Anindita Maya

Optimalkan dana nganggur, Raiz Invest jajaki kerja sama dengan e-wallet

Optimalkan dana nganggur, Raiz Invest jajaki kerja sama dengan e-wallet

Raiz Invest, platform investasi yang sedang naik daun, kini tengah menjajaki kerja sama dengan beberapa e-wallet terkemuka di Indonesia. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan dana nganggur para pengguna e-wallet tersebut, sehingga dapat diinvestasikan secara cerdas dan menguntungkan. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan para pengguna e-wallet dapat lebih mudah dan efisien dalam mengelola dan mengoptimalkan keuangan mereka. Selain itu, Raiz Invest juga memberikan berbagai pilihan investasi yang sesuai dengan profil risiko masing-masing pengguna, sehingga mereka dapat meraih tujuan keuangan mereka dengan lebih baik

Baca Selanjutnya »

Ini Kata GandengTangan Soal Adanya Asuransi Kredit untuk Fintech Lending

Rencana OJK Batasi Lender Individu Non Profesional di Fintech Tuai Pro dan Kontra

Kehadiran asuransi kredit untuk fintech lending merupakan langkah yang sangat penting dalam menjaga keamanan dan perlindungan bagi para peminjam. Dengan adanya asuransi ini, para nasabah tidak perlu khawatir akan risiko default atau ketidakmampuan untuk membayar pinjaman. GandengTangan memahami betul pentingnya perlindungan ini, sehingga kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan terpercaya bagi seluruh pelanggan kami

Baca Selanjutnya »

Menilik Masalah Gagal Bayar di Industri Fintech P2P Lending yang Tak Kunjung Usai

Ada 142 Lender dari 4 Fintech Lending Gugat OJK di PTUN, Ini Isi Tuntutannya

Industri fintech P2P lending semakin marak di Indonesia belakangan ini. Namun, masalah gagal bayar menjadi momok yang tak kunjung usai bagi para pelaku usaha di sektor ini. Menilik dari berbagai kasus yang terjadi, banyak investor yang merasa kecewa dan merugi akibat nasabah yang tidak bisa membayar pinjaman mereka tepat waktu. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi regulator dan pihak terkait untuk menemukan solusi agar industri fintech P2P lending dapat berkembang dengan baik tanpa adanya risiko gagal bayar yang terus mengintai

Baca Selanjutnya »

OJK Proyeksi Pembiayaan Fintech Lending ke Sektor Produktif akan Tumbuh ke Depannya

Jangan Sampai Tertipu! Ini Daftar 97 Pinjol Legal Berizin OJK per Februari 2025

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), proyeksi pembiayaan fintech lending ke sektor produktif diprediksi akan terus tumbuh ke depannya. Hal ini menunjukkan bahwa industri fintech lending memiliki potensi yang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pembiayaan kepada pelaku usaha produktif. Dengan adanya dukungan regulasi yang memadai, diharapkan industri fintech lending dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Tanah Air

Baca Selanjutnya »

OJK: Pinjol Ilegal Menjerat Semua Usia, Terbanyak dari Usia 26–35 Tahun

1.500-an Pinjol Ilegal Ditertibkan Hingga Sept 2025, Cek Daftar Fintech Berizin OJK

Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pinjaman online ilegal atau yang biasa dikenal dengan sebutan Pinjol telah menjerat semua kalangan usia, namun yang paling terbanyak adalah dari usia 26 hingga 35 tahun. Hal ini menjadi perhatian serius karena Pinjol ilegal dapat memberikan dampak buruk bagi keuangan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, OJK terus melakukan langkah-langkah untuk memberantas praktik pinjol ilegal agar masyarakat tidak terperangkap dalam jeratannya

Baca Selanjutnya »

Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan di Aplikasi Reksadana

Cara Menentukan Jenis Reksadana yang Sesuai Kebutuhan

Untuk menentukan jenis reksadana yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Aplikasi Reksadana, pertama-tama Anda perlu memahami tujuan investasi Anda. Apakah Anda ingin berinvestasi jangka pendek untuk keperluan mendesak atau jangka panjang untuk persiapan masa depan? Selain itu, tentukan juga tingkat risiko yang siap Anda tanggung. Apakah Anda lebih nyaman dengan risiko rendah, sedang, atau tinggi? Setelah mengetahui tujuan investasi dan tingkat risiko yang sesuai, selanjutnya pilihlah jenis reksadana yang cocok. Jika Anda menginginkan keuntungan stabil dan risiko rendah, maka reksadana pasar uang atau pendapatan tetap bisa menjadi pilihan terbaik. Namun jika Anda bersedia mengambil risiko lebih besar demi potensi keuntungan yang lebih tinggi, maka reksadana saham atau campuran mungkin lebih cocok untuk Anda. Ingatlah bahwa setiap jenis reksadana memiliki karakteristik dan potensi return yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset dan konsultasi dengan ahli finansial sebelum memutuskan jenis reksadana mana yang akan dibeli. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa investasi yang dilakukan sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan Anda

Baca Selanjutnya »

Ini Daftar Lengkap Bank Syariah di Indonesia

Ini Daftar Lengkap Bank Syariah di Indonesia

Bank Syariah adalah lembaga keuangan yang beroperasi berdasarkan prinsip syariah Islam. Di Indonesia, terdapat sejumlah bank syariah yang telah mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk beroperasi. Berikut ini adalah daftar lengkap bank syariah di Indonesia: 1. Bank Muamalat Indonesia 2. Bank Syariah Mandiri 3. BRI Syariah 4. BNI Syariah 5. Bank Mega Syariah 6. Bank BCA Syariah Keberadaan bank syariah di Indonesia semakin berkembang pesat, menawarkan layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam kepada masyarakat. Dengan adanya pilihan bank syariah ini, masyarakat dapat memilih layanan perbankan yang sesuai dengan keyakinan dan nilai-nilai mereka dalam menjalankan aktivitas keuangan secara lebih Islami dan berkelanjutan

Baca Selanjutnya »
%site% | NEWS