendaftar polis asuransi jiwa dan konsultasi kepada pakar dari perusahaan asuransi tersebut. Membicarakan apakah benar bahwa asuransi sama saja sedang menabung dan investasi? Terutama untuk jenis asuransi untuk jiwa yang memang dalam proses pengelolaan uangnya itu kebanyakan masuk ke dalam Reksadana atau Obligasi. Sehingga uang yang Anda investasikan untuk masa depan ini sesungguhnya berputar dalam skema investasi demikian.

TRENDING  Asuransi Jaga Diri: Produk, Biaya Premi, Cara Klaim

3. Dana Santunan Kematian

Salah satu motivasi terbesar mengapa akhirnya banyak orang mendaftar asuransi jiwa whole life atau long life ini karena menghendaki kelak jika dirinya meninggal, maka uang santunan bisa dicairkan. Prosedur pencairan dana tentunya dengan atas persetujuan pemilik polis melalui surat kuasa yang dahulunya sudah ia persiapkan ketika mendaftar asuransi tersebut.

Dana Santunan kematian jumlahnya tergantung dari nilai pertanggungan yang selama ini dicicil atau disiapkan oleh nasabah asuransi tersebut. Nilainya bisa puluhan juta hingga milyaran rupiah. Skema pencariannya pun harus sesuai dengan perjanjian polisnya dahulu.

4. Mengcover Biaya Pendidikan Anak

Ada sebuah skema di mana uang jaminan kematian itu tidak bisa Anda cairkan sesuka hati. Sebab pemegang polisnya memang menghendaki uang tersebut hanya untuk biaya pendidikan anak. Jadi untuk klaim asuransinya pun harus menyertakan bukti pembayaran biaya pendidikan.

Sebagaimana klaim asuransi kesehatan yang tidak bisa sesuka hati. Namun harus dengan reimbursement. Jadi Anda harus menyiapkan dana talangan dulu. Baru kemudian perusahaan asuransi akan mengganti sesuai dengan kebijakan mereka perihal nominalnya.

5. Menjamin Biaya Hidup Keluarga Inti

Dengan memiliki asuransi jiwa, setidaknya Anda memiliki kesempatan untuk menjamin biaya hidup keluarga inti, setelah kematian itu tiba. Memang hidup dan matinya seseorang tak ada yang tahu. Namun bila Anda seorang tulang punggung keluarga, tentu ingin pergi dengan tenang tanpa membebani keluarga ke depannya.

Istri dan anak akan menjadi pewaris dari dana asuransi yang Anda miliki. Mereka akan terjamin hidupnya selama bertahun-tahun ke depan. Tentunya sesuai dengan nilai pertanggungan yang Anda miliki.

TRENDING  Asuransi Pendidikan BCA: Cara Klaim dan Produknya

Seberapa Penting Memiliki Asuransi Jiwa? Bagaimana Tipsnya?

Tentu saja kini pertanyaan tersebut sudah bisa terjawab. Memiliki asuransi jiwa sangatlah penting, namun tidak menutup kemungkinan bahwa Anda bisa mendaftarnya tidak terlalu terburu-buru. Dalam arti masih ada waktu untuk berpikir.

Sebab asuransi itu sebuah komitmen dan kepercayaan. Jika Anda belum kuat dalam dua aspek tersebut, maka sebaiknya tidak usah ikut. Apalagi untuk jenis asuransi jiwa yang seakan baru bisa menikmati hasilnya setelah suatu musibah besar terjadi, seperti kematian atau kecacatan fisik.

Untuk yang memiliki usia sudah 30 tahun memang harus memutuskan segera karena sebentar lagi menginjak usia non produktif untuk kerja. Dengan perhitungan batas usia produktif 54 tahun, maka tersisa 24 tahun lagi waktu yang bisa Anda manfaatkan untuk mempersiapkan asuransi jiwa yang tepat untuk keluarga Anda nikmati pada masa depan.

Memang klaim asuransi kematian itu sangat lekat dengan sebuah perasaan cinta dan sayangnya nasabah kepada keluarga atau seseorang yang ia cintai. Jadi pemegang polis hanya memperkenankan orang yang ia cintai untuk klaim saat dirinya mengalami suatu kedukaan.

Konsultasikan segera dengan perusahaan asuransi jiwa untuk memperoleh gambaran tentang polis seperti apa yang cocok untuk Anda. Sebab masing-masing orang memiliki kesempatan dan peluang yang berbeda-beda, tergantung usia dan pendapatan tetap.

Beberapa perusahaan asuransi akan menawarkan skema pembiayaan yang mungkin Anda rasa sangat besar. Namun lihat juga nantinya nilai pertanggungan yang bisa Anda atau keluarga klaim pada waktu yang tepat. Mungkin saja ini bisa menjadi jalan alternatif menyelamatkan keuangan masa depan. Sehingga ada rasa aman karena hidup terjamin oleh dana santunan dari perusahaan asuransi ini.

%site% | NEWS