Kabar mengejutkan datang dari dunia perbankan Indonesia, dimana ANZ dikabarkan akan menjual saham Bank Panin kepada Mu'Min Ali. Kabar ini semakin menarik karena Mizuho juga ikut disebut-sebut dalam transaksi tersebut. Para pengamat pasar pun langsung bereaksi atas kabar ini, dengan banyak yang mengikuti perkembangan selanjutnya dengan antusiasme tinggi
Baca Selanjutnya »Anindita Maya
Porsi Pembiayaan Fintech Lending Produktif Ditargetkan 40%-50%, Ini Kata Pengamat
Menurut pengamat industri fintech, target pertumbuhan porsi pembiayaan produktif dari fintech lending sebesar 40%-50% merupakan angka yang sangat ambisius namun dapat dicapai. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan penetrasi internet di Indonesia, peluang bagi para pelaku usaha untuk mendapatkan pembiayaan secara cepat dan mudah semakin terbuka lebar. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan
Baca Selanjutnya »Indodana Finance Perkuat Penerapan Inovasi Digital di Sektor Finansial
Indodana Finance terus memperkuat penerapan inovasi digital di sektor finansial dengan tujuan untuk memberikan layanan yang lebih baik dan efisien kepada para nasabahnya. Melalui penggunaan teknologi terkini, Indodana Finance mampu memberikan solusi keuangan yang cepat dan mudah bagi masyarakat. Dengan adanya inovasi digital ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas layanan keuangan bagi semua kalangan, sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan
Baca Selanjutnya »9 Fintech Lending Belum Penuhi Ketentuan Ekuitas Rp 12,5 Miliar
Menurut laporan terbaru, 9 perusahaan fintech lending di Indonesia belum memenuhi ketentuan ekuitas minimal sebesar Rp 12,5 miliar. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan regulator terkait dengan risiko yang mungkin timbul akibat ketidakpatuhan tersebut. Meskipun demikian, industri fintech lending tetap menjadi salah satu sektor yang paling diminati oleh para investor dan pelaku bisnis di Tanah Air. Diharapkan dengan adanya regulasi yang lebih ketat, para pelaku usaha dapat lebih berhati-hati dalam menjalankan operasional mereka demi menjaga stabilitas pasar dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan fintech lending
Baca Selanjutnya »OJK Masih Lakukan Pendalaman Terkait Merger 2 Fintech Lending Syariah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih terus melakukan pendalaman terkait rencana merger antara dua perusahaan fintech lending syariah. Hal ini dilakukan guna memastikan bahwa proses penggabungan kedua entitas tersebut berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan tidak merugikan konsumen maupun pihak lainnya. OJK juga akan memastikan bahwa merger ini tidak melanggar prinsip-prinsip syariah dalam industri keuangan. Dengan adanya pendalaman yang dilakukan oleh OJK, diharapkan proses merger ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang optimal bagi semua pihak yang terlibat
Baca Selanjutnya »Optimalkan dana nganggur, Raiz Invest jajaki kerja sama dengan e-wallet
Raiz Invest, platform investasi yang sedang naik daun, kini tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa e-wallet terkemuka di Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan dana nganggur para pengguna e-wallet tersebut, sehingga dapat diinvestasikan secara cerdas dan menguntungkan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan para pengguna e-wallet dapat lebih mudah dan efisien dalam mengelola dan mengoptimalkan keuangan mereka. Selain itu, Raiz Invest juga memberikan berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing pengguna, sehingga mereka dapat meraih tujuan keuangan mereka dengan lebih baik
Baca Selanjutnya »Ada 7 Bank Bangkrut di Indonesia di Sepanjang 2025, Simak Daftarnya!
Menurut data terbaru, ada 7 bank yang dinyatakan bangkrut di Indonesia sepanjang tahun 2025. Daftar lengkapnya bisa kamu simak di bawah ini! Apa yang sebenarnya terjadi dengan industri perbankan di tanah air? Simak selengkapnya untuk mengetahui lebih lanjut
Baca Selanjutnya »Ini Kata GandengTangan Soal Adanya Asuransi Kredit untuk Fintech Lending
Kehadiran asuransi kredit untuk fintech lending merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan perlindungan bagi para peminjam. Dengan adanya asuransi ini, para nasabah tidak perlu khawatir akan risiko default atau ketidakmampuan untuk membayar pinjaman. GandengTangan memahami betul pentingnya perlindungan ini, sehingga kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan terpercaya bagi seluruh pelanggan kami
Baca Selanjutnya »Menilik Masalah Gagal Bayar di Industri Fintech P2P Lending yang Tak Kunjung Usai
Industri fintech P2P lending semakin marak di Indonesia belakangan ini. Namun, masalah gagal bayar menjadi momok yang tak kunjung usai bagi para pelaku usaha di sektor ini. Menilik dari berbagai kasus yang terjadi, banyak investor yang merasa kecewa dan merugi akibat nasabah yang tidak bisa membayar pinjaman mereka tepat waktu. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi regulator dan pihak terkait untuk menemukan solusi agar industri fintech P2P lending dapat berkembang dengan baik tanpa adanya risiko gagal bayar yang terus mengintai
Baca Selanjutnya »OJK Proyeksi Pembiayaan Fintech Lending ke Sektor Produktif akan Tumbuh ke Depannya
Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), proyeksi pembiayaan fintech lending ke sektor produktif diprediksi akan terus tumbuh ke depannya. Hal ini menunjukkan bahwa industri fintech lending memiliki potensi yang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan kepada pelaku usaha produktif. Dengan adanya dukungan regulasi yang memadai, diharapkan industri fintech lending dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Tanah Air
Baca Selanjutnya »
Berita Fintech Berita Finance dan Tekno Terupdate