Salah satu kebiasaan finansial yang penting adalah memiliki anggaran bulanan yang jelas dan terencana. Dengan memiliki anggaran, kita dapat mengontrol pengeluaran dan memastikan bahwa kita tidak menghabiskan uang lebih dari yang seharusnya. Selain itu, menyisihkan sebagian pendapatan untuk ditabung juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan menabung, kita dapat memiliki cadangan dana darurat untuk menghadapi situasi tak terduga. Selain itu, membiasakan diri untuk berinvestasi juga merupakan langkah penting dalam menjaga keuangan agar lebih aman. Dengan berinvestasi, kita dapat meningkatkan nilai aset dan menciptakan sumber pendapatan pasif. Selain itu, menjaga kesehatan finansial juga termasuk dalam kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Hal ini meliputi pembayaran tagihan tepat waktu, menghindari utang yang tidak perlu, serta mempertimbangkan risiko finansial sebelum membuat keputusan besar. Terakhir, selalu melakukan evaluasi terhadap kondisi finansial secara berkala juga merupakan kebiasaan penting agar keuangan lebih aman. Dengan melakukan evaluasi secara rutin, kita dapat mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisi finansial dan membuat penyesuaian jika diperlukan. Dengan menerapkan kelima kebiasaan ini secara konsisten, diharapkan kita dapat menjaga stabilitas dan keselamatan keuangan di masa depan
Baca Selanjutnya »Nadia Halim
OJK Terima dan Setujui Permohonan Pencabutan Izin Usaha Fintech Maucash
Dengan ini kami informasikan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerima dan menyetujui permohonan pencabutan izin usaha dari perusahaan fintech Maucash. Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi yang teliti dan mempertimbangkan berbagai faktor terkait. Kami berharap langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi industri fintech serta menjaga stabilitas pasar keuangan. Terima kasih atas kerjasama yang baik dari pihak Maucash selama ini
Baca Selanjutnya »Fintech Lending Maucash Tutup Bisnis, Ini Kata Pengamat
Maucash, salah satu perusahaan fintech lending di Indonesia, baru-baru ini mengumumkan penutupan bisnis mereka. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, termasuk para pengamat industri fintech. Menurut mereka, penutupan Maucash bisa menjadi indikasi dari kondisi pasar yang semakin ketat dan persaingan yang semakin sengit di dunia fintech lending. Beberapa pengamat juga menyoroti pentingnya regulasi yang jelas dalam industri ini untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa depan. Meskipun begitu, Maucash tetap dianggap sebagai salah satu pelopor dalam layanan pinjaman online di Indonesia dan meninggalkan jejak yang cukup signifikan dalam perkembangan industri fintech di tanah air
Baca Selanjutnya »Indonesia Fintech Society (IFSoc) Jaga Keberlanjutan Ekosistem Fintech di Tengah Tantangan Fraud dan AI
Indonesia Fintech Society (IFSoc) terus berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan ekosistem fintech di Indonesia, meskipun dihadapkan dengan tantangan fraud dan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI). Dalam upaya mengatasi hal tersebut, IFSoc terus melakukan kolaborasi dengan regulator, perusahaan fintech, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan lingkungan yang aman dan terpercaya bagi para pengguna layanan fintech. Dengan adanya kerjasama yang solid, IFSoc yakin dapat menghadapi tantangan tersebut dan memastikan pertumbuhan industri fintech tetap berkelanjutan di masa depan
Baca Selanjutnya »AAUI: Asuransi Kredit Fintech P2P Lending Butuh Kehati-hatian
Asuransi kredit fintech P2P lending merupakan salah satu produk yang sedang populer saat ini. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan produk ini juga memerlukan kehati-hatian yang tinggi. Hal ini dikarenakan risiko default atau gagal bayar yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Oleh karena itu, sebelum mengambil keputusan untuk menggunakan asuransi kredit fintech P2P lending, penting bagi kita untuk melakukan riset dan analisis mendalam terlebih dahulu. Pastikan bahwa perusahaan penyedia asuransi tersebut memiliki reputasi yang baik dan telah terdaftar secara resmi. Selain itu, jangan lupa untuk membaca dengan teliti syarat dan ketentuan dari polis asuransi tersebut. Pastikan bahwa semua informasi yang diberikan sudah jelas dan tidak ada celah untuk penafsiran ganda. Dengan memperhatikan hal-hal di atas, kita dapat menghindari risiko kerugian yang mungkin timbul akibat penggunaan asuransi kredit fintech P2P lending tanpa pertimbangan matang. Jadi, selalu ingatlah untuk berhati-hati dalam menggunakan produk-produk finansial seperti ini demi melindungi diri kita sendiri dari kemungkinan kerugian di masa depan
Baca Selanjutnya »Pentingnya Remaja Memperkuat Keterampilan Finansial Sejak Bangku Sekolah
Pentingnya remaja memperkuat keterampilan finansial sejak bangku sekolah tidak bisa dianggap remeh. Hal ini karena kemampuan mengelola uang dan keuangan merupakan salah satu kunci kesuksesan di masa depan. Dengan memahami pentingnya menabung, berinvestasi, dan mengatur pengeluaran sejak dini, remaja dapat membentuk kebiasaan yang baik dalam hal finansial. Selain itu, dengan memiliki pengetahuan yang cukup tentang dunia keuangan, remaja juga dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu menghadapi tantangan finansial di masa depan dengan lebih percaya diri. Oleh karena itu, pendidikan finansial seharusnya menjadi bagian penting dalam kurikulum pendidikan agar generasi muda dapat memiliki pondasi yang kuat dalam mengelola keuangan mereka sendiri
Baca Selanjutnya »OJK: Kalangan Usia 26 Tahun Sampai 35 Tahun Paling Banyak Terjerat Pinjol Ilegal
Menurut data dari OJK, kalangan usia 26 tahun sampai 35 tahun merupakan kelompok yang paling banyak terjerat dalam praktik pinjaman online ilegal. Fenomena ini menjadi perhatian serius karena dapat memberikan dampak buruk bagi keuangan dan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat, terutama generasi muda, untuk lebih waspada dan bijak dalam menggunakan layanan pinjaman online agar tidak terperangkap dalam jeratan utang yang sulit untuk diselesaikan
Baca Selanjutnya »AFTECH Nilai Mandiri BFN Fest 2025 Bisa Jadi Momentum Penguatan Ekosistem Fintech
AFTECH Nilai Mandiri BFN Fest 2025 bisa menjadi momentum penting dalam penguatan ekosistem fintech di Indonesia. Acara ini berhasil menarik perhatian banyak pelaku industri fintech, regulator, dan investor untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan. Dengan adanya diskusi-diskusi yang mendalam dan presentasi dari para ahli, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan inovasi dan investasi di sektor fintech. Selain itu, kehadiran para startup fintech yang berpotensi juga memberikan inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk terus berkembang dan bersaing secara sehat. Dengan demikian, AFTECH Nilai Mandiri BFN Fest 2025 dapat menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem fintech Indonesia menuju masa depan yang lebih cerah
Baca Selanjutnya »Menilik Urgensi Asuransi Fintech Lending di Tengah Meningkatnya Kasus Gagal Bayar
Asuransi fintech lending menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kasus gagal bayar yang terjadi. Dengan adanya asuransi ini, para peminjam dan penyedia pinjaman dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari risiko default. Hal ini juga memberikan kepastian bagi kedua belah pihak dalam transaksi pinjaman online. Dengan demikian, urgensi asuransi fintech lending tidak bisa diabaikan lagi dalam era digitalisasi ekonomi saat ini
Baca Selanjutnya »Pengguna Masih Terpusat di Jabodetabek, AFTECH Soroti Kesenjangan Akses Fintech
Pengguna masih terpusat di Jabodetabek, hal ini menjadi sorotan dalam acara AFTECH yang membahas kesenjangan akses fintech. Meskipun perkembangan fintech semakin pesat, namun masih banyak masyarakat di daerah lain yang belum mendapatkan akses yang sama. Hal ini menjadi perhatian serius bagi para pelaku industri fintech untuk terus berupaya meningkatkan aksesibilitas layanan mereka ke seluruh wilayah Indonesia
Baca Selanjutnya »
Berita Fintech Berita Finance dan Tekno Terupdate